Pendapatan dari RBT Menjanjikan 

Bandung, Kompas - Sumber pendapatan operator seluler kini bertambah,
yaitu dari pengaktifan nada tunggu atau ring back tone oleh pelanggan. 

Menurut Marketing dan Analysis Manager PT Indosat Wilayah Jawa Barat
Suzana Sumanto, Sabtu (2/6) di Bandung, pendapatan Indosat dari
pengaktifan ring back tone (RBT) pelanggan di Jabar mencapai 5-10 persen
dari total pendapatan. Nilai itu terus meningkat sejak peluncuran RBT
setahun lalu. 

Sebelumnya, pendapatan operator seluler hanya dari penggunaan voice
(percakapan) sekitar 60-70 persen serta dari pengiriman pesan singkat
30-40 persen. Namun, kini pendapatan operator makin beragam, di
antaranya dari pengiriman data via internet dan pengaktifan nada tunggu. 

Bagi operator, kata Suzana, penyediaan RBT merupakan bentuk pelayanan
untuk mempertahankan pelanggan. Pilihan lagu yang terus bertambah dan
tarif berlangganan lagu RBT yang relatif murah, kurang dari Rp 10.000
per bulan, diharapkan membuat nyaman pelanggan dan pihak yang menelepon. 

Manajer Grapari Bandung Sri Bimo Ariyanto mengatakan, pelanggan
Telkomsel di Jabar yang mengaktifkan RBT dalam dua tahun terakhir makin
banyak, terutama pelanggan di Bandung dan Cirebon. Secara nasional
pelanggan yang sudah menggunakan RBT sekitar 4 juta pelanggan. 

Manajer grup band Letto, Aldi Shady Akuratno, menuturkan, maraknya
penggunaan nada tunggu pada ponsel merupakan hal yang saling
menguntungkan bagi musisi maupun operator seluler. 

Bagi musisi, mereka akan memperoleh royalti dari setiap lagu yang
diunduh pelanggan untuk nada tunggunya. "Setidaknya dari pendapatan
penjualan kaset, CD (compact disc), dan RBT, yang paling besar adalah
RBT. Sampai 50 persen di luar off air (pentas di panggung)," ujar Aldi.
Menurut dia, data pengunduhan RBT dapat menjadi acuan musisi melihat
pasar dan mengapresiasikan penggemarnya. 

Kerja sama RBT ini bukan langsung dari operator seluler dengan musisi,
melainkan dengan perusahaan rekaman. Karena itu, cenderung tidak ada
eksklusivitas sebuah lagu dalam nada tunggu yang diluncurkan operator
seluler. Umumnya penggunaan RBT masih berpusat di kota besar, serta
didominasi remaja dan orang dewasa muda. (THT) 


-- 
Kuliner Indonesia, milis tentang makanan dan tempat makan di dalam, 
juga dari luar negeri. Disajikan dalam bahasa Indonesia dan Inggris.
Daftar ke mailto:[EMAIL PROTECTED] Arsipnya bisa 
dibaca di http://groups.yahoo.com/group/kuliner_ind/messages



If you like this list, the moderator will be thankful
if you would transfer some amounts to BCA account no.
064 100 2762.  
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/warnet2000/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/warnet2000/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke