Rakerdasus PDIP pembodohan demokrasi Rakyat Banten
    
    Setelah memenuhi undangan resmi DPP PDIP yang ditandatangani oleh  R.Adang 
Ruchiatna P selaku Ketua dan Ir.Pramono Anung W.MM selaku  Sekjen bertempat di 
lenteng Agung Jakarta (3/4). Calon Wakil Gubernur  H.Fauna Sukma Prayoga merasa 
dibodohi PDIP karena dalam Rakerdasus DPD  PDIP Banten. Tidak ada pemaparan 
visi misi masing-masing Calon. Mereka  para calon kecewa panitia langsung 
mengadakan pemilihan.
    
    Menurut H.Fauna adalah balon Cawgub yang dijagokan untuk di usung  melalui 
PDIP nantinya, mengingat H. Fauna merupakan kader lama, yang  aktif di buruh 
bersama Jacob Nuwa Wea hingga sekarang.
    
   Dewa  selaku Jubir H.Fauna menjelaskan undangan resmi Rakerdasus diterima  
sehari setelah Tim verifikasi Periode 2006-2011 DPP PDI Perjuangan  mengundang 
dan menyatakan segala persyaratan sudah lengkap. dalam  verivikasi tersebut 
H.Fauna juga sempat ditanya tentang komitmen dan  konsepnya bagaiman 
mensejahterakan rakyat Banten ke depan oleh para  petinggi partai di antaranya 
Jaeng Rana dan Tjahjo Kumolo, SH Ketua  politik dan pemenangan pemilu yang juga 
Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPR  RI.
    
    Menurut Dewa hasil rakerdasus PDIP sangat aneh, karena dilur partai  justru 
menjadi pemenagnya. Mereka tidak ada dalam struktur partai,  namun dapat 
menguasai PDIP. H.Fauna dalam komentarnya mengatakan. "Ya  itulah demokrasi ala 
mereka Bagus-bagus saja nantikan rakyat yang  menilainya. "saut H.Fauna santai. 
Dewa menyayangkan dan prihatin  pemilihan ala'rakerdasus aneh' tersebut. Pantas 
pemilu Presiden kemarin  Megawati gagal menjadi Presiden pilihan rakyat, hal 
itu membuktikan  bahwa kader-kader PDIP di daerah dapat dikendalikan dari luar 
partai  sehingga arus bawah tidak dapat berbuat banyak.
    
   Tadinya  melalui rakerdasus para Calon Wakil Gubernur Seperti H.Fauna siap  
dipasangkan dengan siapapun, namun keinginan dirinya diberikan pilihan  
berpasangan dengan Calon Gubernur(Cagub) yang benar-benar memiliki  komitmen 
dan menjalankan amanah yang diberikan oleh rakyat dan bukan  dari kalangan 
birokrat dan politikus aktif, baik dieksekutif maupun  legislatif, kandas 
dipartai yang katanya demokrasi.
    
    Tapi H.Fauna tidak kecewa, PDIP hanya salah satu jalan tunggangan  perahu 
partai. Masih banyak perahu lain yang  memiliki  hati nurani dan  cerdas 
membawa partainya, sehingga mendapat simpati rakyat.
    
    Dengan konsep baru rakerdasus tersebut tidak tahu kedepanya bagaimana.  
Karena pasangan terpilih meragukan rakyat memilih. Mungkin PDIP lupa  bahwa 
rakyat Indonesia khususnya di Banten kini lebih pintar dan kritis  dalam 
menyikapi segala permasalahan yang ada termasuk akal-akalan  partai.***

bayu sukma <[EMAIL PROTECTED]> wrote:                                           
       Partai Demokrasi Yang Tidak Demokrasi
      
  Bendera partai Berlambang Moncong Putih beruntun dan berkibar  
ditempat-tempat strategis di Propinsi Banten terutama di Kota Cilegon  dan 
berhasil menarik perhatian siapa saja yang akan melihatnya. Kala  itu memang 
sedang terjadi perhelatan demokrasi (katanya), untuk  menjaring Balon Gubernur 
dan Balon Wakil gubernur yang akan diusung  oleh partai yang dipimpin Oleh 
Megawati Soekarno Putri melalui  Rakerdasus Banten Yang di selenggarakan selama 
satu hari, dihotel yang  biasa sering digunakan oleh Pejabat, banten melakukan 
kegiatan acara.
      
      
  Masyarakat Banten dan siapa saja akan tertegun serta salut mendengar  
kegiatan ini betapa tidak ajang demokrasi dapat dilaksanakan oleh  Partai yang 
biasanya dipengaruhi oleh pimpinan Pusat (DPP yang  menentukan Calon). Apalagi 
kegiatan ini benar-benar diselenggarakan  oleh Partai yang berbasis nasionalis 
marhaen yang cukup dikenal  nilai-nilai demokrasinya dan banyak mengedepankan 
pemikiran-pemikiran  Bung karno. Masyarakat pastinya akan percaya demokrasi 
akan berjalan  seperti air mengalir tanpa ada intervensi Pusat dan politik 
uang( Jual  beli suara)oleh sekaliber partai yang menganggap Bung Karno sebagai 
 Soko Guru.
      
  Pekikan Suara Merdeka dengan keras mengumandang dengan lantang dan  tegas 
oleh petinggi partai dan pejabat yang turut membuka Rakerdasus.  Semangat itu 
memang mencirikan betapa inginnya bangsa ini merdeka dari  siapapun, orang 
bebas bersuara orang bebas berpendapat dan orang bebas  menyampaikan setiap isi 
pemikirannya di hadapan masyarakat atau kader  partai. Hal ini ternyata telah 
gagal dilakukan oleh PDI Perjuangan yang  katanya mengedepankan demokrasi. 
Namun mengapa masih digunakan  cara-cara untuk menempuh kemenangan untuk calon 
yang di jagokan.
      
    "Suara Rakyat Suara Tuhan"
    
    Salam,
    
    Tb. Bayu
    
  
    
  ---------------------------------
  Do you Yahoo!?
   Get on board. You're invited to try the new Yahoo! Mail Beta.
  
  [Non-text portions of this message have been removed]
  
  
      
                                    

                
---------------------------------
Do you Yahoo!?
 Everyone is raving about the  all-new Yahoo! Mail Beta.

[Non-text portions of this message have been removed]



Tetap Semangat Mencintai Banten! 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/wongbanten/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke