Ponsel Futuristik

Merancang dan Menjual Ponsel yang Terlalu Cerdas 

Teknologi telepon seluler merupakan produk yang terus-menerus berkembang
dan berupaya mencari bentuknya sendiri mengikuti kemajuan teknologi
jaringan seluler yang terus berkembang dengan kehadiran berbagai
teknologi baru, seperti 3G (baca triji). Bahkan, sekarang pun
bermunculan manufaktur ponsel baru yang mencari alternatif di luar
ponsel-ponsel yang menguasai pasaran dunia, seperti Nokia, Motorola,
Samsung, maupun Sony Ericsson. 

Ponsel sudah tidak lagi menjadi perangkat untuk melakukan percakapan
teleponi, tetapi menjadi lebih luas melampaui nuansa telekomunikasi yang
terus bergerak mencari bentuk-bentuk baru menghadapi semakin kentalnya
konvergensi teknologi komunikasi informasi. Di sisi lain, ponsel pun
memastikan diri menjadi bagian dari gaya hidup global, menghadirkan
berbagai marketing gimmick untuk mengangkat sosok seseorang dalam strata
sosialnya. 

Secara teknologi, sebenarnya terjadi persaingan serius antara sistem
operasi Symbian dan Windows Mobile buatan Microsoft. Angka-angka yang
dikumpulkan Kompas selama enam bulan terakhir menunjukkan, penggunaan
sistem operasi buatan Microsoft, terutama Windows Mobile 5, masih
tertinggal jauh dibandingkan dengan sistem operasi Symbian yang
digunakan pada beberapa perangkat ponsel cerdas, seperti Nokia 9500,
9300i, E61, maupun Sony Ericsson M600i. 

Angka-angka penjualan untuk Indonesia menunjukkan selama 6 bulan pertama
tahun ini, sistem operasi Symbian menguasai sekitar 62 persen pangsa
pasar smartphone, jauh lebih banyak ketimbang sistem operasi Windows
Mobile yang tercatat hanya 24,7 persen. Total jumlah smartphone terjual
di Indonesia selama pertengahan tahun ini tercatat mencapai hampir
73.000 unit, atau rata-rata mencapai 12.000 unit per bulan, dengan
permintaan yang meningkat pada bulan Juni lalu mencapai sekitar 16.000
unit. 

Terlalu pintar 

Yang menarik dari perkembangan ponsel kategori cerdas ini adalah
kehadiran ponsel-ponsel Dopod, hasil pengembangan perusahaan asal Taiwan
High Tech Computer (HTC) yang memang selama ini dikenal sebagai
perusahaan OEM untuk berbagai merek smartphone, seperti O2 maupun
Hewlett-Packard. Dopod sendiri terbilang baru di pasaran smartphone,
yang pertama kali memperkenalkan seri Dopod 900 dan Dopod 838
menggunakan keyboard yang tersembunyi. 

Belum lama ini Dopod memperkenalkan seri terbarunya, S300 Star Trek, dan
kehadirannya menjadi fenomena menarik karena di pasaran Dopod sekarang
menjadi smartphone paling mahal dan berada di urutan ketiga setelah
Nokia dan O2. Bahkan, Dopod mampu mengalahkan posisi Hewlett-Packard
yang dikenal dengan seri Ipaq yang penjualannya untuk bulan Juni hanya
seperempat dari Dopod yang mencapai hampir 2.000 unit. 

Salah satu faktor yang menentukan dalam pengamatan Kompas adalah pilihan
seri yang ditawarkan oleh Dopod dengan ragam yang lebih banyak, termasuk
di antaranya Seri S300 yang dirancang dalam faktor bentuk clamshell.
Sekilas, S300 mengikuti rancang bangun mirip Motorola seri RAZR yang
selama ini dikenal sebagai ponsel lipat paling tipis. 

Dengan tampilan layar monitor di penutup dan bagian dalam, Dopod S300
menjadi terlalu pintar untuk menjadi sebuah smartphone dan menjadi
ponsel clamshell tertipis. Menggunakan sistem operasi Windows Mobile 5,
S300 menghadirkan lingkungan komputasi yang sama seperti di kantor-
kantor dan memiliki desain yang dibungkus secara futuristik. 

Menjadi jembatan 

Dopod S300 Star Trek digerakkan oleh prosesor TI OMAP 850 dengan
kecepatan komputasi 195 MHz, serta memiliki rongga MicroSD untuk
menyimpan berbagai data dan aplikasi sampai 1 GB. Persoalannya, posisi
rongga MicroSD ini berada dekat SIM Card pada bagian baterai di
belakang. 

Persoalan dengan S300 ini adalah kompartemen baterai ternyata tidak
mudah untuk dibuka karena terlalu licin untuk digeser dengan jari
jempol. Penutup baterai dari plastik yang sangat tipis dan dirancang
dengan model garis-garis menjadi tidak nyaman untuk dibuka dan
menimbulkan persoalan sendiri. 

Ponsel yang terlalu cerdas seri Dopod S300 ini merupakan manifestasi
serius HTC untuk menyeimbangkan fungsi smartphone, tapi cerdas di desain
untuk meneguk pangsa pasar ponsel cerdas yang semakin banyak digemari.
Tampilan monitor S300 mampu menyediakan tayangan yang jelas dan tajam
ketika berselancar di jaringan internet. 

Sebagai "kantor sementara", Dopod S300 pun mampu memberikan informasi
yang dibutuhkan bagi mereka yang sedang berada di luar kantor. Dan,
angka-angka pangsa pasar yang diraih Dopod, setidaknya di pasaran
Indonesia, menunjukkan kalau Dopod S300 merupakan jembatan penting untuk
menghadirkan smartphone ke pengguna yang semakin luas. (rlp)



If you like this list, the moderator will be thankful
if you would transfer some amounts to BCA account no.
064 100 2762. The moderator identity will be revealed. 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/warnet2000/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke