> -----Original Message-----
> From: Saftari [mailto:[EMAIL PROTECTED]]
> Sent: Friday, December 11, 1998 11:53 PM
>
> Pengertian desain itu sendiri sebenarnya lahir dari suatu
> kebutuhan tertentu
> dari consumernya, yang antara lain mempunyai tujuan utama: Menyelesaikan
> Masalah, Meningkatkan kualitas hidup dan mensejahterakan manusia.
> Jadi, Design lahir karena ada masalah. --> desain cenderung menggunakan
> obyektifitas.
Desain itu juga sebuah proses, proses untuk mengatasi masalah, bukan hanya
masalah yang ada tapi juga masalah yang bakalan muncul kemudian, dialektis
memang ...
> Sedangkan Seni adalah bentuk pengekspresian dari diri seniman itu dalam
> wujud rupa, bunyi atau rasa. Yang dapat diapresiasi oleh orang lain.
> Pendeknya, seni berawal pada subyektifitas seniman itu sendiri.
Seni juga muncul karena kemonotonan desain dalam menjawab masalah,
kenapa tombol volume dan tuning pada radio selalu lebih besar dari tombol
lainnya?
di sini rancangan seorang desainer mulai memperhatikan aspek semiotik,
maka jadilah sebuah karya seni.
> Jadi, kalau dalam suatu desain ada unsur seninya, maka bisa juga
> dikatakan:
> Desainer menyelesaikan permasalahan , sekaligus memberikan ekspresinya
> melalui karya desain tersebut. Ekspresi tersebut bisa disimpulkan sebagai
> ciri khas dari si desainer.
Seorang yang bukan seniman pun jika ia menjawab masalah selalu dengan
memperhatikan perspektif manusia bisa dianggap sebuah seni.
> Makanya, biasanya desainer terkenal selalu punya ciri khas /
> character yang
> selalu hadir di karyanya, sehingga tanpa menyebut siapa desainernya,
> audience dapat mengenal karya mereka dari ekspresi atau ciri khas.
Desainer terkenal pun jika ia membuat sebuah karya yang lain dari biasanya
bisa membuat orang bertanya-tanya sekaligus orang berusaha mencari
alasan kenapa solusi itu yang diambil
> Ternyata langkah pemikiran yang berasal dari kejenuhan ini, mampu
> mendorong
> perusahaan software (browser) untuk terus meningkatkan kemampuan
> browsernya
> dengan feature ini itu, sedemikian hingga melahirkan antara lain : CSS,
> DHTML, dll.
sebenarnya dengan teknologi yang sama seni bisa muncul secara ekspresif,
seperti http://www.fray.com
dengan teknologi yang lebih tinggi ekspresi makin kuat
contoh arsitektur/struktur bangunan pabrik di Amerika sangat ekspresif
contoh website http://www.gabocorp.com
> Kita menyadari bahwa menilai karya seni adalah subyektif sekali, ... maka
> ada baiknya kita gunakan pendekatan secara desain (obyektif) yaitu dengan
> mengembalikannya atas apa permasalahan yang di hadapi, apa yang ingin
> dicapai, dll.
awalnya sebuah kebutuhan (informasi) lalu timbul masalah terutama masalah
visual
> Jika solusi atas permasalahan pada website itu terpenuhi semua, maka dapat
> dikatakan bahwa desain website itu berhasil dan baik.
> Sehingga tidak lagi sulit untuk kita menilai suatu website yang
> berbeda-beda
> visinya.
kalau masalahnya cuma sekedar informasi protokol gopher sudah cukup,
tapi mata manusia menuntut lebih, makanya muncul protokol http
Salam,
= Jay =
Lab Komputer Desain Arsitektur
http://lkda.ar.itb.ac.id
Submit to 1000 search engines only 40rb http://www.submit-url.ml.org
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
To unsubscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
To subscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
Netika BerInternet : [EMAIL PROTECTED]
HI-Reliability low cost web hosting service - http://www.IndoGlobal.com