Calling Card Rugikan Operator Seluler

SURABAYA - Tren calling card (pakai buang) kartu perdana
seluler tampaknya semakin marak. Hal ini sejak harga kartu
perdana lebih murah atau sama dibandingkan dengan jumlah pulsa
yang ditawarkan. General Manager Sales Operation East Area PT
Excelcomindo Pratama, Kencono Wibowo, mengakui hal tersebut
merugikan operator maupun pelanggan.

"Kalau dari segi operator, rugi karena harga perdana itu
disubsidi, harga chip tidak dihitung," urai Kencono Wibowo di
Surabaya kemarin.

Selain itu, lanjut dia, operator akan kesulitan menerapkan
program-program yang seharusnya diterima pelanggan. Kalau dari
sisi pelanggan, ruginya soal kesulitan mengidentifikasi
nomornya.

"Kalau setiap kali ganti nomor, pelanggan akan kesulitan
sendiri," ujarnya. Dengan kondisi seperti itu, kemungkinan
jumlah kartu hangus akan meningkat. Namun, aku dia, sampai saat
ini jumlah kartu hangus masih kurang dari 10 persen.

Karena itu, antar-operator seluler sedang berupaya mengatur
strategi agar hal tersebut tidak sampai menimbulkan peningkatan
kartu hangus. "Dari Excelcom sendiri membuat program-program
bonus setelah untuk pelanggan," paparnya. Antara lain bonus Rp
25 ribu untuk pembelian voucher Rp 100 ribu, baik Jempol maupun
Bebas.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Telepon Seluler Indonesia (ATSI),
Johny Swandi Sjam, mengatakan jumlah kartu hangus hingga paro
pertama 2005 mencapai 12 persen. "Sampai semester pertama ini,
jumlah kartu hangus seluruh operator mencapai 12 persen,"
timpalnya. Sementara kecenderungan kartu perdana sebagai
calling card baru terjadi enam bulan terakhir ini.

"Hal ini menjadi tantangan operator untuk menurunkan potensi
kartu hangusnya," papar Johny.

Sampai kuartal pertama 2005, jumlah pelanggan seluler di
Indonesia mencapai 34 juta. Sampai akhir tahun, sambungnya,
diperkirakan akan bertambah hingga 40 juta pelanggan. Tahun
lalu jumlah pelanggan sekitar 30 juta, diperkirakan akan ada
penambahan 33 persen," pungkasnya. (erm)

---
If you need an office in Surabaya you don't have to invest
on furnitures, ac etc. Use our 'virtual' office offerings,
visit http://www.datacom.co.id/profile/office.htm or email
[EMAIL PROTECTED] for enquiry that suit your needs.


Visit our website at http://www.warnet2000.net 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/warnet2000/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke