|
----- Original Message -----
Sent: Saturday, April 02, 2005 11:26 PM
Subject: Cahaya Hati (* Fwd: [Sains_Islami] Dibalik Sains Modern
(4)
From:
Lina Dahlan <[EMAIL PROTECTED]> Date:
Mon, 17 Jan 2005 22:04:48 -0800 (PST) Subject: [Sains_Islami] Dibalik
Sains Modern (4)
(4) Keutuhan yang tak
terbagi
Einstein tidak bisa menerima kenyataan kwantum yang serba
tidak pasti ini. Bagi Einstein, tidak mungkin alam diciptakan dengan aturan
yang tidak bisa diketahui. "Tuhan tidak sedang bermain dadu," katanya.
Keberatan utama Einstein terletak pada prinsip ketidakpastian. Berharap
dapat membuktikan bahwa di balik dunia kwantum yang ganjil ini, tersembunyi
kenyataan yang selaras dengan tradisi deterministic fisika klasik, maka pada
1935, Einstein, Podolsky, dan Rosen merancang sebuah percobaan untuk
membuktikan bahwa ketidakpastian kwantum tidak bersifat inhern, tetapi
disebabkan oleh tidak memadainya alat yang digunakan.
Percobaan ini
ingin memperlihatkan bahwa kita bisa mengukur posisi dan kecepatan elektron
secara serempak pada saat yang sama. Upaya ini gagal, tetapi justru
memperkuat aspek lain yang lebih menakjubkan dari dunia sub atomik, yaitu
prinsip non-lokalitas. Prinsip ini mengatakan bahwa partikel-partikel sub
atomik, dapat saling mempengaruhi secara seketika dari jarak yang jauh,
tanpa ada penyebab lokal. Seakan-akan ada interaksi yang lebih segera dari
kecepatan cahaya antara partikel-partikel itu.
Prinsip ini mempunyai
jangkauan implikasi yang sangat jauh. Jika kita dapat membayangkan alam
semesta sebagai sebuah jaringan partikel-partikel yang saling berinteraksi
dalam sebuah sistem kwantum, maka prinsip ini mengungkapkan sifat
kesalinghubungan di alam semesta. Ini merombak secara menyeluruh
pandangan klasik tentang kausalitas yang terbatas pada efek-efek
lokal.
Pada 1951, David Bohm melihat aspek lain dari percobaan
Einstein, Podolsky dan Rosen. Sambil melanjutkan keraguan Einstein perihal
prinsip ketidakpastian, David Bohm berpendapat bahwa prinsip ini muncul
hanya karena ketidakmampuan kita untuk menjelaskan sesuatu yang lebih
mendasar dari teori kwantum. Menurut Bohm, kenyataan bahwa partikel2 sub
atomik dapat berhubungan secara langsung, justru disebabkan karena adanya
kesatuan di balik realitas kwantum. Apa yang kita persepsikan sebagai
partikel2 yang terpisah dalam sebuah sistem sub atomik, sebenarnya tidak
terpisah, melainkan merupakan perluasan dari sesuatu yang lebih fundamental
pada tingkat kenyataan yang lebih tinggi. Bohm menyebut tingkat kenyataan
partikel2 itu sebagai explicate order atau perintah tersurat, sementara
realitas dasar yang merupakan sumber-sumber itu diistilahkan Bohm sebagai
implicate order atau perintah tersirat.
Huston
Smith...(bersambung)
Yahoo! Messenger Show us what our next emoticon should look like. Join
the fun.
--------------------------------------------------------------------------------- Cahaya
Hati Mailing List
([EMAIL PROTECTED]) --------------------------------------------------------------------------------- Salurkan
ZAKAT, INFAQ/SHADAQAH anda melalui Cahaya Hati, Peduli Anak Negeri Bank
Mandiri Jkt Thamrin, Rekening No.: 103-0091565685 Bank BCA KCP Sabang,
Rekening No. : 0281319328 Telp. informasi : 021-7407234
Gabung, Keluar, Mode Pengiriman: [EMAIL PROTECTED]
Database Warga Wismamas: http://www.wismamas.tk
Yahoo! Groups Links
|