Depkominfo agar buat kerangka ICT untuk pedoman kebijakan

JAKARTA (Bisnis): Praktisi mengharapkan dalam struktur barunya,
Departemen Kominfo dapat membuat kerangka teknologi informasi dan
telekomunikasi (ICT) sebagai pedoman arah kebijakannya serta
meningkatkan sosialisasi penggunaan TI di masyarakat. Heru Nugroho,
praktisi TI, mengatakan pemerintah perlu membuat kebijakan melalui
mekanisme kerja yang baik, sehingga bisa bermanfaat bagi masyarakat
luas, termasuk pedesaan.

"Belum adanya langkah nyata pemerintah dalam menanggapi berbagai
penutupan warnet di sejumlah daerah merupakan bukti pemerintah belum
memiliki kerangka kebijakan di bidang ICT," ujarnya kepada Bisnis
kemarin.

Menurut dia, pejabat baru di lingkungan Depkominfo perlu melihat
warnet sebagai ujung tombak dalam peningkatan penetrasi serta sarana
sosialisasi ICT di daerah dan tidak hanya melihatnya sebagai
industri biasa.

Warnet, lanjut mantan Sekjen Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet
(APJII) itu, juga bisa menjadi indikator perkembangan ICT di suatu
daerah dimana masyarakat dapat mengambil banyak manfaat darinya.

Cahyana Ahmadjayadi, yang baru dilantik sebagai Dirjen Aplikasi
Telematika, berjanji akan membangun ICT menjadi lebih dinamis serta
mengejar ketertinggalan Indonesia di bidang TI.

Selain Cahyana, pejabat di jajaran Depkominfo lainnya yang dilantik
kemarin adalah Basuki Yusuf Iskandar yang menjadi Dirjen Pos dan
Telekomunikasi (Postel) Departemen Komunikasi dan Informatika
menggantikan Djamhari Sirat.

Selain itu, dilantik juga Sekjen Ashwin Sasongko, Kepala Badan
Informasi Publik Suprawoto, serta empat staf ahli yaitu Kustana
Pradjadinata sebagai staf ahli di bidang media massa, Moedjiono
(hubungan internasional), Ahmad Ramli (hukum), dan Musa Asy'arie
(sosial budaya).

Ketua Masyarakat Telematika (Mastel) Mas Wigrantoro Roes Setyadi,
mengatakan pemerintah sudah harus mulai membangun infrastruktur dan
mengembangkan aplikasi TI untuk semua sektor dan tidak hanya sekadar
wacana saja. "Depkominfo perlu mengeksekusi kebijakan yang dulu
pernah direncanakan seperti e-procurement, e-government, dan lainnya
dan menentukan arah regulasi yang lebih kondusif bagi dunia
telematika di Tanah Air," ujarnya kepada Bisnis.

Pada Ditjen Postel, lanjut dia, meski merupakan orang baru di
telematika, namun Wigrantoro mengharapkan Dirjen Postel yang baru
bisa membawa pemikiran yang baru di bidang telekomunikasi untuk
menciptakan iklim kompetisi yang lebih sehat.

Menurut Wigrantoro, Depkominfo juga perlu membangun kota-kota lain
menjadi sebuah cyber city seperti halnya yang Bogor sebagai tempat
pengembangan aplikasi dan hardware.


---
Anda perlu meeting room atau kantor sementara di Surabaya?
Tersedia ruangan dengan biaya ringan harian, lengkap meja
dan full ac. Hubungi: Office Center, Jl Pucang Anom Timur
I/19, tel. 031 5013570, fax. 031 5048504, Surabaya 60282.


Visit our website at http://www.warnet2000.net 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/warnet2000/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke