Assalamu'alaikum Wr.Wb,
Miliser Wong Banten yang budiman,
Makna dari kiasan  "melihat kaca spion saat
mengendarai mobil, karena kita ingin mobil maju",
menurut pribadi saya hanya adat kesopanan ( dalam
beretika ) dan dalam arti yang lain bisa agar teratur
untuk keselamatan bersama,..( Supaya kacang tidak lupa
kulitnya...peribahsa lagi heheheh )
Awalnya dataran yang sekarang jadi Provinsi Banten ini
merupakan belantara yang dikeliling pegunungan dan
pantai, dibawah kekuasaan Kerajaan Pakuan bagian dari
Kerajaan Pajajaran, yang bahasanya "SUNDA" waktu itu.
Namun ketika Syarief Hidayatullah mengutus anaknya
Sabakingking untuk meng-islam-kan daerah kulon pada
tahun 1525 hijriah yang berpusat di Banten Girang,
maka Banten sudah masuk dalam perubahan bahasa,
sebagian memakai bahasa "jawa Cirebon" agar posisinya
lebih kuat untuk menunjang Samudra pasai maka
pemerintahan pindah ke Banten pesisir dengan membangun
Benteng Surosowan pada tahun 1526 H, dan semenjak
itulah Banten mulai ramai didatangi oleh Bangsa-bangsa
baik dari Indonesia ( Jawa dan Sumatra ) maupun dari
Bangsa Asing.
Jadi sekarang tinggal pilih mau bahasa "SUNDA" atau
bahasa "Jawa Serang hasil modifikasi dari bahasa jawa
Cirebon". kalau memakai istilah "CUT OF DATE" maka
Jawa Serang lebih pantas, tapi juga bila pake bahasa
karuhun yaitu bahasa SUNDA juga gak masalah.
Sedangkan Komunitas Rawayan yang biasa disebut orang
Baduy memang sejak jaman Kerajaan Pakuan sudah ada dan
mereka tidak mengganggu dan tidak mau diganggu.
Jadi kesimpulannya kita ini anak-anak dipersimpangan
jalan heheheheh, yang mayoritas memakai bahasa SUNDA
dan Jawa Serang. 
Pertanyaannya sekarang siapa yang bisa memilih bahasa
mana yang mau dipakai untuk bahasa Banten ????? 
( tentunya,....kita-kita yang peduli dengan kemajuan
Banten yang katanya ingin punya Jadi Diri )
Wassalam,
/dedidj 
 

    
 --- Ragil_M <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> Assallamualaikum,
>  
> Saya setuju dengan Kang Saprudin, bahwa untuk
> mencari jadi diri kita
> seperti mengenai bahasa,suku, ga perlu harus
> mengeluarkan perda,
> karena ras/suku dan bahasa sudah secara otomatis ada
> walaupun banten ga
> jadi propinsi. Kita semua sudah tahu bawa banten ada
> sebagian besar
> adalah suku sunda dan bahasanya bahasa sunda dan
> bahasa jawa pantai
> (bahasa perdagagan jaman dulu), kenapa saya sebut
> bahasa perdagangan
> karena nenek moyang kita yang sebagian hidup sebagai
> nelayan mereka
> menggunakan bahasa jawa pantai untuk memudahkan
> komunikasi antara
> wilayah banten dengan cirebon yg notabene
> menggunakan jalur laut,
> makanya bahasa mereka berbeda dengan bahasa jawa yg
> ada didaratan
> seperti di jawa tengah/timur. 
> Bahasa sunda merupakan bahasa peninggalan dari jaman
> kerajaan-kerajaan
> dahulu salah satunya adalah di banten sendiri
> terdapat satu kerajaan
> sunda tertua yg berada di Pulosari-pandeglang yaitu
> kerajaan
> Salakanagara dan bahasa sunda tersebut saya yakini
> masih terpelihara
> dengan baik oleh sebagian masyarakat kita yaitu di
> Baduy. Yang
> seharusnya menjadi konsen kita adalah kita berangkat
> dari sejarah, kalau
> kita tidak yakin akan jati diri kita, kita coba
> mengali situs kerajaan
> tersebut dan mencocokan dengan fakta sejarah apa
> betul kita adalah
> keturunan dari kerajaan salakanagara,pajajaran,demak
> dll ???. Seperti
> yang di katakan kang ahman mukhlis yusuf ada
> perumpamaan "melihat kaca
> spion saat mengendarai mobil, karena kita ingin
> mobil maju", maka
> tengoklah sejarah.
>  
> baktos,
> Ragil-urang sunda tangerang 
>  
>  


       
____________________________________________________________________________________Choose
 the right car based on your needs.  Check out Yahoo! Autos new Car Finder tool.
http://autos.yahoo.com/carfinder/

Kirim email ke