Penyelesaian airtime wartel masih terkendala data

JAKARTA (Bisnis): Penyelesaian akhir soal jatah airtime 
10% kepada pengusaha wartel terkendala oleh ketiadaan 
inisiatif pihak-pihak yang berkepentingan dalam 
menyediakan data maupun angka yang diperlukan.

"Sampai saat ini belum ada perkembangan selain kesepakatan 
membentuk tim kecil. Dalam pertemuan ATSI terakhir pekan 
lalu juga belum perkembangan yang bisa dilaporkan," ungkap 
Sekretaris Jenderal Asosiasi Telekomunikasi Seluler 
Indonesia (ATSI) Rudiantara kepada Bisnis di Jakarta 
kemarin.

Menurut dia, ATSI tidak dalam posisi proaktif dalam 
penyelesaian ini karena memang tidak memiliki data maupun 
angka yang harus disodorkan tim kecil. Bahkan, kata dia, 
asosiasi tersebut juga belum menunjuk siapa aja yang 
terlibat dalam kerja-kerja tim kecil.

Tim kecil tak lain adalah kelompok kerja yang dibentuk 
dalam menyelesaikan proses pembayaran airtime 10% kepada 
Wartel yang difasilitasi oleh BRTI dengan melibatkan ATSI, 
APWI, dan PT Telkom. Tim ini bertugas mencari poin-poin 
solusi untuk airtime ini termasuk memastikan nilai yang 
harus diterima wartel dan bagaimana mekanismenya.

"Prinsipnya kami akan membayar sesuai dengan angka yang 
sudah pasti validitasnya. Dan ini menjadi tugas tim 
kecil," tambah Rudiantara.

Namun, anggota BRTI Suryadi Aziz membantah bahwa 
penyelesaian tersebut terkendala rendahnya inisiatif pihak 
yang berkepentingan. "Siapa bilang, hari ini Telkom sudah 
mengirim enam orang nama untuk ti kecil."

Menurutnya, secara teknis ATSI memang tidak akan mengambil 
peran proaktif karena mereka adalah pihak yang hendak 
membayar. "Hanya saja, memang data-data Telkom banyak yang 
masih bolong-bolong."

Suryadi mencontohkan data airtime selama Desember lengkap 
namun untuk November yang tidak ada. "Makanya kami 
menyarankan agar nanti dibayar dahulu berdasarkan data 
yang valid, selebihnya dinegosiasikan."

Dia tidak menampik kemungkinan pembahasan oleh tim kecil 
molor dari jadwal semula. "Minggu depan kami kembali rapat 
untuk melanjutkan pembahasan. Saya berharap akan ada 
kemajuan."

Sebelumnya, Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Asosiasi 
Pengusaha Wartel Indonesia Srijanto Tjokrosudarmo 
mengatakan tim kecil yang dibentuk untuk mengklarifikasi 
besaran jatah 10% airtime bagi para pengusaha warung 
telekomunikasi.

Penyelesaian soal itu, tuturnya, diharapkan bisa 
diselesaikan dalam dua bulan. Dengan selesainya 
pembahasan, semua pihak memperoleh kepastian atas 
persoalan yang sempat begitu lama menggantung itu. (htr)

  
---
www.warnet2000.net is up and running!
=============================================
Netkuis Instan untuk wilayah Bandung (kode area 022) - SD,SMP,SMA
Berhadiah total puluhan juta rupiah... periode I dimulai 1 April 2004
=============================================


------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.
Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/IHFolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Visit our website at http://www.warnet2000.net 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/warnet2000/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke