|
----- Original Message -----
Sent: Saturday, April 02, 2005 11:40 PM
Subject: Cahaya Hati (* Fwd: [Sains_Islami] Dibalik Sains
Modern
From: Lina Dahlan <[EMAIL PROTECTED]> Date:
Fri, 7 Jan 2005 00:14:11 -0800 (PST) Subject: [Sains_Islami] Dibalik
Sains Modern:
Dibalik Sains Modern: Perjalanan ke Arah
Wahdat al-Wujud oleh: Budhy Munawar-Rahman
"Ilmu fisika
yang baru menawarkan kepada kita dasar ilmiah untuk agama" (Michael
Talbot)
Sains itu mempunyai dua muka. Jika kita menganggap bahwa apa
yang kita saksikan dalam fenomena sains itu adalah "sebuah kenyataan yang
sempurna", maka kita akan melihat sains sebagai hanya kebenaran indrawi.
Sains pernah mengukuhkan bahwa kebenaran mutlak adalah yang didasarkan pada
panca indrawi saja. Pandangan ini disebut "saintisme". Karena itu,
pertanyaannya adalah "Apakah ada sesuatu hakikat yang berada diluar
sains?" Saintisme akan menjawab tidak ada. Kebenaran
hanyalah kebenaran material yang bisa didiskripsikan
melalui hukum-hukum sains saja.
Melawan pandangan saintisme-yang
sekarang mulai ditinggalkan orang-sangatlah menarik. Karena,
sekarang orang dapat melihat "tanda-tanda" bahwa sains bisa membawa kita
kepada sesuatu hakikat yang ada diseberang sains, yang disebut
hakikat kesatuan wujud ("kesatuan Tuhan"), atau jika kita mengikuti
bahasa teologi Islam diistilahkan sebagai hakikat Tauhid. Tentu saja,
tanda-tanda bukanlah "bukti", tetapi tetaplah merupakan "sesuatu" yang
perlu kita perhatikan.
...
Dibawah ini kita akan
membicarakan "6 tanda-tanda" yang merupakan petunjuk kepada adanya
"kesatuan wujud" itu, dan menjadi ruang pembuka hubungan yang
lebih harmonis antara sains dan agama.
1. Sesuatu itu tidaklah
seperti apa yang kita lihat pada lahiriahnya.
Salah satu dari
tugas sains adalah menunjukkan hakikat dari kenyataan. Yang menakjubkan
dari sain modern adalah kemampuannya dalam menunjukkan bhw
kenyataan tidak seperti apa yang dapat kita lihat secara langsung. Jika
kita mengatakan bahwa meja ini bersifat pejal, maka sains akan mengatakan
bahwa, pada hakikatnya tidak begitu. Sebab, jika kita bisa melihat atau
mengecilkan meja sampai apda tingkat elektron, maka yang akan kita lihat
adalah ruang kosong, rasio ruang dan materi disitu adalah, seperti bola
dan ruang permainannya. Begitu juga bila kita mengatakan bahwa meja
itu statis, sains akan mengatakan itu tidak benar karena kita akan
melihat elektron yang berkeliling memutari intinya berjuta-juta kali
dalam sesaat.
Sains menunjukkan bahwa indera kita telah memperdayakan
kita. Ini mengingatkan kita kepada pandangan tradisional keagamaan bahwa
"yang lahiriah itu mengelirukan" (our sensibilities mislead)."
Agama...mendakwa bahwa ia telah memberitahu kita tentang sesuatu alam
lain, tentang sesuatu yang tersembunyi dibalik alam yang bisa kita pegang,
lihat dan sentuh ini.
2.
(bersambung)
Yahoo! Messenger Show us what our next emoticon should look like. Join
the fun.
--------------------------------------------------------------------------------- Cahaya
Hati Mailing List
([EMAIL PROTECTED]) --------------------------------------------------------------------------------- Salurkan
ZAKAT, INFAQ/SHADAQAH anda melalui Cahaya Hati, Peduli Anak Negeri Bank
Mandiri Jkt Thamrin, Rekening No.: 103-0091565685 Bank BCA KCP Sabang,
Rekening No. : 0281319328 Telp. informasi : 021-7407234
Gabung, Keluar, Mode Pengiriman: [EMAIL PROTECTED]
Database Warga Wismamas: http://www.wismamas.tk
Yahoo! Groups Links
|