CAC investasi US$1 miliar di 3G

JAKARTA (Bisnis): Charoen Pokphand dan Hutchison Telecommunications
International Ltd (HTIL) akan menanamkan investasi hingga US$1
miliar dalam kurun waktu lima tahun untuk pengembangan bisnis
seluler di Indonesia melalui PT Cyber Access Communications (CAC).
Laurens Bulters, CEO PT Cyber Access Communications, mengatakan di
luar investasi US$1 miliar, sejauh ini CAC telah me-ngeluarkan dana
antara US$50 juta sampai US$60 juta untuk pembangunan infrastruktur
di wilayah Jakarta.

"Kami sudah sukses melakukan ujicoba jaringan di Jakarta dan sudah
meng-cover di atas 10% dari area layanan itu. Selanjutnya kami akan
terus memperluas coverage ke wilayah lain," ujarnya kemarin.

Dia memaparkan untuk pengembangan jaringan dalam dua tahun ke depan
operator yang telah memiliki izin penyelenggaraan layanan
telekomunikasi generasi ketiga (3G) tersebut akan menginvestasikan
dana sekitar US$300 juta. Selanjutnya, kata dia, hingga 2010
investasi yang akan ditanamkan secara bersama-sama oleh Charoen dan
HTIL untuk men-dukung layanan seluler CAC akan mencapai US$1 miliar
dan sebagian besar dipergunakan untuk pembangunan infrastruktur
jaringan.

Meski demikian, Laurens belum bersedia menyebutkan kapan perusahaan
tersebut mulai meluncurkan layanan selulernya secara komersial tapi
berjanji akan terus memperluas jaringannya agar bisa bersaing dengan
operator lain. Sidarta Sidik, Executive Vice President PT CAC,
mengatakan hingga akhir tahun ini perusahaan tersebut berupaya untuk
mengembangkan jaringan ke semua kota besar di Jawa.

Kerja sama konten

Khusus untuk Jakarta, tutur dia, setelah ujicoba selesai CAC saat
ini akan menja-jaki kerjasama dengan berbagai penyedia konten
termasuk media televisi untuk mengoptimalkan layanan kepada
masyarakat.

"Pada tahap awal kami akan upayakan di setiap area layanan akan
ter-cover rata-rata di atas 10%. Tapi, setelah komersial coverage
tersebut akan terus ditingkatkan karena tidak mungkin bisa bersaing
dengan operator lain jika hanya mengandalkan co-verage 10%," tandas
Laurens.

Pemerintah telah memberikan lisensi penyelenggaraan 3G kepada CAC
melalui proses tender yang dituangkan dalam keputusan pemerintah
melalui Keputusan Dirjen Postel No.253/Dirjen/2003 tertanggal 8
Oktober 2003. Laurens menandaskan pihaknya tidak takut dengan adanya
pro dan kontra terhadap kepemilikan lisensi 3G CAC termasuk audit
yang tengah dilakukan pemerintah karena sudah melalui proses tender
yang terbuka dan transparan.

"Kami tidak takut dengan adanya audit yang dilakukan oleh pemerintah
karena apa yang kami lakukan sudah sesuai dengan aturan dan telah
mempersiapkan infrastrukturnya," ujarnya.

Dia menambahkan CAC memiliki komitmen yang tinggi untuk ikut
meningkatkan penetrasi telekomunikasi di Indonesia sehingga nantinya
tidak hanya akan fokus di Jawa tapi juga ke daerah. Menurut dia,
layanan telekomunikasi perlu disediakan hingga ke daerah karena
dengan adanya otonomi daerah maka perekonomian akan meningkat yang
berujung pada meningkatnya kebutuhan masyarakat untuk berkomunikasi.
(jha)

-- 
Ruang Kantor siap pakai di Surabaya, fasilitas lengkap, meja, ac.
Hubungi Office Center, Jl Pucang Anom Timur I/19, Surabaya 60282,
Tel. 031 5013570, fax. 031 5048504, email: [EMAIL PROTECTED]


Visit our website at http://www.warnet2000.net 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/warnet2000/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke