Upaya memangkas anggaran pemerintahan dengan infostruktur 
TI

Sungguh menarik menyoal rencana pemaparan Menteri Negara 
Komunikasi dan Informasi (Menneg Kominfo) Sofyan Djalil 
kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengenai 
perkembangan teknologi informasi dan pemanfaatanya bagi 
masyarakat dan negara. Berbagai konsep dan implementasi 
yang ada nampaknya belum memberikan hasil yang optimal 
bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) 
Indonesia. Indikator perkembangan TI bisa dilihat dari 
kondisi industri Internet, warnet, jumlah sambungan ponsel 
dan telepon tetap, serta akses listrik dan radio.

Rudy Rusdiah, Anggota Tim Koordinasi Teknologi Informasi 
kelopok Kerja (Pokja) Aplikasi, mengatakan beberapa konsep 
pemanfaatan TI yang telah dihasilkan seperti satu sekolah 
satu laboratorium komputer (OSOL), Community Access Point 
(CAP) dan Single Identification Number (SIN) belum 
memberikan hasil yang optimal terutama untuk meningkatkan 
efisiensi penyelenggaraan negara.

Baru-baru ini Tim Koordinator Telematika Indonesia (TKTI) 
telah membahas masukan kepada Menneg Kominfo mengenai 
bahan-bahan yang akan disampaikan kepada presiden. Di 
dalam TKTI telah dibentuk tim kecil untuk mempersiapkan 
strategi dan rencana pengembangan TI ke depan dan 
menghasilkan butir pengembangan Infostruktur TI yang 
dianggap sebagai pilar penting dalam menangani informasi 
melalui sistem yang terintegrasi.

Infrastruktur dan infostruktur TI menurut kajian awal TKTI 
dianggap dapat meningkatkan efisiensi pengeluaran negara 
dengan memanfaatkan jaringan yang ada seperti Sistem TI 
KPU dan Universal Service Obligation (USO). Namun, menurut 
JB Kristiadi, Sekretaris Menneg Kominfo, pemanfaatan 
teknologi informasi dalam lingkungan ketatanegaraan lebih 
dahulu perlu merubah paradigma lama.

Selama ini, menurut dia, birokrasi yang berbelit-belit 
dalam penyampaian informasi kepada masyarakat cenderung 
menghabiskan biaya negara. Belum lagi perjalanan dinas 
presiden dan kabinetnya ke daerah yang tentunya 
membutuhkan biaya yang tidak sedikit.

Untuk itulah, terbersit ide pemanfaatan akses TI baik 
melalui video conference, email dan Voice over Internet 
Protocol (VoIP) sebagai sarana bagi pemerintah untuk 
mendengar aspirasi masyarakat daerah secara langsung. 
Infostruktur merupakan aplikasi atau pemanfaatan dari 
infrastruktur teknologi informasi. Beberapa hal yang telah 
disebutkan di atas seperti OSOL, CAP, SIN, USO, dan VoIP 
termasuk dalam infostruktur ini. Menurut Ketua Tim TI KPU 
Basuki Suhardiman, penggunaan teknologi informasi dalam 
penyelenggaraan negara diperkirakan dapat memangkas 
anggaran hingga 50%.

"Presiden bisa melakukan video conference menggunakan 
sistem TI KPU yang menggunakan jaringan Telkom melalui 
jaringan TI KPU yang telah terhubung hingga ke tingkat 
kecamatan."

Selain itu, lanjut Basuki, presiden dan para menteri juga 
bisa membuka email khusus yang bisa dimanfaatkan 
masyarakat luas dalam menyampaikan aspirasinya. Email 
tersebut bisa dikelola bagian Sekretariat Negara yang akan 
memberikan jawaban secara langsung kepada setiap 
pertanyaan dari masyarakat.

