Untuk mencari tokoh untuk pemimpin kita saat ini rasanya sulit. Karena  
orangnya pasti yang muncul itu  terus. Seperti para calon walikota  saja sudah 
kasak-kusuk cari masa ke setiap kampung. Padahal kota serang  aja belum 
terbentuk. Sama juga dengan Gubernur 2012 nanti batang hidung  warna nangkanya 
sudah keliatan pada ngadu bako semua.

  
  Salam,

  ali nurdin <[EMAIL PROTECTED]> wrote:                                         
               
Kang GG,
  Seandainya kita menemukan pemuda banten yang   memenuhi kriteria tersebut, 
lalu kita dorong dia jadi gubernur banten tahun   2012, aya jaminan hanteu yen 
banten jadi   leuwih maju?
   
  Lamun aya jaminan, hayu urang teangan saha tah   jalemana. Lamun urang sarare 
bae, atuh atut-atut keneh bae anu jadi gubernur   mah....... lalanjung kana 
kula mah.
   
  Tabik. ali nurdin
   
   
      ----- Original Message ----- 
    From:     Dedi juanda   
    To: [email protected] 
    Sent: Wednesday, June 13, 2007 12:40     PM
    Subject: Re: [WongBanten] Dicari Anak     Kiyai dan Jawara
    

        Kang GG yang imut-imut, menurut saya :
No.1 s/d 3, setuju, kecerdasan     emosi dan spiritual
memang sangat diperlukan, agar bagaimana     memaknai
semua kejadian di alam semesta ini. (waktu saya ikut
ESQ Kang     Ary Ginanjar tahun 2002 di Jakarta, ESQ
merupakan Metode untuk memperkuat     TAUHID dengan cara
mengimplementasikan 6 Rukun Iman dan 5 Rukun     Islam,
memang sebaiknya Iman(Yakin) dulu baru Islam
(Action)).
No 4     dan 5, walaupun ada pengaruhnya tetapi belum jadi
jaminan. Apalagi sekarang     banyak PREMAN yang ngaku
JAWARA. Setahu saya Jawara yang asalnya dari     kata
JUARA waktu itu dipilih orang-2 yang berhati mulia
dengan diberi     bekal kedigjayaan untuk membela orang-2
yang tertindas,. SEKARANG ????????     apakah masih pantas
disebut JAWARA ?. Tapi jangan salah SEJATINYA     JAWARA
sebenarnya masih ada di BANTEN ini, beliau tidak mau
tampil     saja.
No.6 amalkan saja amal perbuatan yang baik Insya Allah
yang     namanya Ilmu bathin akan ada dengan sendirinya,
biasanya ahli tashawuf     menyebut Ilmu Laduni. (
Bukankah Mata Bathin 70X lebih tajam dari     mata
phisik..) 
No.7, tidak semua bisa karena pesantren harus     dibentuk
dari faktor lingkungan, keturunan dan Istiqomah.
No.8 Tidak     mempan dibacok ??? Astagfirullah,... apa
tidak membaca bagaimana     Rasulullah berdarah ketika
dilempar batu. Dan setahu saya ilmu seperti ini     ada
expire-nya. 
No.9 (Hobi baca) ini wajib karena surat Al-Qur'an     yang
diturunkan pertama adalah "Bacalah dengan (menyebut)
nama Rabbmu     Yang menciptakan" (QS.Al-'Alaq :1) 
No.10, Jelas ini fasilitas atau sarana     dan prasaranya
harus ada.
No.11, Jelas ini juga perlu, seperti yang     didiskusikan
Kang Ahmad Muklis di Rumah Dunia, Allah SWT     berfirman
:
"Demi masa, sesungguhnya manusia itu benar-benar
berada     dalam kerugian, kecuali orang-orang yang
beriman, dan mengerjakan amal     saleh, dan nasehat-
menasehati supaya mentaati kebenaran,     dan
nasihat-menasihati supaya menetapi kesabaran. ( QS.
Al-"Ashr :     1-3)
Dan Sabda Rasulullah : Apabila hari ini lebih buruk
dari hari     kemarin maka celakalah, Apabila hari ini
sama dengan kemaren maka rugilah,     Apabila hari ini
lebih baik dari kemaren maka beruntunglah".
No.12,     Dulur-dulur seudanteun sampun uning lamun ayun
mireungakeun babasan napeu     sing ayun dipilih, sabab
babasan niki wenteun katah, ndeuk make bahasa     sunda
karuhun geh teu kunanaon, ndeuk make bahasa jawa
serang geh teu     kunanaon, kumaha dia bae asal ulah
dilalaworakeun. 
Allahu'alam     bishawab.
Tulisan ini hanya salah satu pendapat saya yang     FAKIR.
Wassalam,
/dedi juanda


--- gongmedia cakrawala <[EMAIL PROTECTED]>
wrote:

>     Saat diskusi di Radr Banten, 9 Juni lalu, saya
> nyodorin kriteria di     bawah ini:
> 
> DICARI PEMUDA BANTEN!
> 1. Cerdas Emosi     
> 2. Cerdas Spiriutal 
> 3. Cerdas Intelektual 
> 4. Anak     Kiyai
> 5. Anak jawara
> 6. Menguasai ilmu bathin
> 7. Punya     pesantren
> 8. Tidak mempan dibacok
> 9. Hobi baca 
> 10.     Punya home library 
> 11. Kreatif dan inovatif
> 12. Bisa bahasa     Jawa Banten dan Sunda Banten
> 13. ?
> 
> Nomor 1 hingga 3     dari DR. Ahmad Muklis Yusuf. Dan
> nomor 12. Bisa bahasa Jawa Banten dan     Sunda banten
> (ini tambahan dari pesetra diskusi; Khatib Mansur
>     dari Yayasan Sengpho – Serang photo)
> 
> Diyakini figure seperti     ini bisa melawan hegemoni
> “jawara” (pake tanda kutuip). Kaerna     jawra
> sesungguhnya berhati mulia. Jawra yang sekarang
>     ngaku-ngaku sih palsu gitu lho...
> 
> APAKAH YANG BUKAN ANAK     KIYAI DAN JAWARA TIDAK
> BOLEH IKUTAN NIMBRUNG? SARAN SAYA, MENDINGAN     KITA
> YANG INDEPENDEN JADI PENASEHATNYA SAJA. ATAU, YANG
> TERUS     MELAUKKAN PERUBAHAN LEWAT WACANA/GAGASAN DI
> SETIAP DISKUSI DAN MEDIA     MASSA.
> 
> Bagaimana, dulur-dulur?
> Yang tidak bersepakat,     bawa Khong Guan ke saya.
> 
> Tetap semangat
> GG (Gong     Guan)
> 
> 
> 
> 
>     ---------------------------------
> Sick sense of humor?     Visit Yahoo! TV's Comedy with
> an Edge to see what's on, when.     

__________________________________________________________
Luggage?     GPS? Comic books? 
Check out fitting gifts for grads at Yahoo! Search
http://search.yahoo.com/search?fr=oni_on_mail&p=graduation+gifts&cs=bz


        

---------------------------------
      
No virus found in this incoming message.
Checked by AVG Free     Edition. 
Version: 7.5.472 / Virus Database: 269.8.13/843 - Release Date:     6/10/2007 
1:39 PM
  
      
                                    

       
---------------------------------
Be a better Globetrotter. Get better travel answers from someone who knows.
Yahoo! Answers - Check it out.

Kirim email ke