"Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan. Dia telah menciptakan 
manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Paling Pemurah. Yang 
mengajar (manusia) dengan perantaraan kalam. Dia mengajarkan kepada manusia apa 
yang tidak diketahuinya" (Al-'Alaq : 1-5)
   
  *********************
  Ayat tsb diatas mendorong Umat Islam untuk pandai membaca, berfikir dan 
berkreasi. semakin banyak membaca, semakin banyak manfaat yg diperoleh. Ilmu 
akan bertambah, bahasa makin baik, dan wawasan makin luas. Bacalah alam ini. 
Bacalah AL Qur'an ini. Bacalah buku-buku ilmu pengetahuan.
  Jadi sudah barang pasti, membaca merupakan kunci pembuka untuk mempelajari 
ilmu pengetahuan.
   
  Islam sangat menghargai ilmu pengetahuan sebagaimana yg dicerminkan dalam 
wahyu pertama yang diturunkan kepada Nabi Muhammad Saw. tsb diatas. Begitu 
besar perhatian Islam terhadap ilmu pengetahuan, sehingga setiap orang Islam 
baik laki2 maupun perempuan diwajibkan untuk menuntut ilmu. Sabda Nabi : 
"Mencari ilmu itu wajib bagi setiap orang Islam laki-laki dan perempuan" (HR. 
Ibnu Abdil Bar).
  Dimanapun ilmu berada, Islam memerintahkan untuk mencarinya. Sabda Nabi : 
"Carilah ilmu meskipun di negeri Cina" (HR Ibnu 'Adi dan Baihaqi).
   
  Menuntut ilmu dalam Islam tidak berhenti pada batas usia tertentu, melainkan 
dilaksanakan seumur hidup. tegasya dalam hal menuntut ilmu tidak ada istilah 
"sudah tua". Selama hayat masih dikandung badan, manusia wajib menuntut ilmu. 
Hanya caranya saja hendaklah disesuaikan dengan keadaan dan kemampuan 
masing-masing.
  Perintah menuntut ilmu sepanjang masa ini diterangkan dalam Hadits Nabi Saw. 
"Carilah ilmu sejak buaian sampai ke liang ladah".
   
  *******
  Dengan memiliki ilmu, seseorang menjadi lebih tinggi derajatnya dibanding 
dengan yg tidak berilmu. Atau dgn kata lain, kedudukan mulia tidak akan dicapai 
kecuali dengan ilmu. 
  Firman Allah Swt. : "Niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yg beriman 
diantara kamu dan orang-orang yg diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat" (Al 
Mujadilah : 11)
  Dan firman Allah Swt. :
  "Adakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak 
mengetahui" (Az-Zumar : 9).
   
  sementara itu, penghormatan terhadap penuntut ilmu dijelaskan pula dalam 
beberapa Hadits Nabi Saw. diantaranya :
  "Tidaklah suatu kaum berkumpul disalah satu rumah Allah, sambil membaca al 
Qur'an dan mempelajarinya kecuali mereka dinaungi oleh para malaikat, mereka 
diberikan ketenangan, disirami rahmat dan selalu diingat Allah".
   
  "Sesungguhnya, malaikat akan meletakkan sayapnya (menaungi) pada pencari ilmu 
karena senang apa yg sedang dituntutnya".
   
  Menurut hadits tsb diatas, tempat-tempat majlis ilmu itu dinaungi malaikat, 
diberikan ketenangan (sakinah), disirami rahmat dan dikenang Allah di 
singgasana-Nya.
   
  Begitulah penghormatan yg diberikan kepada orang-orang yg menuntut ilmu 
pengetahuan itu.
   
  Ilmu Memperkuat Iman 
  ---------------------------------
  Ilmu pengetahuan dapat memperluas cakrawala dan memperkaya bahan pertimbangan 
dalam segala sikap dan tindakan. Keluasan wawawasan, pandangan serta kekayaan 
informasi akan membuat seseorang lebih cenderung kepada obyektivitas, kebenaran 
dan realita.
  Ilmu yg benar dapat dijadikan sarana untuk mendekatkan kebenaran dalam 
berbagai bentuk. Tentunya bagi seorang muslim, dibalik wajah-wajah kebenaran 
itu tersirat kebenaran yang mutlak adalah Allah Swt. Zat mutlak Pemilik 
Kebenaran. Dengan kata lain, ilmu yang benar mendorong seseorang beriman kepada 
Allah Swt. Zat Yang Maha Benar. Bahkan lebih dari itu, ilmu yg benar dapat pula 
memperkuat dan meningkatkan keimanan seseorang. Ilmu dapat memperkuat iman, dan 
iman melahirkan kepatuhan dan tawadhu' kepada Allah Swt.
  Firman Allah Swt. :
  "Dan agar orang-orang yg telah diberi ilmu meyakini al-Qur'an itulah yang hak 
(petunjuk yang benar) dari Tuhanmu, lalu mereka beriman dan tunduk hati mereka 
kepada-Nya" (al Hajj : 54).
   
  Dari salah satu hadits nabi yang diriwayatkan oleh Abu Daud : "Dari Abu 
Darda' berkata, saya mendengar Rasulallah Saw. bersabda : 'Kelebihan seseorang 
alim dari seseorang 'abid (banyak ibadah) seperti kelebihan bulan pada 
bintang-bintang".
   
  Menurut hadits ini orang yg berilmu melebihi dari orang yg banyak ibadah 
laksana bulan melebihi bintang-bintang. 
  Ilmu manfaatnya tidak terbatas, bukan hanya bagi pemiliknya. Tapi ia membias 
ke orang lain yg mendengarkannya atau yang membaca karya tulisnya. Sedangkan 
ibadah manfaatnya terbatas hada pada sipelakunya.
   
  Ilmu atasar dan pengaruhnya tetap abadi dan lestari selama masih ada orang 
yang memanfaatkannya, meskipun sudah beberapa ribu tahun. Tetapi orang yg 
melakukan shalat, puasa, zakat, haji, bertasbih, bertakbir dll tetap diberi 
pahala oleh Allah Swt., akan tetapi semua ini segera berakhir dengan 
berakhirnya pelaksanaan dan kegiatan.
   
  Sabda Nabi : "Jika manusia meninggal dunia, semua amalnya terputus kecuali 
tiga : sedekah jariah, ilmu yg bermanfaat dan anak saleh yg selalu mendo'akan 
kedua orang tuanya" (HR. Muslim).
   
  **********************
  (SPS * Ponpes Modern Dar El Kutub - Bayah Banten, *Ponpes Modern Danurnajjah 
- Citarik, Plb. Sukabumi * Majlis Taklim Al'afiah - Jagakarsa, Jak-Sel)
  =======================================
   
   
   
   
   

                
---------------------------------
Apakah Anda Yahoo!?
Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru!

[Non-text portions of this message have been removed]



Tetap Semangat Mencintai Banten! 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/wongbanten/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke