----- Original Message ----- 
From: Andi Rahman 
To: TeamGaul ; Andris ; Avi 
Sent: Thursday, December 14, 2006 8:43 AM
Subject: [teamgaul] FW: [innovacommunity] Re: Fwd: HATI-HATI BELI CD & DVD DI 
MANGGA DUA!! [OOT



-----Original Message-----
From: Lingkar Nurindang [mailto:[EMAIL PROTECTED]
Sent: Thursday, December 14, 2006 7:46 AM
To: Lumyazal Kadasti; Andi Rahman
Subject: Fwd: [innovacommunity] Re: Fwd: HATI-HATI BELI CD & DVD DI MANGGA 
DUA!! [OOT




---------- Forwarded message ----------
From: davidtantris <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Dec 13, 2006 3:57 PM 
Subject: [innovacommunity] Re: Fwd: HATI-HATI BELI CD & DVD DI MANGGA DUA!! [OOT
To: [EMAIL PROTECTED]


Betul temen2 semua,

Kejadian yg hampir sama menimpa saudara sepupu saya anak Binus di 
Mangga Dua sekitar setengah tahun yg lalu kl gak salah...

Untung selamat bisa kabur jam 4 pagi di daerah Taman Mini dengan 
keadaan badan bermandikan lumpur ....

David T.

