Daerah Kesulitan Mengakses Internet
Senin, 30 Juni 2008 | 01:48 WIB
Jakarta, Kompas - Ketiadaan jaringan internet menyulitkan
sekolah-sekolah di daerah, terutama di luar Jawa, untuk mengakses buku
elektronik atau BSE di http://bse.depdiknas.go.id, www.depdiknas.go.id,
www.pusbuk.or.id, dan www.sibi.or.id. Di Kabupaten Barito Utara,
Kalimantan Tengah, misalnya, internet hanya dapat diakses di sekitar
Muara Teweh yang merupakan ibu kota kabupaten tersebut.
Warga pedalaman pun kesulitan kalau harus mendatangi warnet terdekat
karena jarak sekolah pedalaman di Barito Utaramisalnya di Lampeyong dan
Berangin, Kecamatan Teweh Timurdengan Muara Teweh mencapai 125
kilometer.
Tanpa ada bantuan pengadaan komputer yang tersambung jaringan internet,
kami belum bisa memperkirakan kapan siswa dan guru di pedalaman bisa
mengakses buku lewat internet ini, kata Kepala Dinas Pendidikan Barito
Utara Masdulhaq, Sabtu (28/6).
Nur Taufik, guru Informasi di SMA Negeri 5 Samarinda, mengatakan, satu
buku sekolah elektronik ternyata datanya berukuran besar (lebih dari 500
megabit) yang cuma bisa diunduh secara utuh. Akibatnya, pengunduhan agak
lama. Dia pernah mengunduh satu buku berukuran 623 megabit dan perlu
waktu 15 menit memakai komputer berteknologi terkini.
Waktu 15 menit itu lama, apalagi jika memakai komputer yang
teknologinya ketinggalan, kata Taufik.
Sebaiknya, materi suatu BSE bisa diunduh setiap bab. Dengan demikian,
siswa tak perlu mengunduh bagian lain yang dianggap tidak penting. Waktu
pengunduhan pun akan lebih cepat.
Keluhan serupa disampaikan guru dan kepala sekolah di sejumlah daerah.
Di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, misalnya, tidak ada operator
internet yang menyediakan jaringan secara cepat.
Atasi masalah teknis
Secara terpisah, Depdiknas berupaya agar akses masyarakat terhadap buku
sekolah elektronik meluas dan mengatasi persoalan teknis yang
menyebabkan masyarakat sulit mengakses buku-buku tersebut.
Kami sedang dalam proses upload untuk menaruh materi ke server-server
di sejumlah daerah agar server di pusat atau Depdiknas tidak terlalu
berat terbebani, ujar Kepala Pusat Teknologi Komunikasi Depdiknas Lilik
Gani.
Hal itu diharapkan dapat mempercepat pengunduhan buku elektronik
tersebut. Pada tahap awal, materi akan di-upload ke server di lima
daerah, yakni Aceh, Jakarta, Yogyakarta, Surabaya, dan Makassar.
Selain itu, pada Agustus 2008, Buku Sekolah Elektronik akan diresmikan
oleh Presiden RI dengan jumlah buku sekolah elektronik sebanyak 295
judul. Saat ini telah terdapat 49 judul buku. (CAS/BRO/ONI/ICH/INE)
--
Surabaya Office: Tersedia ruang kantor siap pakai di kota
Surabaya. Ukuran 50 & 12 m2. Fasilitas lengkap, 3km dari
pusat kota. Hubungi 031-5013570, HP: 0852 3008 3510 atau
email: [EMAIL PROTECTED]
------------------------------------
If you like this list, the moderator will be thankful
if you would transfer some amounts to BCA account no.
064 100 2762. Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/warnet2000/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/warnet2000/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
mailto:[EMAIL PROTECTED]
mailto:[EMAIL PROTECTED]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/