Terima kasih, Mas Iwan, atas artikelnya soal pernikahan Jaro Dainah dengan seorang janda. Artikel itu menambah dan memperkaya pengetahuan saya tentang Baduy, yang beberapa kali saya angkat untuk laporan di Kompas.
Sekali lagi, terima kasih. Saya tunggu artikel berikutnya tentang Baduy. Dengan akses yang luas, saya yakin, artikel sampeyan berikutnya tentang Baduy akan bermunculan. Oh ya, sekadar info (mungkin sudah banyak yang tahu), majalah "National Geographic Indonesia" mengangkat kisah perjalanan orang Baduy Dalam dalam edisinya bulan Agustus 2006. ----- Original Message ----- From: "wong banten" <[EMAIL PROTECTED]> To: <[email protected]> Sent: Thursday, August 03, 2006 3:36 AM Subject: [WongBanten] Kontroversi Pernikahan Kedua Jaro Dainah > Berita pernikahan kedua Jaro Dainah dengan seorang > janda, mulai santer terdengar sejak satu minggu lalu. > Pernikahan yang dilangsungkan Selasa, 2 Agustus lalu > ternyata mengundang kontroversi di masyarakat Baduy > sendiri. Sementara orang luar Baduy hanya bisa > menunggu apa selanjutnya yang akan terjadi. > > "Pak Iwan, kalau bisa peristiwa ini dimuat di koran > sehingga masyarakat tahu. Sebagai pimpinan Jaro Dainah > tidak pantas untuk menikah lagi dengan seorang janda", > demikian salah satu sms yang saya terima dari > seseorang warga Baduy. Disamping itu banyak juga warga > yang menyatakan keberatannya jika Dainah sebagai > pejabat melakukan hal tersebut. Dilain pihak banyak > juga yang mendukung dan memaklumi peristiwa itu. > > Sakit > Dainah telah menikah jauh sebelum dirinya dipercaya > sebagai Jaro Penghubung. Hingga kini Dainah sudah > mempunyai banyak cucu sehingga orang tidak menyangka > bahwa Dainah akan meninggalkan istri tuanya dan > menikah kembali. > > Awal terjadinya peristiwa ini dimulai setelah Dainah > memangku jabatan sebagai Pejabat Jaro. Tak lama > setelah Dainah menjabat, istrinya dihinggapi penyakit. > Berbagai jalan sudah ditempuh termasuk ke Jakarta > untuk berobat pada dokter spesialis dimana Dainah > harus merogoh kocek sebanyak dua hingga empat juta > rupiah setiap pertemuan. Selama bertahun-tahun > penyakit istrinya belum juga tampak kesembuhan. Malah > kelihatannya semakin parah. > > Hingga pada suatu saat ada yang meyarankan agar > istrinya dipisah saja karena istri Dainah memang masih > terhitung keluarga dengan Dainah. Penjelasan lebih > lanjut, dahulu kemungkinan pihak keluarga menginginkan > pernikahan tersebut dikarenakan agar apa yang sudah > dipunyai kedua keluarga tersebut tidak kemana-mana, > hingga dilaksanakanlah pernikahan itu. > > Atas hal itu dan ditambah dengan kerelaan istri > tuanya, Dainah memulangkan istri tuanya dan menikah > kembali dengan seorang janda yang terhitung masih satu > kampung. > > Manuver Manis > Dalam masyarakat adat Baduy seorang pejabat dalam hal > ini Jaro, ditabukan untuk bercerai apalagi menikah > kembali. Sehingga ada seorang warga yang sangat > kecewa, melihat peristiwa itu sebagai sesuatu yang > tidak pantas dilakukan Dainah. "Jangan sewaktu senang > saja hidup bersama, hingga sewaktu sakit dilupakan > begitu saja. Tidak adil itu namanya", ujar seorang > warga Baduy dengan berbisik. > > Ada juga yang berpendapat bahwa sakitnya istri Dainah > disebabkan oleh dilanggarnya kebiasaan masyarakat > Baduy dalam memilih pejabat. Sahdan, seorang Jaro yang > dipilih biasanya yang berasal dari kampung-kampung > sebelah timur sungai Ciujung. Sedangkan bagi yang > berasal dari kampung-kampung sebelah Barat Ciujung ada > semacam rambu yang melarang Pejabat Jaro dari daerah > itu. Termasuk Dainah yang berasal dari kampung di > sebelah barat sungai Ciujung. Warga yang berpendapat > demikian menduga penyakit istrinya disebabkan oleh > pelanggaran asal usul pengangkatan Pejabat Jaro. > > Isu itu juga kemungkinan digunakan Dainah untuk > "memulangkan" istri tuanya dengan alasan mungkin > setelah "dikembalikan", penyakit istri tuanya dapat > sembuh. > > Tapi yang menarik dari Dainah adalah manuvernya yang > melepaskan sementara waktu jabatan Jaro-nya pada saat > akan melangsungkan pernikahan keduanya. Pejabat > pelaksana sementara yang dipilih adalah seseorang yang > berasal dari Cihulu. Rencananya setelah pernikahan > berlangsung, hari Kamis tanggal 3 Agustus ini jabatan > Jaro akan diserahkan kembali pada Dainah. > > Hal ini ditempuh Dainah dengan alasan yang menikah > kembali adalah Dainah sebagai personal, bukan Dainah > sebagai Jaro, pejabat di Baduy. Sehingga hal tersebut > tidak menodai adat Baduy. > > Manusia Biasa > Apapun jabatannya, Dainah merupakan manusia biasa yang > punya keinginan dan kebutuhan. Kejadian diatas > jelas-jelas telah dipikirkan matang-matang oleh > Dainah. Kalau memang hanya "kebutuhan" saja, Dainah > bisa saja memilih seorang perawan dari desa manapun di > Baduy. Kenyataannya dengan pemikiran luas, Dainah > memilih seorang Janda, Beunyeuh dari Kaduketug yang > kenyataannya telah menjanda sebanyak tiga kali. > > Kehidupan berlangsung dinamis. Sekokoh apapun tembok > adat akan berkembang mengikuti zaman. Bukan hanya kali > ini saja Baduy harus merekam ulang adat budaya dan > peraturannya. Bukan tidak mungkin esok lusa akan > terjadi hal yang luar-biasa. > > Dalam sukuran yang diadakan di rumahnya, tidak tampak > keramaian yang luar biasa selayaknya pesta. Hanya ada > selamatan di dalam rumah dengan dihadiri beberapa > orang dekat Dainah termasuk dari Baduy dalam. Beberapa > orang terlihat sibuk mengirim hantaran. Beunyeuh yang > sudah saya kenal terlihat gembira, selalu mengumbar > senyum di belakang rumah. > > Ketika Dainah memergoki saya ada di rumah dinasnya, > langsung Dainah memerintahkan untuk menghantar kue-kue > dan minuman. Istimewa, minumannya berupa susu kental > manis yang di hidangkan hangat. Sambil tersenyum > malu-malu Dainah menerima uluran tangan saya sambil > berucap,"Keur salametan imah". *** > > __________________________________________________ > Do You Yahoo!? > Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around > http://mail.yahoo.com > > > Tetap Semangat Mencintai Banten! > Yahoo! Groups Links > > > > > > > > Tetap Semangat Mencintai Banten! Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/wongbanten/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