--- In [EMAIL PROTECTED] , Yunus Widjaja 
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> 
> 
> Note: forwarded message attached.
> 
> Regards, 
> 
> Yunus Widjaja (IC 023) 
> Senior Technical Support Staff 
> PT Veritas Technologies 
> Jl. Jend Sudirman Kav 51 
> Jakarta 
> Telp : +62-21-5746791
> 
> ---------------------------------
> Have a burning question? Go to Yahoo! Answers and get answers from 
real people who know.
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> ----- Forwarded by Yusniar Lubis/JKT/BankPermata/ID on 12/12/2006 
05:07 PM
> -----
> 
> [EMAIL PROTECTED]
> 
> .id To:
> [EMAIL PROTECTED]
> 
> cc: 
[EMAIL PROTECTED],
> [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED],
> 12/12/2006 05:03 [EMAIL PROTECTED],
> [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], 
> PM [EMAIL PROTECTED],
> [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED],
> [EMAIL PROTECTED],
> [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED],
> [EMAIL PROTECTED],
> [EMAIL PROTECTED]
> Subject: Fwd : 
HATI-HATI
> BELI CD & DVD DI MANGGA DUA!! 
> 
> 
> 
> 
> 
> Asalamualaikum wr. Wb.
> 
> 
> Hati-hati bila anda habis membeli cd dan dvd mangga dua karena 
sekarang ada
> modus baru pemerasan dengan mengaku sebagai polisi yg 
> 
> 
> sedang razia cd bajakan
> 
> 
> Kejadian ini terjadi pada hari Minggu, 10 Desember 2006 jam 13.30 
wib
> 
> 
> Waktu itu saya mau pulang dari mangga dua habis membeli cd2 
program desain
> (kebetulan saya hobi mendesain) dan harddisk lalu menuju stasiun 
pangeran
> jayakarta dengan berjalan kaki. Saat itu saya tidak merasa ada yang
> membututi saya, karena itu saya tidak ada perasaan curiga. Lagi 
pula saya
> terbiasa ke mangga dua bila sendiri selalu pulangnya ke stasiun 
tersebut
> dan saat itu saya Cuma memakai kaos oblong, jeans dan sandal jepit 
tanpa
> memakai jam tangan.
> 
> 
> Saat saya sedang menunggu kereta saya men-cek cd2 yg saya beli 
dengan
> bonnya takutnya ada yg tertinggal, kemudian tidak berapa lama 
kereta datang
> kemudian saya masuk dan menyusuri gerbong untuk mencari bangku 
yang kosong
> dan akhirnya ada satu bangku kosong dan saya langsung duduk 
dibangku itu
> tetapi ternyata ada bapak2 yang cukup besar yg memaksa duduk 
disebelah
> saya, saat saya masih belum curiga. 
> 
> 
> Tiba2 orang itu menanyakan apakah saya habis beli cd, saya pikir 
hanya
> pertanyaan biasa maka saya jawab iya, lalu dia meminta saya untuk
> mengeluarkan tersebut dia bialng dia ingin lihat lalu saya berikan 
dan dia
> bilang dia adalah polisi yg sedang merazia cd bajakan, saat itu ada
> temannya satu lagi yg cukup besar juga menghampiri saya. 
Sebenarnya saya
> ingin menanyaka kartu identitas kalau memang benar mereka itu 
oknum polisi,
> tapi entah kenapa saya tidak berani mungkin saya sudah di desak 2 
orang yg
> besar2 sehingga menyiutkan nyali saya. Jika saya lari nanti malah 
saya
> nanti diteriakin maling. Akhirnya oknum tersebut menahan cd saya 
dan
> meminta saya untuk membuat surat pernyataan di kantor polisi.
> 
> 
> Saat kereta berhenti di gondangdia saya diminta turun bersama 
mereka,
> ternyata ada temannya satu lagi yag ikut turun jadi total mereka 
ada 3.
> Lalu saya dibawa keluar stasiun. Anehnya saat keluar stasiun saya 
dimintai
> karcis oleh petugas tetapi oknum2 tersebut dibiarkan lewat saja, 
ini
> membuktikan kalo petugas2 tesebut sudah kenal dengan oknum2 itu. 
Sampai di
> luar stasiun tiba2 mereka menyetop taksi mirip2 bluebird, saya 
tidak
> merperhatikan taksi apa karena saat itu saya panik. Lalu saya 
disuruh masuk
> ke taksi tsb, satu duduk di depan dan saya duduk ditengah belakang 
dengan
> dihimpit oleh mereka berdua. Lalu mereka meminta supir taksi itu 
untuk ke
> arah kelapa Gading.
> 
> 
> Sepanjang perjalanan mereka menginterogasi saya layaknya seorang 
polisi dan 
> mereka bilang saya akan masuk penjara, tapi mereka tidak berbicara 
dengan
> kasar melainkan berbicara biasa saja seperti orang yg sedang 
memberi
> nasehat. Kemudian tas saya dibongkar begitu juga dengan dompet 
saya tapi
> mereka tidak mengambil apa2 dan mengembalikan lagi dompet saya. 
Akhirnya
> negosiasi dimulai dengan mereka menawarkan kalau ingin dibantu 
saya harus
> membayar sebesar Rp 5 juta. Saya katakan ya sudah kalau memang 
harus
> begitu. Saya tidak berani menolak mereka akan bawa saya ke kantor 
polisi
> tapi dalam pikiran saya nanti mereka malah membawa saya ke sutau 
