to be honest....cerita ringan di bawah ini bikin saya merinding bulu kuduk dan 
pgn cepet pulang ke indo....Nasionalisme yang jujur tidak seperti nasionalisme 
parpol or anggota dewan telah didemonstrasikan oleh para supporter timnas 
kita...

----- Forwarded Message ----
From: dendi ramdani <[EMAIL PROTECTED]>
To: [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]
Sent: Monday, July 16, 2007 10:06:56 AM
Subject: [PPI-G] Re: [StuNed2005] Nasionalisme Yang Tumbuh dalam Sepak Bola 
Piala Asia









  


    
            
nice story....
  mungkin reformasi harus merefleksikan apa yang terjadi di Stadion Utama 
Senayan...., bukan Senayan-nya Gedung DPR-MPR....
   
  dendi 

herry hernawan <hernawanherry@ yahoo.com> wrote:
      Ada cerita ringan oleh-oleh menyaksikan pertandingan Piala Asia antara
Indonesia VS Arab Saudi Sabtu 14 Juli 2007.
Setelah sekian lama sepak bola Indonesia identik dengan kericuhan baik
yang dipicu
 oleh supporter ataupun para pemain di lapangan
pertandingan "plus" para pengurus PSSI sendiri, akhirnya dengan
harapan Timnas Indonesia bisa berbuat sesuatu yang lebih maju dalam
percaturan sepak bola, saya ikut menyaksikan pertandingan Indonesia VS
Arab Saudi tsb.
Meskipun sudah memegang tiket sehari sebelum pertandingan, saya tetap
berangkat lebih awal yaitu sekitar pukul 16.00 meskipun pertandingan
akan dimulai pukul 19.30 WIB di SUGBK. 
Mungkin sudah lebih dari 5 tahun saya tdk pernah nonton langsung
Timnas bertanding.. . sengaja berangkat lebih awal untuk melihat
situasi dan hiruk pikuk supporter Indonesia tentunya.
Begitu sampai area SUGBK, tadinya saya berharap... mudah-mudahan
kalaupun ada kericuhan yaa nggak ricuh-ricuh amat lah, tetapi
ternyata.. hmmm... se umur-umur baru kali ini saya merasakan SUGBK
begitu hangat, hampir tak ada tanda-tanda bakal terjadi kericuhan.
Selain pasukan keamanan cukup ketat dengan hanya
 memberikan akses
pagar masuk bagi mereka yang memiliki tiket ditangan, suporter juga
bertindak cukup manis dan sebelum masuk pun sudah dicek untuk tidak
membawa botol minuman (meskipun plastik) dan juga korek api, persis
kayak pengamanan World Cup 2006, yaa ada sih yang lolos beberapa. Calo
tiket juga masih berkeliaran meskipun sembunyi-sembunyi dengan jumlah
yang relatif tidak sebanyak pertandingan2 sebelumnya, FYI di
pertandingan pembuka WC 2006 Germany antara Brazil VS Croatia pun juga
masih ada calo yang menjual tiket masuk sampai 1100 Euro... fantastis!!!
Begitu masuk stadion... penuh dengan warna merah, disitu berkumpul
Slemania, Aremania, The Jack, The Viking, dll semuanya melupakan
perbedaan dan memiliki tujuan sama: INDONESIA UNITY, kami datang
untung mendukung Timnas tercinta... Sungguh pemandangan yang
menakjubkan. ..
Sesaat sebelum pertandingan dimulai, tibalah saat menyanyikan Lagu
Kebangsaan Indonesia Raya...
 Lagu yang terakhir kali saya nyanyikan
akhir Agustus 2006 saat bertemu dengan beberapa anggota DPR yang
sedang berkunjung ke Belanda dalam rangka study CSR (Corporate Social
Responsibility) dan menemui PPI Amsterdam (hehehe.. sebenarnya sih
tujuan kita dulu mau menyelidiki dari mana sumber uang mereka ke
Belanda, apa tujuan utamanya, dan apa aja yang sebenarnya dilakukan
mereka itu), dan sebelum itu.. mungkin sudah 10 tahun lebih saya tidak
pernah menyanyikan lagu Indonesia Raya.
Di Stadion... lebih dari 80.000 orang berdiri menyanyikan lagu
Indonesia Raya dengan khidmat... Saya pikir, kekhidmatan 80 ribu orang
lebih itu benar-benar tulus dari dalam hati, jauh lebih murni rasa
cintanya dari pada saat ribuan orang mendukung Parpol dan menyanyikan
lagu Indonesia Raya, karena para suporter datang dengan suka rela...
dari Tukang Becak sampai Presiden SBY... semua satu. Ada gemuruh di
dalam dada... Inilah Nasionalisme! !!, ternyata
 lewat olah raga paling
digemari oleh rakyat Indonesia, Nasionalisme jujur itu tumbuh dan saat
itu kita merasa bangga jadi orang Indonesia!!!
Ada lagi hal yang menarik... saat Indonesia tertinggal 0-1, sontak
ketika gol Arab Saudi tercipta penonton terdiam... sekitar beberapa
menit kemudian mulai lah yel-yel Indonesia bergemuruh kembali... dan
ketika ada segelintir penonton yang mulai berperilaku buruk seperti
melempar sesuatu ke lapangan ataupun mencoba konfrontasi dengan pihak
kemanan... maka Puluhan ribu penonton dengan kompak mencemooh
"Kampungan.. Kampungan... Kampungan" otomatis si calon pembuat onar itu
mengurungkan perilaku buruknya... Indah sekali kalau hal demikian bisa
terus dibina...
Ketika Timnas menyamakan kedudukan... sontak bergemuruh seluruh isi
stadion... dan kembali yel-yel Indonesia menggema...
Saya mulai bertanya-tanya dalam hati... kita siap menang (bahkan sudah
siap arak-arakan sampai pagi kalau Timnas
 menang), namun sudah siapkah
kita menerima kekalahan?
Di menit ketiga injury time (dari 4 menit added time) babak kedua,
petaka terjadi... Arab Saudi membobol gawang Jendri Pitoy untuk kedua
kalinya... 2-1 untuk Arab Saudi. Semua terdiam, sedih? sudah pasti....
Namun kejadian yang paling menarik adalah sesaat setelah peluit akhir
berbunyi... meskipun kita kalah... meskipun wasit "agak" sering
berbuat kesalahan dan merugikan Timnas, namun penonton tetap
memberikan aplaus pada Timnas... tidak buru-buru meningalkan stadion
dan membuat kericuhan... dan tetap meneriakkan yel-yel penggugah
nasionalisme. .. Yo..ayo... Ayo Indonesia... Kuingin,... Kita harus
menang.... 
Merinding rasanya... 80 ribu orang Indonesia berbeda etnis, agama,
kedudukan, harta... semua larut dalam Nasionalisme yang satu... UNTUK
INDONESIA... .!!!!

