Pembenahan Frekuensi 3G Cukup Tiga Tahun

Jakarta, Kompas - Wakil Ketua Masyarakat Telematika Indonesia
Mas Wigrantoro RS mengutarakan, pengosongan frekuensi 1920-1980
kilohertz dari operator CDMA sebaiknya dilakukan dalam dua
hingga tiga tahun saja. Oleh karena itu, pemerintah harus
segera menetapkan frekuensi pengganti bagi operator yang
dipindahkan, yakni untuk Telkom Flexi (PT Telkom), StarOne (PT
Indosat), dan PT Wireless Indonesia.

Demikian tanggapan Mas Wigrantoro mengenai rencana pembenahan
frekuensi yang dialokasikan untuk layanan generasi ketiga (3G)
dalam waktu lima tahun ketika dihubungi di Jakarta, Minggu
(24/7). Alasan dia, jangan sampai pemerintahannya berganti dan
kebijakan berubah, membuat pembenahan tidak berjalan.

Menurut Mas Wigrantoro, seharusnya sejak operator tersebut
diminta untuk pindah, pelanggan baru harus sudah dilayani pada
frekuensi pengganti. Sementara pelanggan lama sudah harus
diproses untuk pemindahan frekuensi pada masing-masing terminal
mereka.

Sementara itu, Ketua Center for Indonesian Telecommunication
Regulation (Citrus) Asmiati Rasyid juga mendesak pemerintah
untuk segera menentukan frekuensi yang baru bagi operator yang
telah diminta meninggalkan frekuensi. Dia juga berharap
pemerintah melakukan pembenahan secara komprehensif sesuai
dengan perkembangan bisnis telekomunikasi lima tahun ke depan
sehingga ada kepastian hukum bagi operator.

Asmiati juga menambahkan, Flexi yang memiliki pelanggan tiga
juta nomor pasti dirugikan dengan keputusan tersebut sehingga
wajar jika pemerintah menanggung biaya yang timbul dari
pemindahan frekuensi. Dana untuk menutupi biaya perpindahan
bisa diambil dari pendapatan pemerintah setelah membenahi
frekuensi 3G yang diperkirakan sebesar Rp 5 triliun.

Tiga wilayah

Mas Wigrantoro mengatakan, sebenarnya perubahan untuk pelanggan
tak membutuhkan waktu lama karena yang terkena dampaknya hanya
pelanggan yang berada di wilayah DKI Jakarta, Jawa Barat, dan
Banten. Itu pun yang harus mendapat pergantian telepon hanya
sebagian saja sebab pelanggan yang memiliki fasilitas dua band
hanya membutuhkan penyesuaian.

”Setiap pelanggan yang disesuaikan teleponnya cukup dilayani
satu jam. Sementara yang memang tidak bisa disesuaikan terpaksa
mendapat penggantian terminal dari Telkom,” ujar Mas
Wigrantoro.

Sebenarnya perpindahan frekuensi bagi Flexi yang memiliki
pelanggan sampai tiga juta adalah positif untuk menyeragamkan
pelayanan secara nasional. Selama ini di wilayah Jakarta, Jawa
Barat, dan Banten, Flexi berada pada band 1900 dan daerah lain
pada band berbeda.

Mas Wigrantoro juga menambahkan, yang membutuhkan waktu lama
adalah menyiapkan frekuensi baru. Pemerintah harus memastikan
frekuensi betul-betul belum terpakai.

Dia juga menjelaskan bahwa frekuensi 1920-1980 tersebut bisa
dimanfaatkan lebih maksimal jika digunakan untuk layanan 3G
dibandingkan untuk CDMA yang hanya telekomunikasi suara dan
data saja. Dia mengibaratkan frekuensi tersebut seperti Jalan
Sudirman yang diperuntukkan gedung bertingkat, tetapi ternyata
ada yang menggunakan untuk bangunan rumah dua lantai. (BOY)

---
If you need an office in Surabaya you don't have to invest
on furnitures, ac etc. Use our 'virtual' office offerings,
visit http://www.datacom.co.id/profile/office.htm or email
[EMAIL PROTECTED] for enquiry that suit your needs.


------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
<font face=arial size=-1><a 
href="http://us.ard.yahoo.com/SIG=12ho44u97/M=362329.6886308.7839368.1510227/D=groups/S=1705005512:TM/Y=YAHOO/EXP=1122619979/A=2894321/R=0/SIG=11dvsfulr/*http://youthnoise.com/page.php?page_id=1992
">Fair play? Video games influencing politics. Click and talk back!</a>.</font>
--------------------------------------------------------------------~-> 

Visit our website at http://www.warnet2000.net 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/warnet2000/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke