punten teu disundakeun:

Sejumlah sumber tradisional(pribumi) dan sumber Belanda menyatakan, bahwa 
sekitar pertengahan abad ke 15 di bagian selatan daerah " wilayah Kabupaten 
Bandung" sekarang terdapat Kerjanaan Timbanganten dengan ibukota Tegalluar 
antara Banjaran dan Cipeujeuh. Sekitar tahun 1450, kerajaan itu diperintah oleh 
Prabu Pandaan Ukur, sehingga wilayah  kekuasaannya disebut TATAR UKUR.
Dibawah pemernahan dipati Agung,pengganti Prabu pandaan Ukur, daerahnya 
mencakup 
8 daerah, dengan menggunakan nama "Ukur" sebagai nama depannya!: 1.Ukur Maraja, 
2.Ukur Pasirpanjang,3. Ukur Karawang, 4.Ukur Biru(dua daerah)5. Ukur Curug 
agung-Kuripan,6.Ukur Manabaya, 7.Ukur.Sagara herang
Dipati Agung digantikan menantunya Raden wangsanata, dikenal sebagai Dipati Ukur

Dipati Ukur memerintah wiayah yang disebut "TATAR UKUR" meliputi sembilan 
daerah 
yang disebut "Ukur Sasanga":
1.Ukur Bandung ( Banjaran dan Cipeujeuh)
2.Ukur Pasirpanjang (Majalaya dan Tanjungsari)
3.Ukur Biru (Ujungberung wetan
4.Ukur Kuripan ( Ujungberung kulon, Cimahi dan Rajamandala)
5.Ukur Curugagung (Cihea)
6.Ukur Aranon (Wanayasa,Karawang)
7.Ukur Sagaraherang (pamanukan dan Ciasem)
8.Ukur Nagara Agung (Gandasoli, Adiarsa, Kasumedangan, Ciampel, Kandangsapi, 
Tegalwaru dan Cabangbungin)
9.Ukur Batulayang (Kopo, Rongga dan Cisondari)





________________________________
Dari: Kumincir Wikidisastra <[email protected]>
Kepada: Kusnet <[email protected]>
Cc: [email protected]
Terkirim: Sen, 16 Agustus, 2010 08:55:52
Judul: [Urang Sunda] Re: [Baraya_Sunda] Cerita Bandung : Asal Usul Nama Bandung

  
asa kakara ngadenge, KABUPATEN TATA UKUR

sikandar
kumincir.blogspot.com


2010/8/16 nurul wachdiyyah
Asal Usul Nama Bandung
>>Oleh Mahanagari
>>
>>Wilayah yang sekarang kita sebut Bandung pertama kali masuk peta pada waktu 
>>Gubernur Jendral Raffles membangun Groote Postweg (Jalan Pos) di tahun 1810. 
>>Waktu itu Bandung bernama Kabupaten Tata Ukur.
>>
>>Daendels memerintahkan Bupati Tata Ukur memindahkan ibukota Kabupatennya  
>>dari 
>>Krapyak ke arah utara sejauh 11 km sehingga pas berada di tepi Groote Postweg 
>>yang berpotongan dengan Sungai Cikapundung. Bupati Tata Ukur waktu itu R. 
>>Wiranata Koesoemah II menyebut kabupaten baru ini dengan nama Bandong dengan 
>>‘pusat pemerintahannya’ yang masih sangat sederhana di daerah Dalem Kaum 
>>sekarang. Beliau sendiri berjuluk Dalem Karanganyar.  
>>
 

Kirim email ke