Saya jadi berfikir... mungkin kalau Indonesia Juara Piala Asia maka
kita akan bangga
 mengatakan.. . Saya Orang Indonesia!!! 
Andai saja Indonesia Unity tidak hanya terjadi di sepak bola.... 

dan andai saja hari rabu nanti diijinkan bolos kerja untuk mendukung
Timnas hehehe.....




 
      
Fussy? Opinionated? Impossible to please? Perfect.  Join Yahoo!'s user panel 
and lay it on us.


    
  

    
    




<!--

#ygrp-mlmsg {font-size:13px;font-family:arial, helvetica, clean, sans-serif;}
#ygrp-mlmsg table {font-size:inherit;font:100%;}
#ygrp-mlmsg select, input, textarea {font:99% arial, helvetica, clean, 
sans-serif;}
#ygrp-mlmsg pre, code {font:115% monospace;}
#ygrp-mlmsg * {line-height:1.22em;}
#ygrp-text{
font-family:Georgia;
}
#ygrp-text p{
margin:0 0 1em 0;}
#ygrp-tpmsgs{
font-family:Arial;
clear:both;}
#ygrp-vitnav{
padding-top:10px;font-family:Verdana;font-size:77%;margin:0;}
#ygrp-vitnav a{
padding:0 1px;}
#ygrp-actbar{
clear:both;margin:25px 0;white-space:nowrap;color:#666;text-align:right;}
#ygrp-actbar .left{
float:left;white-space:nowrap;}
.bld{font-weight:bold;}
#ygrp-grft{
font-family:Verdana;font-size:77%;padding:15px 0;}
#ygrp-ft{
font-family:verdana;font-size:77%;border-top:1px solid #666;
padding:5px 0;
}
#ygrp-mlmsg #logo{
padding-bottom:10px;}

#ygrp-vital{
background-color:#e0ecee;margin-bottom:20px;padding:2px 0 8px 8px;}
#ygrp-vital #vithd{
font-size:77%;font-family:Verdana;font-weight:bold;color:#333;text-transform:uppercase;}
#ygrp-vital ul{
padding:0;margin:2px 0;}
#ygrp-vital ul li{
list-style-type:none;clear:both;border:1px solid #e0ecee;
}
#ygrp-vital ul li .ct{
font-weight:bold;color:#ff7900;float:right;width:2em;text-align:right;padding-right:.5em;}
#ygrp-vital ul li .cat{
font-weight:bold;}
#ygrp-vital a {
text-decoration:none;}

#ygrp-vital a:hover{
text-decoration:underline;}

#ygrp-sponsor #hd{
color:#999;font-size:77%;}
#ygrp-sponsor #ov{
padding:6px 13px;background-color:#e0ecee;margin-bottom:20px;}
#ygrp-sponsor #ov ul{
padding:0 0 0 8px;margin:0;}
#ygrp-sponsor #ov li{
list-style-type:square;padding:6px 0;font-size:77%;}
#ygrp-sponsor #ov li a{
text-decoration:none;font-size:130%;}
#ygrp-sponsor #nc {
background-color:#eee;margin-bottom:20px;padding:0 8px;}
#ygrp-sponsor .ad{
padding:8px 0;}
#ygrp-sponsor .ad #hd1{
font-family:Arial;font-weight:bold;color:#628c2a;font-size:100%;line-height:122%;}
#ygrp-sponsor .ad a{
text-decoration:none;}
#ygrp-sponsor .ad a:hover{
text-decoration:underline;}
#ygrp-sponsor .ad p{
margin:0;}
o {font-size:0;}
.MsoNormal {
margin:0 0 0 0;}
#ygrp-text tt{
font-size:120%;}
blockquote{margin:0 0 0 4px;}
.replbq {margin:4;}
-->








       
____________________________________________________________________________________
Got a little couch potato? 
Check out fun summer activities for kids.
http://search.yahoo.com/search?fr=oni_on_mail&p=summer+activities+for+kids&cs=bz
 

Kirim email ke