Apa Kita Perlu 3G? Apakah Indonesia memerlukan teknologi 3G (baca triji) adalah pertanyaan yang sepatutnya diajukan sehubungan rencana Dirjen Postel menggelar lokakarya penataan ulang penggunaan frekuensi 3G. Ketika pemerintahan baru berkuasa hasil pemilihan langsung membentuk Departemen Komunikasi dan Informatika, yang muncul adalah masalah-masalah yang meresahkan.
Sampai sekarang tidak jelas benar apa alasan Menteri Komunikasi dan Informatika untuk melakukan tender ulang frekuensi 3G ini. Kesan yang dimunculkan adalah pemerintah mau menarik uang sebanyak-banyaknya dari penggelaran teknologi 3G yang sampai sekarang belum ada kisah suksesnya. Menkominfo tidak pernah merinci apa yang dilakukan oleh tim audit 3G yang terkesan memberikan rekomendasi pilih kasih dengan mengharuskan tender ulang semua operator yang ingin menggelar teknologi 3G. Namun, membiarkan Flexi yang â3G readyâ untuk terus berjalan atas namabanyak pelangganâ tanpa merevisi sama sekali perolehan frekuensinya yang fixed wireless jelas tidak adil. Dan sepertinya, menjadi NATO (No Action Talks Only) adalah kebisaan dan menjadi sebuah kenyataan yang tidak bisa dihindari. Kita perlu kongko-kongko terlebih dahulu melalui sebuah lokakarya yang belum tentu menghasilkan sebuah keputusan yang adil dan benar. Pertanyaannya masih tetap, apakah Indonesia perlu 3G? Kalau 3G hanya digunakan untuk berbicara, pasti jawabannya tidak perlu. Kalau digunakan menonton teve di layar kecil, pasti jawabannya juga tidak perlu. Kalau digunakan untuk mengakses e-mail yang sekarang menjadi salah satu aktivitas kehidupan digital, pasti jawabannya juga tidak perlu karena bisa menggunakan Blackberry atau teknologi push e-mail lain yang menggunakan teknologi GPRS. Dan teknologi GPRS yang tersedia pun masih mubazir karena belum optimal digunakan. Selain masalah fungsionalitas, teknologi 3G masih berhadapan dengan persoalan ketersediaan perangkat yang belum banyak tersedia. Dan masih banyak masalah lain di luar teknologi yang harus dipersiapkan sebelum kita menggelar teknologi 3G. Belum kehadiran teknologi nirkabel lain yang baru seperti Wimax maupun B-GAN (Broadband Global Area Network) mengandalkan teknologi satelit menyediakan akses kecepatan tinggi wireless broadband, teknologi 3G yang belum matang menjadi tidak berguna seperti halnya EDGE yang sudah tersedia, tetapi tidak memiliki momentum untuk lepas landas. Tanpa lokakarya, dalam keadaan sosial, politik, dan ekonomi Indonesia seperti sekarang ini, teknologi 3G pasti tidak perlu, dan menjadi terlalu mahal kalau hanya digunakan supaya tidak dikatakan ketinggalan teknologi. Bahkan orang awam pun akan menaikkan alis dan bertanya, Apa itu triji ?* --- If you need an office in Surabaya you don't have to invest on furnitures, ac etc. Use our 'virtual' office offerings, visit http://www.datacom.co.id/profile/office.htm or email [EMAIL PROTECTED] for enquiry that suit your needs. Visit our website at http://www.warnet2000.net Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/warnet2000/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