Sementara itu, fasilitas video conference bisa menggunakan 
program Netmeeting di mana pemerintah bisa meminta PT 
Telkom Tbk untuk menyediakan bandwidth khusus dengan harga 
murah bagi fasilitas tersebut. Rudy menambahkan sistem TI 
KPU perlu diperbaiki lagi untuk menjadi sebuah 
infrastruktur dalam pengembangan infostruktur serta 
sebagai media komunikasi pemerintah dengan rakyat.

Satu arah

Saat ini jaringan TI KPU baru bisa dilaksanakan dalam satu 
arah yaitu dari masyarakat ke pemerintah. Sementara arus 
informasi dari pemerintah ke masyarakat belum bisa 
diadopsi secara langsung. Saat ini, pemerintah diketahui 
tengah menyusun sistem baru untuk menghemat anggaran 
melalui Sistem Kabinet. Sistem kabinet merupakan suatu 
jaringan teknologi informasi yang menghubungkan antar 
departemen dan instansi pemerintahan.

Sebelumnya, pemerintah telah memiliki sistem pertukaran 
data antar instansi (Inter Governmental Access Share 
Information System/IGASIS) di sejumlah instansi 
pemerintah. Namun implementasi tersebut baru dilakukan di 
Departemen Pertanian, Kementrian Ristek, Kementrian 
Lingkungan Hidup, serta Kominfo sebagai hub-nya.

Efisiensi pengeluaran anggaran negara, menurut Rudy juga 
bisa diterapkan dengan Pajak Online menggunakan fasilitas 
Internet. Dengan Pajak Online, lanjut dia, maka birokrasi 
yang selama ini cenderung menyebabkan ekonomi biaya tinggi 
bisa dipotong secara transparan.

Pemanfaatan TI dalam sistem pemerintahan dinilai akan 
memberikan dampak yang besar bagi perkembangan telematika 
di tanah air. Di samping akan mengurangi perjalanan dinas 
presiden dan pejabat terkait, hal itu juga bisa sebagai 
ajang pembelajaran kepada masyarakat tentang penting dan 
bermanfaatnya TI.

E-government tidak akan bisa berjalan dengan baik bila 
masyarakat belum mampu mengakses Ti dengan baik. 
Partisipasi masyarakat dan komunikasi dua arah sangat 
penting dalam mewujudkan transparansi kegiatan 
pemerintahan.

Selain itu, efisiensi penyelenggaraan negara juga bisa 
dilakukan melalui implementasi e-procurement yang 
merupakan elemen penting Infostruktur. Proses transaksi, 
surat-menyurat dan penyampaian proposal akan lebih cepat 
dan murah bila menggunakan teknologi Internet sebagai 
penyampainya.

Meski masih ada kendala kredibilitas, namun hal tersebut 
bisa menjadi langkah awal dalam pembenahan administrasi 
negara. Sekilas, pengimplementasian infostruktur dalam 
sistem ketatanegaraan nampak dipandang remeh. Email dan 
implementasi video conference oleh presiden ke masyarakat 
setingkat provinsi dinilai hanya membuang waktu saja.

Namun sebenarnya dampak implementasi tersebut sangat 
besar. Kinerja presiden dan wakil presiden serta Kabinet 
Indonesia Bersatu akan lebih efektif bila didukung sarana 
TI. Proses pencerdasan masyarakat juga bisa dipercepat 
dengan implementasi Infostruktur, sehingga rakyat bisa 
memahami apa yang tengah dikerjakan pemerintah dan landsan 
pijakannya hingga dikeluarkan sebuah kebijakan.


Arif Pitoyo
Kontributor Bisnis Indonesia
  
---
www.warnet2000.net is up and running!
=============================================
Netkuis Instan untuk wilayah Bandung (kode area 022) - SD,SMP,SMA
Berhadiah total puluhan juta rupiah... periode I dimulai 1 April 2004
=============================================


------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
$9.95 domain names from Yahoo!. Register anything.
http://us.click.yahoo.com/J8kdrA/y20IAA/yQLSAA/IHFolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Visit our website at http://www.warnet2000.net 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/warnet2000/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke