Kenalkan Batik Cimahi Melalui "Lembur Batik Cimahi"
Rabu, 4 November 2009 | 01:12 WIB

CIMAHI, KOMPAS.com--Salah satu cara untuk lebih memperkenalkan
eksistensi Batik Cimahi ialah dengan mendirikan pusat pelatihan dan
gallery batik bernama "Lembur Batik Cimahi", di Jalan Pesantren
Kelurahan Cibabat, Kota Cimahi.

"Lembur Batik Cimahi" ini, diharapkan dapat lebih mengenalkan
eksistensi Batik Cimahi kepada masyarakat umum, kata Ketua Dewan
Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Cimahi, yang juga istri Wali
Kota Cimahi, Atty Suharti Tochija, usai melakukan kunjungan kerja di
Lembur Batik Cimahi, Selasa.

Dalam kunjungan tersebut, Istri Wakil Gubernur Jawa Barat Ir Sendy
Dede Yusuf juga turut serta.

Menurut Atty, Pemkot Cimahi sebagai mitra kerja ingin memproyeksikan
kreativitas masyarakat dengan membatik yang digambarkan melalui cara
tersebut yang juga sebagai ciri khas Cimahi yang kedepannya lebih
dikenal masyarakat luar Cimahi.

Akan tetapi, untuk menuju ke arah sana perlu komponen penambahan
perajin batik agar upaya pengenalan ke masyarakat luas lebih cepat
dikenal.

Ia menyebutkan, langkah utama agar komponen perajin tersebut semakin
diminati, pihaknya melalui Dekranasda melakukan pembinaan lebih
intensif.

Pasalnya, potensi batik Cimahi sangat terbuka lebar dengan ragam
jenisnya yang memiliki khas tersendiri.

"Namun, pengarahan yang kami lakukan, tidak menjadikan para perajin
batik tergantung pada Pemkot Cimahi sehingga mampu mandiri sendiri,"
katanya.

Pihaknya menyatakan, salah satu bukti dari pengarahan bagi pengrajin
batik di Kota Cimahi ialah dengan terbentuknya tempat workshop dan
galeri tentang batik (Lembut Batik Cimahi) yang didirikan oleh Ria
Triwanto.

Atty mengatakan, dengan dibukanya Lembur Batik Cimahi diharapkan akan
memudahkan akses warga Cimahi maupun luar Cimahi untuk mengunjunginya
sekaligus berbelanja.

"Pemasaran malalui dekranasda tentunya diharapkan memudahkan perajin
untuk terus bekreasi sebab ini juga sebagai wadah perajin untuk lebih
dikenal masyarakat luas. Bahkan, kami juga telah melakukan berbagai
event dengan menampilkan fashion dengan peragaan sejumlah model,? kata
Atty.

Sementara itu, istri Wakil Gubernur Jawa Barat, Sendy Dede Yusuf,
menyatakan, kerajinan batik yang penuh keunikan di setiap daerah ini
akan menjadikan ragam batik yang kaya kreativitas.

"Batik Cimahi yang tak kalah dengan daerah lain perlu terus diasah
kreatifitasnya agar lebih menarik dan mempunyai daya saing lebih,"
kata Shendy.

Sendy berharap, batik Cimahi yang dapat di tuangkan pada berbagai
media seperti tas, sarung bantal, sepatu dan lain sebagainya dapat
memicu daerah lain untuk terus berkreasi. Bahkan, dengan keragaman
batik di Jabar akan memperkuat ciri khas masing-masing daerah dan
Provinsi Jabar tidak perlu memiliki satu cirri khas batik saja untuk
menjadi identitas batik Jabar namun biarkan daerah memiliki keunikan
tersendiri.

Selain itu, sebagai upaya mempermudah pinjaman dana bagi para perajin
batik untuk akan meningkatkan gairah para perajin untuk terus
berkarya.

Bahkan, pihaknya juga akan mengadakan pameran batik se Jabar pada 19
hingga 21 November mendatang.

Tiga Motif

Batik khas Kota Cimahi memiliki tiga motif utama yakni anyaman bambu,
lereng kujang, dan daun singkong Cireundeu.

Motif batik itu merupakan hasil dari lomba desain yang dimenangkan
oleh Didi Sahadi (anyaman bambu), Muhammad Yaser (lereng kujang), dan
Dadang (daun singkong Cireundeu).

Menurut Ketua Dekranasda Cimahi, Atty Suharti Tochija, ketiga motif
tersebut memiliki makna yang berkaitan dengan Kota Cimahi.

Motif bambu terinspirasi dari salah seorang warga Kota Cimahi yang
merupakan penggagas Asosiasi bambu sedunia.

Sementara itu, motif pusaka kujang merupakan simbol Jawa Barat yang
merupakan provinsi tempat Kota Cimahi berada.

Daun singkong Cireundeu terinspirasi dari salah satu wilayah di Kota
Cimahi. Wilayah yang terkenal dengan Kampung Cireundeu tersebut
mendapatkan penghargaan nasional ketahanan pangan karena makanan pokok
masyarakatnya adalah singkong.

JY

Dapatkan artikel ini di URL:
http://www.kompas.com/read/xml/2009/11/04/01122386/kenalkan.batik.cimahi.melalui.quotlembur.batik.cimahiquot

Kirim email ke