>Salam,
>
>Mumpung ada yang tanya, nambahin pertanyaan yah :
>
>Wednesday, April 21, 1999, 12:18:14 AM, SysOp wrote:
>S> 2. Internet Service Provider
>S> Webmaster : 1 jt per bulan.
>
>1 juta itu untuk ukuran mana ? Jakarta ? Bagaimana kalo untuk ukuran
>Jawa Timur - saya pernah merasakan jadi staf network salah satu ISP
>hanya digaji UMR tanpa tunjangan lain2 (Jamsostek), jaminan
>pesangon, bonus dsb. Paling2 tiap siang dikasih makan ala kadarnya.
rata-rata untuk ukuran Jakarta, biasanya untuk daerah itu paling
tinggi 3/4 nya, kecuali yang dari Jakarta ditugaskan ke daerah
itu udah lain ceritanya. seperti pendekar disuruh berkelana untuk
suatu misi .. :)
>Tapi ada yang bilang seorang Network Manajer cabang ISP bisa digaji 2
>juta plus tunjangan, Jamsostek, uang makan, bonus dll. Kemudian
>Network Adminnya dapat 1 juta dengan fasilitas yang sama. Sayangnya
>kalo ditanya2 nggak ada yang mau terus terang, apa betul segitu ?
kira-kira segitulah.
>Nah, yang saya tanyakan justru sebaliknya - sebuah institusi
>pendidikan akan membuka network kampus (intranet dan internet),
>kebetulan saya terlibat. Saat ini mereka bingung menentukan gaji untuk
>Network Manajer, Network Admin, Staf Network (Teknisi, Webmaster,
>Desainer / Kreatif, Programmer, DataBase / EDI) dan Staf Administrasi.
>Mengingat ini bukan lembaga bisnis (pendidikan) apakah ada perbedaan
>tingkat gaji (dibanding dengan profesional di ISP / perusahaan) ?
>Kecuali staf administrasi akan digaji sesuai karyawan administrasi
>lainnya.
hmmmmm, saya rasa beda yah .. sebab kalau untuk kampus tanggung jawab
nya tidak sebesar di ISP yang menyangkut banyak user. kalau di kampus
palingan mahasiswa/i nya mendapatkan fasilitas free karena kuliah
disitu, tapi kalau user di ISP kan bayar jadi service nya harus bener-
bener memuaskan sekali. berkerja yang tanggung jawabnya lebih besar
harus mendapat salary yang besar pula. beda kan seorang manager sama
data entry, si data entry kerjanya mati-matian mungkin sampe tuh jari
sama mata pegel, tapi si manager cuma santai duduk dimejanya tapi
tanggung jawabnya besar. ada komentar lain ?
>Yang jelas sedang diperjuangkan agar mereka ini bakal punya :
>- Satatus kontrak tanpa karier, tidak sama dengan karyawan / dosen
>- Jamsostek selama kontrak dan pesangon setelah habis kontrak
>- Uang makan dan transport (uang hadir)
>- Pembagian bonus untuk kerjasama dengan pihak lain
>- Hak mengajar (pelatihan)
>- Hak cuti 2 x setahun
ya ini boleh-boleh saja, bahkan bisa ditambahin mendapat fasilitas
seperti internet, kendaraan, dsb itu tergantung si owner aja sih .. :)
>Berapa besarnya juga masih susah menentukannya, uang hadir misalnya.
>Sebagai gambaran, di tempat saya sekali makan di Warteg 2 rebu rupiah
>minimal. Transport sekali naik Angkot 500 rupiah (PP berarti serebu).
>Kamar kost tanpa fasilitas (hanya air dan 2 biji lampu) 75 rebu / mo.
>Jadi total biaya hidup minimal 250 rebu. Idealnya tentu gaji harus
>lebih dari itu (padahal UMR di sini cuma 185 rebu).
berarti perusahaan tersebut tidak sehat alias tidak mementingkan
kebutuhan karyawan. biasanya karyawan kalau diberi fasilitas maupun
tunjangan lainnya bisa membuat semangat berkerja dan yang jelas
berkerja secara maximal pula.
>Honor pengajar di lembaga2 pendidikan komputer berkisar 5 - 15 rebu
>per jam. Sedang gaji pokok dosen yunior berkisar antara 300 - 600 rebu
>/ mo.
>
>Yang perlu dipertimbangkan : Staf Network adalah mahasiswa, part time
>namun per hari tetap dijatah 8 jam kerja / shift - namun seluruh tim
>bertanggung jawab atas network selama 24 jam. Departemen Network ini
>punya otoritas sendiri dan mempunyai lingkup kerja yang sangat luas,
>membangun intranet kampus hingga ke jurusan2, membangun infrastruktur
>MIS, mempersiapkan SDM, mengelola serta mengembangkan network secara
>teknis dan merancang isi / content network.
>
>Tolong saya diberikan "petunjuk". Jangan sampai lembaga pendidikan ini
>tak bisa menghargai "expertise" mahasiswa sendiri. Atau mungkin
>menghitung salary begini ada rumusnya sendiri ? Terima kasih.
biasanya kalau soal rumus menetapkan gaji ini HRD tugasnya
saya tidak ada komentar sebab bukan berasal dari divisi HRD .. :)
yang jelas pemberi pekerja dan si pekerja harus sama-sama
menguntungkan, jangan di pemberi pekerja memberi pekerjaan yang
tidak sesuai dengan salarynya dan sebaliknya si pekerja jangan
bermalesan dengan salary yang berlebihan.
>Best regards,
> MasTekeq mailto:[EMAIL PROTECTED]
Best Regards,
System Operator
http://www.dlanet.com
[EMAIL PROTECTED]
Betawi Indonesian Web Directory - http://senayan.betawi.net/
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
To unsubscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
To subscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
Netika BerInternet : [EMAIL PROTECTED]
UNLIMITED POP3 Account @ http://www.indoglobal.com