Kontribusi SMS hampir Rp8 triliun

Pendapatan operator akan capai Rp40 triliun  
    
JAKARTA (Bisnis): Pendapatan operator telekomunikasi Indonesia baik 
penyelenggara telepon saluran tetap maupun seluler diperkirakan tumbuh 20%-
25% pada 2005 hingga mencapai Rp40 triliun. Asosiasi Telepon Seluler 
Indonesia (ATSI) memperkirakan pendapatan operator seluler di Indonesia 
pada 2005 naik 20% dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan pendapatan 
ini jauh di bawah pertumbuhan pelanggan yang melampaui 50%. 

"Kami perkirakan pendapatan operator seluler pada 2005 akan naik 20% 
mencapai Rp30 triliun. Representasinya masih akan didominasi oleh tiga 
operator utama berdasarkan pangsa pasar mereka," ungkap Sekretaris Jenderal 
ATSI Rudiantara kepada Bisnis di Jakarta. 

Dia mengakui kenaikan pendapatan ini tidak berbanding lurus dengan jumlah 
pertumbuhan jumlah pelanggan karena ARPU (average revenue per user) yang 
cenderung turun. "Ini proses natural karena makin kebawahnya pasar yang 
dituju." 

Dalam satu kesempatan, Direktur Utama Telkomsel Bajoe Narbito menghitung 
setiap kenaikan satu juta pelanggan seluler terjadi penurunan ARPU sebesar 
Rp2000. Hingga semester pertama 2004, ARPU gabungan industri seluler 
mencapai Rp92.281. 

Rudi mengatakan pada 2005 dominasi bisnis tetap oleh tiga operator besar-
Telkomsel, Indosat, dan Excelcomindo. "Operator lain bisa mengejar asal 
bisa melewati entry barier dari skala ekonomi tiga operator lama yang 
telanjur besar. Jadi perlu usaha yang lebih." 

Jumlah pelanggan seluler Indonesia mengalami pertumbuhan rata-rata di atas 
50% per tahun. Akhir tahun ini, jumlah pelanggan seluler diperkirakan 
mencapai 30 juta nomor, atau bertambah 12 juta pelanggan baru dibandingkan 
akhir tahun lalu. 

Menurut Direktur Bisnis Jasa Telkom Suryatin Setiawan, jika digabungkan 
dengan layanan komunikasi telepon tetap berbasis kabel dan nirkabel, maka 
pertumbuhan pendapatan operator telekomunikasi bisa mencapai 25% pada 2005. 

"Dari proyeksi pertumbuhan 25% itu akan memberikan revenue kepada operator 
di atas Rp40 triliun. Dari pertumbuhan revenue itu, kontribusi SMS juga 
terus meningkat," katanya. 

Jika diasumsikan kontribusi SMS sebesar 20% terhadap pendapatan sebagaimana 
yang terjadi pada tahun sebelumnya, maka layanan pesan pendek ini akan 
menyumbangkan pendapatan Rp8 triliun. Suryatin memaparkan Grup Telkom pada 
2005 diproyeksikan akan mencapai sekitar 32 juta pelanggan terdiri dari 11 
juta pelanggan telepon tetap Telkom dan 21 juta pelanggan seluler 
Telkomsel. (htr/jha) 


-- 
Warnet2000 menyediakan pasang banner dengan bonus. Banner anda 
akan kami pasangkan selama satu bulan gratis. Siapkan image
banner berikut link anda dan kirim ke [EMAIL PROTECTED] 



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.
Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/IHFolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Visit our website at http://www.warnet2000.net 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/warnet2000/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke