> terus terang , mas toekang, kayanya lebih enak sekolah programming deh
> daripada desain grafis, soalnya kalo desain bisa otodidak ato belajar
> sendiri, banyak bgt web designer yg backgrndnya IT bikin webpage bagus2,

Saya sekolah desain, tapi saya setuju pernyataan mas Herman..
masalah bagus atau buruk itu memang repot ukurannya, kalo di IT
itu patokannya bukan BAGUS atau BURUK saja, tapi BENAR atau SALAH

Pernyataan Mas Herman di atas, harusnya menjadi cambuk buat
rekan2 webdesigner yang background-nya desain, hehehehe... :)
Masih mau nyantai? di hantem sama yang lari

> sedangkan yg backgrndnya desain, selalu terbatas pada penguasaan bahasa
> program, sehingga webpage yg dibikin ngga gitu interactive(pengalaman
> pribadi)..., setuju ngga??

Sejujurnya belum ada deh sekolah design khusus webdesigner di sini.
Dari beberapa sekolah yang menyelenggarakan disiplin desain grafis , 
siswa dipersiapkan untuk desain pada media cetak dan TV. Jadi nggak
masalah juga jika mereka berkecimpung di web desain. Setuju nggak?

Sedangkan webdesigner dgn bground desain tidak bisa bahasa program,
saya pikir itu nggak masalah, sama sekali tidak masalah. Nanti kalo
dirunut lagi, bisa2 webdesainer itu harus mengerti notaris, akunting,
bahkan jadi account eksekutif buat cari klien.. whaaa :) gawat dong..
buat apa ada kerja tim?

CMIIW

- Kirim bunga untuk handaitaulan & relasi di jakarta www.indokado.com 
-- Situs sulap pertama di Indonesia http://www.impact.or.id/dmc-sulap/
To unsubscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
To subscribe, e-mail   : [EMAIL PROTECTED]
Netika BerInternet     : [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke