GMC-RB INSTITUTE DAN RUMAH DUNIA
  HAJATAN BANTEN MEMBACA
   
  GMC (Gong Media Cakrawala) bekerjasama dengan Radar Banten Institute (RBI) , 
Suhud Media promo, dan Rumah Dunia menggelar hajatan kolosal dan kreatif, yaitu 
”Banten Membaca: Hari Kunjung Perpustakaan Menuju Banten Literat” 8 hingga 10 
September nanti. ”Tempatnya di Rumah Dunia!” kata Firman Venayaksa, Presiden 
Rumah Dunia. ”Selain nggak usah keluar uang untuk sewa gedung, juga aura di 
Rumah Dunia memang ke arah literasi.”
  ”Banten Membaca” adalah kegiatan temu komunitas baca se-Banten,  dimana para 
pengelolanya berkumpul dan mendiskusikan segala macam keculitan serta suka-duka 
mengelola komunitas baca di tempatnya. Juga akan ada aneka lomba seperti 
mewarna dan menggambar bagi TK dan SD, menulis cerpen, menulis puisi dalam 
bahasa Jawa dan Sunda Serang, hingga diskusi pendidikan, peluncuran buku 
”Budaya Literasi di Banten”, pertunjukan seni, Islamic Book Fair, serta wakaf 
sejuta buku digelar. ”Wakaf buku ini sangat menarik dan butuh dukungan seluruh 
masyarakat Banten,” harap Gola Gong, diretuk GMC. ”Saya berharap, semua orang 
yang datang ke Banten Membaca, bisa menyumbangkan 1 buku baru atau bekas.” 
Beberapa penerbit seperti Mizan, Gema Insani, dan Gagas Media bersedia 
mendukung pameran buku.
  Abdul Malik, ketua Litbang Banten yang menaungi RBI sepakat. ”Akan ada tempat 
sampah besar. Buku itu bisa dibuang ke sana. Syukur-syukur terkumpul sejuta. 
Nanti buku-buku itu akan kami sumbangkan ke Perpusda Banten. Nanti mereka kita 
suruh untuk mendistribusikannya ke komunitas-komunitas di Banten.
  Ternyata yang lebih menarik lagi adalah, yang akan membuka acara BANEN 
MEMBACA bukan para pemimpin Banten, tapi Adi, pelajar kelas 3SD Cipocok, yang 
hingga sekarang kalau membaca masih saja mengeja. ”Kami akan memberikan sebuah 
naskah ’Banten Merdeka’; yang isinya tuntutan rakyat kepada para pemimpin di 
Banten, agar sesegera mungkin memerdekakan rakyatnya dari belenggu kemiskinan 
dan kebodohan. Dalam segala hal, apakah itu ekonomi, kebudayaan, pendidikan, 
keamanan, bahkan politik!’ tegas Gola Gong. Jadi intinya, ”Banten Membaca bukan 
diartikan orang harus melek huruf saja, tapi melek pada kehidupan!” Gong 
mengkahiri.
   
  ***
   
   
   

                        
---------------------------------
See the all-new, redesigned Yahoo.com.  Check it out.

[Non-text portions of this message have been removed]



Tetap Semangat Mencintai Banten! 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/wongbanten/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke