'Operator agar kerja sama dengan pengembang program'

BANDUNG (Bisnis): Operator telepon seluler perlu mengembangkan pola bagi
hasil dengan pengembang program dalam memanfaatkan aplikasi untuk menambah
fitur layanan. Eka Gunapriya, Presdir PT Sun Microsystems Indonesia,
mengatakan pola bagi hasil dalam memanfatkan aplikasi yang dibuat
pengembang program, sudah banyak digunakan operator ponsel di luar negeri
karena investasi awalnya lebih mahal.

"Pola ini menguntungkan operator karena bisa memanfaatkan bandwith yang
tidak terpakai. Biayanya juga lebih murah dibandingkan membeli aplikasi
baru yang mahal dan belum tentu laku," ujarnya seusai peresmian Java
Competency Center (JCC) di ITB pekan ini. Sehari sebelumnya, SUN
bekerjasama dengan LIPI meresmikan Java Education Center (JEC).

Menurut dia, pola bagi hasil juga menguntungkan karena perusahaan atau
orang yang mengembangkan program tersebut akan ikut mengkampanyekan
aplikasi yang digunakan oleh operator.

"Operator nasional sudah ada yang menggunakan pola ini. Kalau program
aplikasinya banyak digunakan pelanggan, berarti akan menahan ARPU (Average
Revenue Per User) yang akhir-akhir ini cenderung turun," tuturnya.

Sedangkan bagi pengembang aplikasi, kata dia, pilihan untuk menggunakan
pola bagi hasil atau jual putus sangat tergantung pada model bisnis yang
diminatinya.

Terkait dengan pembukaan JCC, Bhra mengatakan pusat pelatihan dan
pengembangan teknologi Java ini memiliki dua fasilitas utama yaitu JEC dan
Java Business Resource Center (JBRC). JBRC rencananya akan direalisasikan
kuartal ketiga 2005 dan menjadi lembaga konsultasi, sertifikasi sekaligus
dapat berfungsi sebagai inkubasi bisnis bagai para pengembang dan pengguna
Java and Open Technologi di Indonesia.

Menurut dia, teknologi Java dari Sun akan menghadirkan tantangan dan
peluang baru bagi industri TI di Indonesia dan berpotensi menggerakkan
ekonomi menjadi semakin kondusif.

"Hal ini telah terjadi di negara-negara Asia yang memiliki JEC. Kami yakin
Indonesia adalah negara berikutnya yang akan menikmati hasilnya," kata
dia.

Manajer JEC ITB Bambang Riyanto menambahkan kerja sama dengan SUN berarti
membuka peluang bagi civitas akademika untuk mengakses piranti lunak yang
paling berpengaruh di dunia saat ini. Jika telah menjadi tenaga ahli Java
and Open Technology, akan membuka peluang bagi mereka untuk berkompetisi
di level regional dan internasional.

"JEC akan memperkuat potensi pengembangan industri TI di Indonesia sejalan
dengan inisiatif strategis Bandung High Tech Valley," ujarnya. (asm)




Visit our website at http://www.warnet2000.net 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/warnet2000/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke