'Operator agar terima auditor independen'

JAKARTA (Bisnis): Komunitas pengguna telekomunikasi mendesak
operator membuka diri terhadap auditor independen guna
memeriksa sistem pembayaran. Ardi Sutedja, Ketua Indonesia
Telecommunication User Group (IDTUG), mengatakan audit terhadap
sistem pembayaran di seluruh operator telekomunikasi akan dapat
menjamin konsumen memperoleh pelayanan sebaik-baiknya.

"Audit tersebut tidak hanya menguntungkan pengguna
telekomunikasi, tapi juga pihak operator. Dengan adanya audit
terhadap billing system, maka operator dapat mengetahui
kelemahan pada sistemnya sehingga dapat memberikan pelayanan
yang baik kepada konsumen," ujarnya kepada Bisnis belum lama
ini.

Menurut Ardi, selama ini konsumen tidak memperoleh informasi
yang cukup jelas mengenai rincian pembayaran layanan
telekomunikasi yang disediakan operator, terutama bagi pengguna
seluler pra bayar.

Konsumen, menurut Ardi, selalu menjadi pihak yang lemah
terhadap pelayanan telekomunikasi. Pemerintah sebagai
regulator, menurut dia, perlu segera menetapkan standar-standar
pelayanan terkait sistem pembayaran operator tersebut untuk
melindungi pengguna.

Selain IDTUG, Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) juga
diketahui telah menerima banyak keluhan mengenai jumlah tagihan
telekomunikasi baik seluler maupun tetap yang harus dibayarkan
pengguna.

Menurut data di IDTUG, sejumlah pengguna banyak yang
mengeluhkan tagihan telekomunikasi seluler atau tetap baik yang
pra bayar maupun pascabayar yang tidak sesuai penggunaan.

IDTUG mengusulkan dibentuk auditor independen yang terlepas
dari intervensi pemerintah, operator maupun pengguna
telekomunikasi seperti yang dilakukan di beberapa industri jasa
lainnya.

Keluhan pelanggan

Menanggapi hal tersebut, Sekjen Asosiasi Telekomunikasi Seluler
Indonesia (ATSI) Rudiantara, mengatakan pihaknya belum mengerti
permasalahan yang terjadi mengenai keluhan pelanggan terhadap
sistem pembayaran di operator sehingga akan dikaji lebih
lanjut.

"Pada dasarnya operator seluler selalu membuka diri terhadap
klaim oleh pengguna telekomunikasi sehingga segala permasalahan
dapat diselesaikan dengan baik," katanya kepada Bisnis kemarin.

Industri telekomunikasi, lanjut dia, merupakan satu diantara
industri yang selalu membuka diri terhadap pelanggannnya,
terutama dengan adanya acara Temu Pelanggan yang diadakan
secara rutin.

Bila ada keluhan mengenai sistem pembayaran, menurut
Rudiantara, konsumen perlu mengajukan keberatan kepada
operatornya masing-masing mengingat setiap operator memiliki
cara sendiri-sendiri dalam mengelola manajemen tagihannya. Ardi
menambahkan pihaknya tengah mempelajari lebih lanjut mengenai
pengaduan masyarakat terkait sistem pembayaran terutama dari
segi substansinya.

Sebagian besar klaim yang masuk kepada IDTUG berasal dari
pelanggan seluler pra bayar. Pada penggunaan kartu seluler pra
bayar, pengguna memang tidak memiliki bukti fisik mengenai
penggunaan pulsanya sehingga cenderung mengalami kesulitan
untuk melakukan klaim ke operator.

Ardi menandaskan audit tersebut tidak akan merugikan operator
telekomunikasi, tapi justru menguntungkan untuk menciptakan
iklim telekomunikasi yang lebih baik di Tanah Air.

---
Anda perlu meeting room atau kantor sementara di Surabaya?
Tersedia ruangan dengan biaya ringan harian, lengkap meja
dan full ac. Hubungi: Office Center, Jl Pucang Anom Timur
I/19, tel. 031 5013570, fax. 031 5048504, Surabaya 60282.


Visit our website at http://www.warnet2000.net 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/warnet2000/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke