���  Desain web adalah cabang dari Desain, dan desain adalah cabang
���  dari Seni.
���  Dan karena seni itu sendiri memiliki aliran-aliran, maka sudah
���  pasti cabangnya
���  pun begitu.  Perbedaannya, seni pada desain web, sangat
���  berbatasan tipis dengan
���  bisnis.
��� Sehingga kita jadi tak peduli pada aliran.  Desain  kita, harus kita
���  sesuaikan dengan visi dan misi organisasi yang kita buatkan
���  desainnya.  Desain
���  kita berdasarkan Pesanan.
���

Tolong untuk tidak mendefinisikan sesuatu dengan cara Barbar atau kurang
kuat dasarnya. sebab akan menimbulkan pendapat baru lain dari arti dan
tujuan sesungguhnya.

Pengertian desain itu sendiri sebenarnya lahir dari suatu kebutuhan tertentu
dari consumernya, yang antara lain mempunyai tujuan utama: Menyelesaikan
Masalah, Meningkatkan kualitas hidup dan mensejahterakan manusia.
Jadi, Design lahir karena ada masalah. --> desain cenderung menggunakan
obyektifitas.

Sedangkan Seni adalah bentuk pengekspresian dari diri seniman itu dalam
wujud rupa, bunyi atau rasa. Yang dapat diapresiasi oleh orang lain.
Pendeknya, seni berawal pada subyektifitas seniman itu sendiri.

Jadi, kalau dalam suatu desain ada unsur seninya, maka bisa juga dikatakan:
Desainer menyelesaikan permasalahan , sekaligus memberikan ekspresinya
melalui karya desain tersebut. Ekspresi tersebut bisa disimpulkan sebagai
ciri khas dari si desainer.
Makanya, biasanya desainer terkenal selalu punya ciri khas / character yang
selalu hadir di karyanya, sehingga tanpa menyebut siapa desainernya,
audience dapat mengenal karya mereka dari ekspresi atau ciri khas.

WEB DESIGN:
lahir akibat kejenuhan audience atas tampilan/ keberadaan web page yang FLAT
atau garing.
Melalui pendekatan desain, masalah tersebut dicoba dipecahkan dengan
mengumpulkan hal-hal obyektif yang menjadi kriteria dan data guna
memperbaiki masalah tersebut diatas.
Ternyata langkah pemikiran yang berasal dari kejenuhan ini, mampu mendorong
perusahaan software (browser) untuk terus meningkatkan kemampuan browsernya
dengan feature ini itu, sedemikian hingga melahirkan antara lain : CSS,
DHTML, dll.

Kita menyadari bahwa menilai karya seni adalah subyektif sekali, ... maka
ada baiknya kita gunakan pendekatan secara desain (obyektif) yaitu dengan
mengembalikannya atas apa permasalahan yang di hadapi, apa yang ingin
dicapai, dll.

Jika solusi atas permasalahan pada website itu terpenuhi semua, maka dapat
dikatakan bahwa desain website itu berhasil dan baik.
Sehingga tidak lagi sulit untuk kita menilai suatu website yang berbeda-beda
visinya.
Misalnya,
WWW.DISNEY.COM bagus sekali, kenapa?  karena dia sedemikian mampu
menyelesaikan masalah yang timbul (ingat pengunjungnya anak2) mungkin
beberapa dari kita bilang itu tidak bagus, tetapi kalau kita melihat secara
TOTAL DESIGN, itu adalah website yang berhasil.

WWW.INFOSEEK.COM   bagus!  kenapa?  dia mampu menyusun sedemikian rupa apa
saja yang perlu ditampilkan bagi usernya dengan sajian yang informatif dan
membuat user bekerja secara efisien.

WWW.PENCARIAN-INFORMASI.OR.ID    gagal !  kenapa? kebalikan dengan penilaian
www.infoseek.com diatas, website ini membingungkan user, membuat user
seperti terjebak didalam dan bingung mau ke mana? sehingga lupa apa yang
sebetulnya ingin dicari di website tersebut. Tidak Efisien!

�
�
Best Regards,
�
Firmansjah Saftari
http://www.kemangnet.com <http://www.kemangnet.com>
�
"I do what I say, I say what I think, I think what I feel", Mahatma
Gandhi



Submit to 1000 search engines only 40rb http://www.submit-url.ml.org

-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
To unsubscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
To subscribe, e-mail   : [EMAIL PROTECTED]
Netika BerInternet     : [EMAIL PROTECTED]
HI-Reliability low cost web hosting service - http://www.IndoGlobal.com 



Kirim email ke