Sejumlah KA Jalur Selatan Tertahan Longsor
Jumat, 23 April 2010 01:00 WIB | Peristiwa | Umum | Dibaca 317 kali
Bandung (ANTARA News) - Sejumlah Kereta Api (KA) di jalur selatan tertahan
selama tiga jam akibat longsor yang terjadi di KM 198+9/0 di antara Stasiun
Lebakjero - Leles Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Longsor yang menimbun lintasan jalan rel di kawasan perbatasan Garut dan
Kabupaten Bandung itu terjadi Kamis (22/4) sekitar pukul 19.55 WIB.

Longsor tersebut segera dilaporkan oleh masyarakat kepada petugas stasiun
Lebakjero.

KA Lodaya Malam jurusan Bandung - Solo Balapan yang tengah melaju dari arah
Bandung akhirnya dihentikan di Stasiun Lebakjero untuk menunggu perbaikan
jalur.

Satker Sarana jalan rel langsung dikerahkan mengangkat material longsoran
yang terdiri atas tanah dan batuan itu. Longsor di kawasan itu akibat hujan
deras sejak beberapa hari lalu.

Jalur baru bisa selesai dibebaskan dari longsoran tanah sekitar pukul 22.50
WIB. KA Lodaya Malam yang sempat tertahan di Stasiun Leles menjadi KA
pertama yang melintas.

"Untuk sementara di lokasi kejadian dilakukan pembatasan kecepatan lima
kilometer per jam, KA Lodaya menjadi KA pertama yang melintas ke arah
Timur," kata Kepala Humas PTKA Daop II Bandung, Bambang Setya Pramono.

Bambang menyebutkan, kawasan Lebak Jero hingga Leles merupakan salah satu
kawasan rawan logsor. Sehingga PTKA melakukan pengawasan dan pemeriksaan
khusus dengan meningkatkan frekwensi patroli juru periksa jalan khususnya
pada musim penghujan.

Akibat longsor di jalur selatan itu, selain KA Lodaya malam, sejumlah KA
lainnya juga tertahan di stasiun terdekat dengan lokasi kejadian.

KA Pasundan yang dalam perjalanan dari Surabaya ke Bandung tertahan di
Stasiun Leles. KA Serayu dari Jakarta - Kroya di Stasiun Nagreg, KA
Kahuripan Padalarang - Surabaya tertahan di Stasiun Cicalengka.

Sedangkan KA Serayu dari Kroya tujuan Jakarta tertahan di Stasiun Cibatu.

"Tidak ada pemindahan penumpang ke KA lain, semua KA menunggu sampai jalur
kembali bersih dan bisa dilintasi. Tak ada kerusakan rel di lokasi," kata
Bambang.

Sementara itu, Kamis pagi juga terjadi longsor di antara Stasiun Banjar dan
Wangon sehingga mengganggu perjalanan KA di jalur itu hingga beberapa jam.

"Pengawasan dan pemeriksaan jalur tetap dilakukan maksimal, meski saat ini
curah hujan cenderung menurun. Terutama di kawasan yang termasuk rawan
longsor dan amblas," kata Bambang Setya Pramono menambahkan. (S033/K004)


-- 
Aldo Desatura ® & ©
================
Kesadaran adalah matahari, Kesabaran adalah bumi
Keberanian menjadi cakrawala dan Perjuangan Adalah pelaksanaan kata kata

Kirim email ke