Telkom & Indosat capai kesepakatan interkoneksi

JAKARTA (Bisnis): Dua perusahaan telekomunikasi PT 
Telekomunikasi Indonesia (Telkom) Tbk dan PT Indosat Tbk 
telah mencapai kesepakatan soal tarif interkoneksi sebagai 
konsekuensi kebijakan lisensi modern yang mengacu kepada 
format duopoli di jasa layanan telekomunikasi tetap.

Direktur Telekomunikasi Tetap dan MIDI Indosat Wahyu 
Wijayadi mengemukakan negosiasi kedua perusahaan untuk 
mengatur masalah interkoneksi termasuk tarifnya telah 
tercapai dan tinggal menunggu implementasi setelah 
perjanjian kerja sama ditandatangani.

"Kami sudah tercapai kesepakatan dengan Telkom. Tinggal 
implementasinya. Namun tentunya interkoneksi jasa layanan 
kedua perusahaan itu berlangsung secara bertahap. 
Masing-masing sentral di wilayah dibuka semua nomornya, 
link-link-nya diaktifkan," katanya kemarin.

Menurut dia, kesepakatan yang telah dicapai antara kedua 
operator telekomuniasi tersebut tinggal dituangkan dalam 
sebuah perjanjian kerja sama. Namun, Wahyu enggan merinci 
berapa tarif interkoneksi yang disepakati.

"Angkanya sudah tinggal diformulasi. Saya belum bisa 
beritahu anda," kata Wahyu.

Pendapat senada juga dikemukakan Kepala Divisi Long 
Distance PT Telkom Sarwoto Atmosoetarno. Menurut dia, 
Telkom dan Indosat telah mencapai kesepakatan soal 
interkoneksi baik jasa telepon lokal, sambungan langsung 
jarak jauh (SLJJ), dan sambungan langsung internasional 
(SLI).

Artinya, tambahnya, produk Indosat [StarOne] dan Telkom 
[TelkomFlexi] sudah bisa dilakukan. Begitu juga dengan 
produk SLJJ milik Indosat. Sementara SLI Telkom 007 kini 
juga bisa digunakan di seluruh produk seluler milik 
Indosat.

"Kami sudah mencapai kesepakatan. Dalam waktu dekat, 
kesepakatan itu ditindaklanjuti dengan perjanjian kerja 
sama (PKS) antara kedua manajemen," tuturnya seraya 
mencontohkan salah satu kesepakatan tarif interkoneksi 
lokal. Untuk jasa itu Indosat harus membayar Rp73 per 
menit.

Format duopoli

Sesuai dengan pelaksanaan format duopoli di sektor 
telekomunikasi, Telkom telah mendapat lisensi modern untuk 
jasa SLI dengan kode akses 007. Seiring dengan pemberian 
lisensi SLI itu, Indosat juga memperoleh lisensi modern 
jasa sambungan langsung jarak jauh (SLJJ).

Lisensi modern kepada Indosat itu tertuang melalui 
Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KP.203 tahun 2004. SK 
yang ditetapkan di Jakarta pada 21 Mei 2004 tersebut 
mengatur tentang izin penyelenggaraan jaringan tetap dan 
penyelenggaraan jasa teleponi dasar PT Indosat Tbk 
termasuk penyelenggaraan jasa SLJJ dengan kode akses 011.

Negosiasi tarif interkoneksi antara kedua perusahaan 
telekomunikasi itu sempat beberapa kali tertunda menyusul 
banyaknya persoalan yang muncul antar dua perusahaan 
tersebut.

Interkoneksi merupakan imbas di izinkannya Indosat menjadi 
operator telepon tetap selain jasa SLI dan telepon 
seluler. Wahyu mengungkapkan keinginan Indosat agar 
implementasi pembukaan interkoneksi segera bisa dilakukan. 
"Kita maunya cepat. Sentral kami sudah selesai. Telkom 
juga tinggal buka saja. Terus sentral itu di wilayah harus 
dikenali, nomor kami bisa masuk."

Saat ini PT Telkom masih sepenuhnya menguasai pasar 
telepon tetap di Tanah Air dengan lebih dari 8,5 juta 
Satuan Sambungan Telepon. Sedangkan Indosat menargetkan 
bisa membangun telepon tetap berkapasitas 700.000 SST.

Namun tidak diketahui berapa yang telah terealisasi dari 
target pembangunan perusahaan telekomunikasi tersebut. 
Menurut Wahyu saat ini jumlah pelanggan StarOne untuk 
Jakarta dan Surabaya mencapai 60.000. Berdasarkan data 
Telkom, jumlah pelanggan telepon TelkomFlexi telah 
mencapai 1,2 juta.

Beberapa tahun yang lalu, kedua perusahaan ini juga pernah 
mencapai kesepakatan serupa menyangkut interkoneksi untuk 
Sambungan Langsung Internasional. Kala itu, Indosat harus 
membayar tarif interkoneksi Rp833 permenit untuk setiap 
SLI pelanggan telepon tetap Telkom dengan kode akses 001.

Dengan selesainya perjanjian interkoneksi ini, berarti 
masalah yang masih belum terselesaikan antara Telkom dan 
Indosat adalah kode akses SLJJ. Namun, Wahyu menegaskan 
masalah kode akses sepenuhnya menjadi otoritas dari 
regulator dalam hal ini Badan Regulasi Telekomunikasi 
Indonesia (BRTI). (htr/fh)
  
---
www.warnet2000.net is up and running!
========================================================================================

Manfaatkan layanan TelkomNet @ Premium melalui kartu prabayar I-VAS untuk 
meningkatkan
kecepatan browing anda hingga 10x lipat. Informasi lebih lanjut www.plasa.com 
atau call 147.

========================================================================================
 


------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
$4.98 domain names from Yahoo!. Register anything.
http://us.click.yahoo.com/Q7_YsB/neXJAA/yQLSAA/IHFolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Visit our website at http://www.warnet2000.net 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/warnet2000/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke