Niatnya pake bahasa Jawa dan Sunda tak apa-apa. Allah maha tahu.
Hanya, selama dua tahun ini saya sedang 'mempermasalahkan' susunan kalimat
bahasa Arab yang salah kaprah itu. Sebagian orang mula-mula menolak, karena
keluar dari mainstream. Tapi setelah dijelaskan, ngangguk-ngangguk.
# Taufik Munir
isnaini kh <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Terima kasih Pak Guru Taufik,
Anda lulusan pesantren ya, kok pinter banget bahasa
Arabnya?
Mungkin suatu saat kami mengundang Anda jadi guru
bahasa Arab di tempat kami. Ngomong-ngomong, gimana
kalo niatnya pake bahasa Jawa, karena gak bisa bahasa
Arab--apalagi yang nahwu-nahwu begitu!?!
Salam
--- Taufik Munir <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Setelah sholat tarawih, atau sehabis sahur banyak
> diantara kita membaca:
>
> "NAWAITU SHOUMA GHODIN 'AN ADAA'I FARDHI SYAHRI
> RAMADHAANA HAZIHIS SANATI LILLAHI TA'ALA".
>
> Artinya jelas, yaitu: "ya Allah aku niat puasa
> esok hari untuk melaksanakan puasa wajib bulan
> ramadhan pada tahun ini, karena Allah ta'ala".
>
> Apakah ada masalah? Tidak ada. Yang menjadi
> masalah adalah Nahwu atau tatabahasa yang kita
> pakai. Mengapa banyak orang membaca "Ramadhana",
> padahal jelas-jelas RAMADHANA adalah mudhof ilaih
> (yang ditumpangi). Mudhof ilaih adalah kata yang
> ditumpangi oleh kata sebelumnya yaitu SYAHRI. Setiap
> mudhoif ilaih (yang ditumpangi) jelas harus jar
> (kasrah).
>
> Jadi di sini sangat jelas niat itu harus dirubah
> lafaznya menjadi: RAMADHANI.
> "Nawaitu Shouma Ghodin 'An Adaa'i Fardhi Syahri
> RAMADHAANI Hazihis Sanati Lillahi Ta'ala".
>
> Memang ada yang beralasan bahwa RAMADHANI dibaca
> RAMADHANA karena RAMADHANI termasuk isim ghair
> munsharif (isim yang tidak menerima tanwin). Mengapa
> dia menjadi isim ghair munsharif sehingga tidak bisa
> menerima tanwin? Karena dia alami dan ziyadah
> alif-nun (kata benda dan mendapat tambahan dua huruf
> yaitu alif dan nun).
>
> Saya kira alasan itu tidak kuat, karena Ramadhani
> tadi di-idhofatkan pula pada lafaz sesudahnya, yaitu
> HAZIHIS SANATI. Karena di sini sudah tidak ada
> faktor (illat) yang mengharuskan dibaca fathah, maka
> alasan itupun gugur. Artinya, lafaz itu sudah tidak
> lagi musti dibaca fathah ketika diidofatkan. Jadi,
> yang benar adalah RAMADHANI.
>
> Tapi gak apa-apa kalau Anda tak mau ambil pusing.
> Mau ramadhana kek, ramadhani kek, yang penting bukan
> maradhona, madonna, apalagi maradhoni. :p
>
> http://religiusta.multiply.com/journal/item/89
>
> # Taufik Munir
>
>
> ---------------------------------
> Do you Yahoo!?
> Everyone is raving about the all-new Yahoo! Mail.
>
> [Non-text portions of this message have been
> removed]
>
>
>
>
>
> =============================================
> Portal PenulisLepas.com versi baru: Klik
> http://www.penulislepas.com :)
>
> Ikutan milis tanpa membuat email penuh?
> Baca solusinya di
> http://jonru.multiply.com/journal/item/253
>
> Kalau mau keluar dari milis ini, kirim email kosong
> ke [EMAIL PROTECTED] Setelah
> itu, tunggu email konfirmasi dari Yahoo! Groups.
> Balaslah email konfirmasi tersebut. Setelah itu,
> barulah keanggotaan anda terhapus.
> =============================================
>
>
> Yahoo! Groups Links
>
>
>
>
>
>
>
>
>
__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com
---------------------------------
Get your own web address for just $1.99/1st yr. We'll help. Yahoo! Small
Business.
[Non-text portions of this message have been removed]
Tetap Semangat Mencintai Banten!
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/wongbanten/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/wongbanten/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
mailto:[EMAIL PROTECTED]
mailto:[EMAIL PROTECTED]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/