CDMA450 "Napak Tilas" di Lampung
AW Subarkah
Sejarah sepertinya sedang berulang, jaringan seluler CDMA450 atau Code
Division Multiple Access yang bekerja pada frekuensi 450 megahertz
mencoba bangkit melalui kawasan Provinsi Lampung. Langkah serupa pernah
dilakukan operator 450 ini dua tahun lalu ketika mengawali bisnisnya
sampai kemudian "tenggelam" dan diambil alih manajemen baru.
Satu dari lima operator CDMA ini tampaknya ingin kembali memulai
aktivitas bisnisnya dengan pendekatan yang serupa, yaitu memberikan
layanan internet kepada masyarakat, tetapi kapasitasnya berbeda dan
lebih cerdik. Operator atau calon operator tidak lagi berada di depan
dan tampaknya Sampoerna ingin melakukan awal yang lebih sempurna.
Sepertinya, operator PT Mandara Selular Indonesia (MSI) dengan manajemen
baru Sampoerna Telekom baru akan memulai aktivitasnya akhir tahun 2007.
Pada saat itu seluruh pengguna frekuensi sudah harus menduduki frekuensi
yang ditetapkan, termasuk membersihkan jalur yang akan ditempati
seluler.
Bulan April lalu perusahaan jaringan dari China, Huawei Technologies,
juga sudah mulai membangun jaringan CDMA450 EV-DO di Pacitan, Jawa
Timur. Jaringan di kota kelahiran Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ini
meliputi sekitar 20 BTS (base transceiver station).
Selain Huawei, pengembangan jaringan CDMA450 di Pacitan juga melibatkan
Qualcomm yang pada dasarnya, akses keseluruhan jaringan yang terbentuk
akan diintegrasikan dengan jaringan yang sekarang dimiliki Sampoerna
Telekom.
Aktivitas operator baru ini di Lampung seminggu yang lalu terkesan
sangat serius. Dalam aktivitas ini pengembang dan pelopor teknologi
CDMA, yaitu Qualcomm, tampil sebagai pemrakarsa dengan meluncurkan
program inisiatif Wireless Reach Qualcomm di Way Kanan, Lampung.
Perusahaan dari Amerika Serikat ini memang bekerja sama dengan Sampoerna
Telekom, selain dengan Axesstel Inc, IndoNet, Departemen Komunikasi dan
Informatika, serta Kementerian Negara Percepatan Pembangunan Daerah
Tertinggal. Aktivitas ini tidak terkesan dilakukan atas nama Sampoerna
atau MSI.
Internet nirkabel
Sama seperti MSI memulai aktivitasnya dua tahun yang lalu di provinsi
yang sama, penyelenggara memperkenalkan akses layanan broadband
nirkabel. Yang mana dalam aplikasinya dilakukan dengan membangun
laboratorium komputer yang dilengkapi dengan kemampuan akses internet.
Laboratorium itu terletak di lima sekolah yang berada di Kabupaten Way
Kanan, yaitu di Buay Bahuga, Negeri Besar, Negara Batin, Rebang Tangkas,
dan Pakuan Ratu. Selain itu juga disediakan cellular kiosk atau warung
seluler (warsel).
Warsel sedang dibangun di 59 desa dan 5 sekolah menengah agar bisa
menyediakan akses telekomunikasi yang lebih baik.
"Proyek inovatif ini merupakan acuan bagi pemerintah agar dapat bermitra
dengan sektor swasta dalam mengatasi tantangan yang dihadapi Indonesia
guna menyediakan telekomunikasi bagi komunitas perdesaan tertinggal.
Kami menghargai inisiatif dan dukungan perusahaan seperti Qualcomm,
Sampoerna Telekom, IndoNet, dan Axesstel," kata Sofyan Djalil, Menteri
Komunikasi dan Informatika, seminggu yang lalu.
