Menara Ilegal Dibongkar

Pelayanan Telepon Seluler Bisa Terganggu

Rabu, 2 Juli 2008 | 01:16 WIB 
Jakarta, Kompas - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mulai membongkar
menara base transceiver station ilegal. Menara base transceiver station
yang bakal dibongkar 2.030 unit dan para operator telepon seluler
diminta menggunakan satu menara secara bersama agar keindahan kota dan
keamanan warga terjaga.

Menurut Kepala Dinas Pengawasan dan Penataan Bangunan (P2B) DKI Jakarta
Hari Sasongko, Selasa (1/7) di Jakarta Pusat, pembongkaran dilakukan
satu demi satu karena biaya pembongkaran cukup besar. Para pemilik
menara base transceiver station (BTS) tanpa izin juga diminta mengurus
izin jika sesuai dengan rencana blok yang ada.

Langkah pembongkaran tersebut disetujui oleh Gubernur DKI Jakarta Fauzi
Bowo karena merusak keindahan kota dan membahayakan warga. ”Semua menara
BTS yang ilegal harus kita bongkar,” kata Fauzi.

Di Jakarta terdapat 2.500 menara BTS sehingga kota ini terlihat seperti
hutan menara. Banyaknya jumlah menara karena setiap operator telepon
seluler memiliki menara sendiri. Sebanyak 1.508 menara BTS pernah
memiliki izin, tetapi habis pada tahun 2006 dan tidak dapat diperpanjang
lagi sejak tahun 2006. Izin perpanjangan tak diberikan karena pemprov
sedang menyusun rencana blok menara yang baru. Adapun 998 menara lain
tidak memiliki izin mendirikan bangunan.

Hari mengatakan, pemerintah hanya mengizinkan adanya 850 unit menara BTS
di seluruh Jakarta. Saat ini menara BTS yang sudah boleh didirikan
sebanyak 470 unit. Menara-menara itu harus digunakan oleh minimal tiga
operator seluler.

”Operator telepon seluler sudah mulai mengajukan izin pendirian bangunan
menara BTS. Adapun menara yang di luar lokasi yang ditentukan akan
dibongkar,” kata Hari.

Salah satu lokasi yang memiliki menara dalam jumlah banyak adalah
Jakarta Utara. Terdapat 221 menara BTS di berbagai penjuru kota dan 120
di antaranya melanggar izin.

Sebanyak 80 menara belum memperpanjang izin dan 40 menara tidak memiliki
izin. Sampai saat ini Dinas P2B DKI Jakarta sudah membongkar tujuh dari
40 menara tidak berizin tersebut. Biaya pembongkaran mencapai Rp 15 juta
per unit sehingga pembongkaran menara ilegal berjalan perlahan.

Menurut Hari, terdapat 10 persyaratan yang harus dipenuhi para pemilik
menara BTS, di antaranya, adalah Surat Keterangan Membangun (SKM) dengan
melengkapi dokumen, seperti gambar arsitektur menara, bukti sewa menyewa
tanah, Rancangan Tata Letak Bangunan (RTLB), dan persetujuan warga.

Ganggu pelayanan

Menanggapi rencana penggabungan dan pembongkaran menara BTS, Manajer
Komunikasi PT Telkomsel Suryo Hadiyanto mengatakan, pihaknya berharap
agar Pemprov DKI tidak membongkar semua menara BTS sebelum penggabungan
menara selesai dilakukan.

Pembongkaran sebelum penggabungan akan mengganggu pelayanan pengguna
telepon seluler dan lebih jauh akan berdampak pada hubungan bisnis.

”Pada dasarnya, kami setuju dengan rencana Pemprov DKI Jakarta untuk
mengatur lokasi menara BTS. Namun, kami berharap agar menara BTS yang
akan digunakan secara bersama oleh para operator juga dapat mencakup
seluruh wilayah pelayanan. Jangan sampai penggabungan menara justru
mengganggu pelayanan operator terhadap pelanggan,” kata Suryo.

Sementara itu, Kepala Divisi Humas Indosat Adita Irawati, menyatakan
kekhawatirannya akan daya dukung menara BTS bersama terhadap sistem
pemancar yang dimiliki tiap operator.

Setiap operator membutuhkan sistem dan teknologi berbeda pada
pemancarnya. Dengan demikian, menara BTS bersama juga harus dirancang
agar cocok dengan kebutuhan setiap operator.

”Sebuah operator membutuhkan teknologi berbeda untuk sistem GSM, CDMA,
atau 3G. Jika menara BTS yang ditentukan sebagai menara bersama tidak
dapat mendukung kebutuhan teknologi tersebut, gangguan pelayanan sangat
mungkin terjadi dan bakal memengaruhi bisnis,” kata Adita. (ECA)


-- 
Surabaya Office: Tersedia ruang kantor siap pakai di kota 
Surabaya. Ukuran 50 & 12 m2. Fasilitas lengkap, 3km dari 
pusat kota. Hubungi 031-5013570, HP: 0852 3008 3510 atau
email: [EMAIL PROTECTED]


------------------------------------

If you like this list, the moderator will be thankful
if you would transfer some amounts to BCA account no.
064 100 2762. Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/warnet2000/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/warnet2000/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke