salam,
jika ibu atut ini tak kunjung berubah. Tetap
mengandalkan 'tekanan' untuk dapat berkuasa. Juga
tidak bisa bersikap dewasa dalam berdemokrasi. Juga
tak beritikad baik untuk mau membangun banten dengan
tulus, maka satu saja doa yang kan aku lantunkan
sebagai warga dunia yg sangat biasa. "Semoga Gusti
Allah tak memberikan jalan kemudahan apapun baginya
untuk berkuasa dn mugi Gusti Allah juga segera
menegurnya, jika menunrut-NYA, itulah yg terbaik untuk
Banten.
--- Ahmad Mukhlis Yusuf <[EMAIL PROTECTED]>
wrote:
> Ruar biasa resensi buku dan ulasannya dari Teh
> Yati..
> Sebagian dr pengalaman dan perjuangan Teh Yati, sy
> turut menyaksikan sebagai adik kelas di SMA 1
> Serang, di IPB dan saat Teh Yati memimpin lembaga
> pembiayaan pasca Bank Exim. Sy sempat belajar banyak
> dari Teh Yati.
>
> Kang Heri dan Teh Yati, anda berdua ruarr biasa..
>
> Salam,
> Mukhlis Yusuf
>
> Strategy Consulting (www.strategi.co.id)
> "we speak value creation"
>
> Timah Building, Suite 201
> Jln. Iskandarsyah I/4, Jakarta 10260, Indonesia
> Phone +62-21-7247430, Facs +62-21-7245321
> email: [EMAIL PROTECTED]
> ----- Original Message -----
> From: Rumah Dunia
> To: pasar buku ; POJOK TEATER ; watan sabah ; 1001
> Buku ; INDO movie ; media care ; matabaca mata ;
> WONG BANTEN ; PUBLIKSENI ; milisrumahdunia
> Sent: Wednesday, March 08, 2006 12:38 PM
> Subject: [WongBanten] Membaca Hidupku di
> Menggenggam Dunia
>
>
> MEMBACA HIDUPKU DI MENGGENGGAM DUNIA
> Oleh Yati Nurhayati
>
> Hari Sabtu, 4 Maret kemarin, aku berkunjung ke
> Rumah Dunia, yang sedang berulangtahun keempat. Aku
> mewakili perusahaanku. Sabtu itu Rumah Dunia sungguh
> ramai. Di meja tamu, aku melihat buku terbaru karya
> Gola Gong, yang aku kenal sebagai kakak kelasku di
> SMAN 1 Serang. Aku 1 tahun di bawah dia. Aku
> mengenal Gola Gong sebagai Heri Hendrayana Harris.
> Aku membeli buku itu; Menggenggam Dunia, terbitan
> Dar! Mizan, Bandung. Aku tertarik membeli buku itu,
> karena 25% royalti pengarang disumbangkan ke kas
> Rumah Dunia.
> Malamnya aku baca buku "Menggenggam Dunia".
> Sampai aku tidur sekitar jam 1 dini hari, keasikan
> baca. Hiks.. mudah-mudahan besoknya aku tidak
> ngantuk di kantor.
> Saat membaca buku itu, tiba-tiba
> kenangan sekian tahun yang lalu melintas kembali
> dalam ingatanku. Suatu hari waktu aku kelas 1 di
> SMAN I Serang (1980 - 1983), aku tiba-tiba merasa
> sangat sedih dan ingin menangis.. Penyebabnya
> sebenarnya sepele.. Pada saat pembagian lokasi
> tempat duduk, aku kebagian di kursi paling kanan dan
> paling depan... Posisi itu adalah posisi paling
> tidak nyaman untuk aku, dan bikin aku pusing karena
> senantiasa harus melihat / melirik ke sebelah kiri
> dalam jangka waktu yang lama... dan itu semua
> karena aku sebetulnya hanya menggunakan mata kananku
> untuk melihat, sedangkan mata kiriku tidak bisa
> digunakan untuk membaca (+12), sejak tertusuk lidi
> pada waktu umurku sekitar 9 tahun. Saat itu
> tiba-tiba aku menyadari bahwa aku cacat, aku berbeda
> dengan yang lain.... Dan aku menjadi sangat sedih
> dan ingin menangis, sampai aku memberanikan diri
> untuk curhat dengan salah seorang guru di ruang BP.
>
> Dan kejadian itulah mungkin salah satu yang
> merubah pola pikirku untuk selanjutnya. Dengan
> lembut, sang guru menghiburku bahwa aku seharusnya
> bersyukur masih dikaruniai 1 mata untuk melihat
> dengan normal... Berapa banyak orang yang terpaksa
> harus kehilangan penglihatan total, atau mengalami
> cacat-cacat yang lain... tapi mereka bisa tetap
> berprestasi. Dan waktu itu guruku mengatakan:
> "Pasti kamu tahu juga ada kakak kelasmu yang
> kehilangan satu tangannya... tapi dia baik-baik
> saja, bisa belajar dan berinteraksi dengan baik!"
> Ya!! Aku ingat kakak kelasku itu, dan perkataan
> guruku saat itu sungguh menghiburku, dan aku
> bertekad, walaupun aku cacat, aku mau jadi yang
> terbaik!!
> Sang kakak kelas bertangan satu itu adalah Heri
> Hendrayana Hrris yang sekarang dikenal sebagai Gola
> Gong. Dan alhamdulillah aku pun bisa lulus SMA
> dengan nilai terbaik dan dikirim ke Bandung untuk
> mewakili Serang menerima ijazah kelulusan secara
> simbolis dari Gubernur Jawa Barat.
>
>
> [Non-text portions of this message have been
> removed]
>
>
>
> Tetap Semangat Mencintai Banten!
> Yahoo! Groups Links
>
>
> [EMAIL PROTECTED]
>
>
>
>
>
Tetap Semangat Mencintai Banten!
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/wongbanten/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/