IBM tetap optimistis pasca spin-off PC JAKARTA (Bisnis): IBM menyiapkan sejumlah produk baru untuk segmen PC tahun ini guna meyakinkan pasar di Indonesia berkaitan spin-off divisi personal computing (PC) perusahaan itu kepada Lenovo, produsen komputer asal China. Pekan lalu IBM meluncurkan notebook ThinkPad seri T43 dan R52 yang masing-masing diposisikan di kelas high-end dan mainstream. Kedua produk menggunakan platform teknologi Intel terbaru yang dikenal dengan nama Sonoma.
"Peluncuran kedua notebook ini juga bertujuan menjawab keragu-raguan pasar tentang nasib bisnis PC IBM di Indonesia setelah dijual ke Lenovo," ujar Product Manager PT IBM Indonesia Christian Kangean kepada Bisnis usai peluncuran produk tersebut. Banyak pertanyaan muncul dari reseller IBM setelah perusahaan itu mengumumkan penjualan bisnis PC-nya kepada Lenovo akhir tahun lalu. Pertanyaan juga datang dari konsumen IBM yang dikenal loyal terhadap merek tersebut. Christian mengakui beberapa kompetitor IBM juga memanfaatkan keragu-raguan pasar itu untuk meraih pangsa yang lebih besar walaupun dari laporan IDC terakhir, IBM hanya berada di posisi keempat berdasarkan volume penjualan di Indonesia. Dia menjelaskan manajemen baru tetap mempertahankan merek Think dan teknologi ThinkVantage pada produk PC-nya sementara pihak IBM diperkirakan tetap menjalankan kegiatan operasional di Indonesia. "Intinya business as usual, hanya institusinya saja yang berubah sedangkan produk dan pelayanan kepada konsumen akan tetap sama," tandas Christian. Dalam transaksi spin-off itu IBM masih menguasai 19% saham Lenovo, faktor yang dinilainya justru menguntungkan karena bisa menekan biaya produksi sekaligus membuka jalan ke segmen konsumen yang lebih besar. PC keluaran IBM dicitrakan sebagai produk premium walaupun harganya cenderung turun secara signifikan belakangan ini. Sementara itu produsen China dikenal mampu memproduksi komputer dengan biaya yang lebih rendah dibandingkan negara lain. Selain faktor harga, Christian menuturkan gabungan teknologi IBM dan Lenovo dapat menghasilkan PC yang lebih berorientasi ke pasar konsumen, bertolak belakang dari fokus IBM yang selama ini hanya berkonsentrasi pada segmen komersial. PC Tablet Gabungan teknologi kedua perusahaan tertuang dalam berbagai produk yang disiapkan IBM untuk tahun ini. Salah satunya adalah PC Tablet -notebook yang bisa difungsikan sebagai tablet dengan metode input melalui layar sentuh. IBM termasuk vendor besar yang belum memproduksi PC Tablet ketika peranti itu pertama kali muncul dan menjadi tren pada 2002. Hewlett-Packard, Toshiba, Acer, Fujitsu dan NEC adalah beberapa di antara produsen PC Tablet. Selain itu, Christian mengungkapkan rencana IBM melengkapi lini notebook ultra-portable (12 inci) dengan pengaman pemindai sidik jari. Beberapa produk PC juga tengah disiapkan namun belum diketahui berapa jumlah modelnya. Belum diketahui bentuk perusahaan di Indonesia setelah transaksi spin-off IBM-Lenovo senilai US$1,25 miliar rampung pada kuartal kedua, termasuk apakah akan dibentuk PT (Perseoran Terbatas) sendiri. (dss) Visit our website at http://www.warnet2000.net Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/warnet2000/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