Sementara Menteri Negara Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal
Saifullah Yusuf menegaskan, meningkatkan teledensitas di perdesaan
Indonesia, khususnya di daerah-daerah tertinggal, merupakan salah satu
prioritas utama dalam pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono. Proyek ini
merupakan usaha kreatif sektor swasta dalam mendukung program pemerintah
meningkatkan akses telekomunikasi dan layanan lainnya di wilayah
tersebut.
Dalam kerja sama ini Axesstel menyumbangkan D450 modem broadband untuk
proyek Way Kanan agar laboratorium komputer di sekolah-sekolah menengah
dapat terhubung internet secara nirkabel dengan teknologi CDMA2000
1xEV-DO dari Sampoerna Telekom yang memiliki kecepatan hingga 2,4 Mbps.
Menurut CDMA Development Group, saat ini jaringan CDMA450 dipergunakan
di 35 negara di seluruh dunia. Selain itu, jaringan tambahan akan segera
diluncurkan atau sedang diuji coba. Di Asia Tenggara, jaringan komersial
CDMA450 telah dipergunakan di Indonesia (Sampoerna Telekom), Kamboja,
Laos, dan Vietnam.
Jalur 450 MHz
Jalur pita frekuensi 450 sebenarnya sangat padat dengan aktivitas radio
komunikasi analog, terutama yang ada di kota- kota besar. Upaya
mengalihkan untuk kegiatan bisnis sebenarnya sudah dilakukan pada
operator komunikasi seluler analog yang disebut nordic mobile telephone
(NMT).
Sistem seluler generasi pertama ini kemudian sempat bermigrasi ke
teknologi dengan sistem seluler digital CDMA. Aktivitas CDMA ini
dijalankan perusahaan PT MSI mulai April 2004, setelah mengakuisisi
operator NMT, PT Mobisel, dengan memulai aktivitasnya di kawasan
Lampung.
Dalam rencana terakhir, MSI akan memperluas jangkauan ke daerah
pinggiran lain, seperti Lombok dan Bali. Skenario ini dilakukan bukan
hanya karena persaingan di Pulau Jawa sudah sangat luar biasa ketatnya,
tetapi juga wilayah udaranya sudah sangat padat dengan aktivitas
komunikasi analog, seperti HT yang dipergunakan petugas keamanan.
Dalam penataan frekuensi oleh Dirjen Postel Depkominfo, frekuensi yang
diperuntukkan MSI adalah 450-457,5 MHz dan 460-467,5 MHz, sisanya
disebutkan untuk keperluan khusus pemerintah. Pengguna frekuensi pita
450 dari pemerintah maupun TNI sudah diberikan alokasi di sekitar jalur
seluler. Namun, perusahaan swasta harus keluar dari pita itu dan
terpaksa harus mengganti seluruh perangkatnya karena mulai dari pesawat
radio HT, perangkat repeater, hingga antena tidak lagi bias digunakan.
Sementara kompensasi dari pemerintah sangat tidak jelas atau mungkin
juga dibiarkan agar masyarakat melupakan saja kejadian yang tidak adil
ini.
Selain teknologi CDMA, pada frekuensi 450 MHz juga sudah dikembangkan
teknologi GSM oleh perusahaan Ericsson dari Swedia dan Nokia dari
Finlandia. Pada frekuensi 450 MHz paling tidak lebih menguntungkan dalam
penggunaan BTS, di mana hanya dibutuhkan setidaknya separuh dari BTS
pada frekuensi 800 MHz.
Sementara pemilihan CDMA dipandang paling tepat karena teknologi yang
dikembangkan dari zaman Perang Dunia II ini sebagai radio anti-jamming.
Hanya belum diuji apakah pemegang HP dengan daya yang sangat rendah bias
tahan dengan gelombang analog yang sampai puluhan watt pada frekuensi
yang sama.
If you like this list, the moderator will be thankful
if you would transfer some amounts to BCA account no.
064 100 2762. The moderator identity will be revealed.
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/warnet2000/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/