tempat
> dimana nanti malah saya dilukai, saya berusaha menurti kemauan 
mereka agar
> mereka tidak mengapa2kan saya. Akhirnya salah dari mereka meminta 
kartu ATM
> dan PIN saya yang kebetulan saat itu saya sedang membawa kartu ATM 
Bank
> Permata dan lagi saya baru ingat saat itu saldonya 3 kali lebih 
banyak
> sdari yg mereka minta. Dan akhirnya taksi berhenti di gedung BNI 
di daerah
> Rawamangun sebelum Arion Plaza jika dari arah pulo gadung. Si oknum
> memutuskan untuk mengambil di ATM BNI karena tidak ada ATM permata 
di
> daerah kecuali di Arion Plaza tapi mungkin mereka tidak mau ambil 
resiko di
> tempat keramaian. Saya di dalam taksi dijaga oleh 2 orang dan satu 
orang ke
> ATM. Saya berpikir saat itu habis lah semua tabungan saya. Dan 
saya terus
> berdoa agar tidak d lukai oleh mereka.
> 
> 
> Sehabis mereka menguras ATM saya (saat itu kartu ATMnya saya minta 
kembali)
> kemudian salah satu dari mereka agak memaksa untuk menggunakan 
kartu kredit
> saya untuk dibelikan handphone tetapi saya memohon agar jangan 
digunakan
> Karena saya rasa uang dari ATM saya sudah lebih dari yang mereka 
minta dan
> benar satu dari mereka mengatakan "tidak usah lah, sudah cukup!", 
mungkin
> Karena tidak jadi menggunakan kartu kredit saya dia meminta hp 
cdma saya
> dan uang yang ada di dompet saya kalau tidak salah ada sekitar 300 
ribu dan
> saya hanya diberi ongkos pulang 10 ribu. Mungkin karena mereka 
sudah merasa
> cukup lalu saya diturunkan sebelum di perempatan pramuka.
> 
> 
> Saat itu saya bingung mau ke mana, akhirnya saya pergi ke Arion 
Plaza untuk
> mengecek sisa saldo ATM saya sekalian mau ambil buat ongkos 
pulang. Setelah
> di cek, Alhamdulillah ternyata mereka hanya bisa mengambil sekitar 
9 jutaan
> karena sebelumnya saya di mangga dua sudah menarik 900 ribuan, 
karena limit
> kartu saya satau hari Cuma bisa menarik 10 juta. Karena tidak ada 
ongkos
> buat pulang akhirnya saya menelpon teman saya dan dia mau 
menjemput saya
> dan saya memutuskan untuk menunggunya di dalam wartel karena saat 
itu saya
> masih syok dan merasa paranoid dengan keadaan di luar. Akhirnya 
teman saya
> datang barulah saya merasa lega dan aman.
> 
> 
> Dari kejadian tersebut saya berkesimpulan kalo mereka itu 
kemungkinan besar
> adalah adalah oknum2 iseng karena dari cara mereka menginterogasi 
sudah
> terlihat professional dan lagi pula kalo mereka memang penjahat 
saat di
> taksi pasti mereka langsung meminta ATM saya dan melukai atau 
mungkin saya
> bisa saja dibunuh. Dan daerah operasi mereka di mangga dua dan 
sekitarnya.
> Saat itu saya bersyukur karena saya masih sehat walafiat tanpa 
kurang
> sesuatu apapun walaupun saya harus kehilangan harta tapi saya 
ikhlaskan
> saja karena harta masih bisa di cari tapi kalau nyawa? Karena itu 
saya
> memutuskan untuk tidak melaporkan masalah ini ke polisi karena 
kemungkinan
> duit saya tidak balik malah saya keluar duit lagi. Lagi pula ini 
mungkin
> yang di Atas sedang menegur saya. 
> 
> 
> Karena itu saya sarankan :
> 
> 
> - Jika anda berpergian jangan pernah sendirian minimal ajak teman 
1 orang
> 
> 
> - Bawalah duit secukupnya
> 
> 
> - Jika harus membawa kartu ATM, bawalah yang saldonya minim
> 
> 
> - Jika keluar dari mall (bila naik kendaraan umum) awasi sekitar 
kita,
> apakah ada yang mencurigakan
> 
> 
> - Segera ke arah pos penjagaan jika memang merasa dibuntuti
> 
> 
> Mohon di sebarluaskan email ini agar tidak jatuh kembali korban2 
berikutnya
> 
> 
> Wassalam..
> 
> 
> Best Regards,
> 
> 
> Rian Rahardi
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> The contents of this e-mail and attachments are confidential and 
subject to
> legal privilege. If you are not the intended recipient, you are 
strictly
> prohibited and may be unlawful to use, copy, store, distribute, 
disclose or
> communicate any part of it to others and you are obliged to return 
it
> immediately to sender or notify us and delete the e-mail and any 
> attachments from your system. PT BANK PERMATA TBK and subsidiaries 
do not
> accept liability for loss or damage resulting from computer 
viruses. The
> integrity of e-mail across the internet cannot be guaranteed and 
PT BANK
> PERMATA TBK will not accept liability for any claims arising as a 
result of
> the use of this medium for transmissions by or to PT BANK PERMATA 
TBK.
>



 

Kirim email ke