Tambih rame meureunan nya, hanjakal teu tiasa ngiringan..
ngan kade we bilih aya anu kadupak 
 
Seribu Jin Peringati Hari Antikorupsi














Rabu, 9 Desember 2009 | 09:26 WIB
Laporan wartawan KOMPAS Adi Sucipto


LAMONGAN, KOMPAS.com - Seribu jin dikerahkan untuk berunjuk rasa memperingati 
hari antikorupsi sedunia di Jakarta, Rabu (9/12/09). Pimpinan Pondok Pesantren 
Dzikrus Syifa' Brojomusti di Lamongan, KM Muzakkin yang memiliki santri dari 
bangsa jin menyatakan punya cara lain mengekspresikan peringatan hari 
antikorupsi sedunia. 

"Pagi ini kami mengirimkan seribu jin ke pusat arena demonstrasi di Jakarta 
dengan pimpinan Ghulam Akhmad, jin dari Mesir yang pernah merasuki santri saya 
yang sakit jiwa. Upaya ini semata-mata sebagai partisipasi dan memberikan 
dukungan pada demonstran dan pemerintah lewat dimensi lain dalam rangka 
pemberantasan korupsi di Indonesia," paparnya. 

Jin yang dikirim semua sudah terlatih dan profesional ada ahli sosial, ahli 
politik, hukum, keamanan, agama, pengobatan dalan lainnya. Jika ada demonstran 
yang kesurupan dan atau ilmu hitam untuk menyihir, menyantet dan memberikan 
guna-guna atau memperkeruh keadaan, maka jin dari pesantren Dzikrus Syifa' siap 
menghadapinya 

"Jangan sampai peringatan dan perjuangan ini dikotori penumpang gelap yang 
bertujuan memprovokasi dan memperkeruh keadaan. Seribu jin semuanya Islam dan 
siap membantu mengamankan demo besar-besaran hari ini," ujar Muzakkkin. 

Dia menambahkan, reformasi sudah bergulir sejak 1998, sejak itu desakan 
melaksanakan demokratisasi dan pemberantasan korupsi, kolusi dan nepotisme 
sudah bergema di seluruh negeri. Kenyataannya sampai kini penanganan korupsi 
belum sesuai harapan. 

Untuk mewujudkan bebas korupsi, hukum harus ditegakkan siapapun apapun 
jabatannya bila melakukan korupsi harus diadili. Upaya membongkar korupsi oleh 
lembaga antikorupsi seperti Indonesian Corruption Watch dan lainnya harus 
didukung demi tercapainya masyarakat adil dan makmur berdasarkan Pancasiladan 
UUD 1945. 

"Semoga upaya memberantas korupsi bisa terus berlanjut agar masyarakat lebih 
sejahtera," katanya.
.indosat {font: bold italic 12px Tahoma;}



      

Kirim email ke