Hidup bola mania !!! Kira2 Indonesia lawan Korsel menang gak? Kualitas Korsel 
di atas timnas, postur tubuh Korsel unggul, stamina Korsel Ok, Skill juga Ok. 
Bukan saya mengecilkan kemampuan Timnas, tapi emang nyatanya begitu. Kita 
selalu berharap agar timnas bisa bicara di tingkat Asia maupun dunia, tapi 
pengurus PSSI selalu mendatangkan pelatih dengan kualitas pas-pasan. Kalau mau 
ada peningkatan prestasi bagi Timnas, ya datangkanlah pelatih berkaliber dunia. 
Tapi katanya PSSI  gak sanggup bayar, lantaran MAHAL. 

Modal semanagat aja deh!!! Bangkitlah dengan semangat juang tinggi, lawanlah 
Korsel petik kemenangan, kapan lagi kita bisa mengalahkan Korsel selain di 
kandang sendiri. Walaupun kalah jangan telak, cukup skor 1-0 atau 2-1.

   


----- Pesan Asli ----
Dari: Risyaf Ristiawan <[EMAIL PROTECTED]>
Kepada: [email protected]; [email protected]
Terkirim: Selasa, 17 Juli, 2007 12:50:35
Topik: Re: [WongBanten] Fw: [PPI-G] Re: [StuNed2005] Nasionalisme Yang Tumbuh 
dalam Sepak Bola Piala Asia

HIDUP INDONESIA !! HIDUP TIMNAS SEPAK BOLA !!!!!
 
Saya katakan walau banyak problematika yang mengoyak negeri ini (Indonesia), 
apapun yang terjadi saya tetap bangsa Indonesia. Nasionalisme pada dasarnya 
adalah jati diri asal. Walaupun banyak dari sekian juta penduduk Indonesia yang 
tidak bangga menjadi orang Indonesia lantaran banyak pasal yang mengoyak negeri 
ini. Tapi saya katakan bahwa suatu saat nanti, entah kapan kita akan bangga 
menjadi orang Indonesia. 
 
Banyak pakar yang mengatakan bahwa nasionalisme rakyat Indonesia sudah luntur, 
tapi ternyata nasionalisme rakyat Indonesia masih ada,  terepleksi  pada event 
Asia Cup saat ini. 
 
Akh .........urusan bicara nasionalisme itu urusan para pengamat cuaca, saya 
mah mau nongton sepak bola aja.
 
Hidup Indonesia !!! Hajar sampai benjol itu Timnas Korsel biar pulang pada 
bisulan !!!
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
----- Original Message ----
From: yosep holis <[EMAIL PROTECTED] com>
To: [EMAIL PROTECTED] ups.com
Sent: Monday, July 16, 2007 3:33:38 PM
Subject: [WongBanten] Fw: [PPI-G] Re: [StuNed2005] Nasionalisme Yang Tumbuh 
dalam Sepak Bola Piala Asia


to be honest....cerita ringan di bawah ini bikin saya merinding bulu kuduk dan 
pgn cepet pulang ke indo....Nasionalism e yang jujur tidak seperti nasionalisme 
parpol or anggota dewan telah didemonstrasikan oleh para supporter timnas 
kita...


----- Forwarded Message ----
From: dendi ramdani <dendiramdani@ yahoo.com>
To: [EMAIL PROTECTED] ups.com; ppigroningen@ yahoogroups. com
Sent: Monday, July 16, 2007 10:06:56 AM
Subject: [PPI-G] Re: [StuNed2005] Nasionalisme Yang Tumbuh dalam Sepak Bola 
Piala Asia


nice story....
mungkin reformasi harus merefleksikan apa yang terjadi di Stadion Utama 
Senayan...., bukan Senayan-nya Gedung DPR-MPR....
 
dendi 

herry hernawan <hernawanherry@ yahoo.com> wrote:
Ada cerita ringan oleh-oleh menyaksikan pertandingan Piala Asia antara
Indonesia VS Arab Saudi Sabtu 14 Juli 2007.
Setelah sekian lama sepak bola Indonesia identik dengan kericuhan baik
yang dipicu oleh supporter ataupun para pemain di lapangan
pertandingan "plus" para pengurus PSSI sendiri, akhirnya dengan
harapan Timnas Indonesia bisa berbuat sesuatu yang lebih maju dalam
percaturan sepak bola, saya ikut menyaksikan pertandingan Indonesia VS
Arab Saudi tsb.
Meskipun sudah memegang tiket sehari sebelum pertandingan, saya tetap
berangkat lebih awal yaitu sekitar pukul 16.00 meskipun pertandingan
akan dimulai pukul 19.30 WIB di SUGBK. 
Mungkin sudah lebih dari 5 tahun saya tdk pernah nonton langsung
Timnas bertanding.. . sengaja berangkat lebih awal untuk melihat
situasi dan hiruk pikuk supporter Indonesia tentunya.
Begitu sampai area SUGBK, tadinya saya berharap... mudah-mudahan
kalaupun ada kericuhan yaa nggak ricuh-ricuh amat lah, tetapi
ternyata.. hmmm... se umur-umur baru kali ini saya merasakan SUGBK
begitu hangat, hampir tak ada tanda-tanda bakal terjadi kericuhan.
Selain pasukan keamanan cukup ketat dengan hanya memberikan akses
pagar masuk bagi mereka yang memiliki tiket ditangan, suporter juga
bertindak cukup manis dan sebelum masuk pun sudah dicek untuk tidak
membawa botol minuman (meskipun plastik) dan juga korek api, persis
kayak pengamanan World Cup 2006, yaa ada sih yang lolos beberapa. Calo
tiket juga masih berkeliaran meskipun sembunyi-sembunyi dengan jumlah
yang relatif tidak sebanyak pertandingan2 sebelumnya, FYI di
pertandingan pembuka WC 2006 Germany antara Brazil VS Croatia pun juga
masih ada calo yang menjual tiket masuk sampai 1100 Euro... fantastis!!!
Begitu masuk stadion... penuh dengan warna merah, disitu berkumpul
Slemania, Aremania, The Jack, The Viking, dll semuanya melupakan
perbedaan dan memiliki tujuan sama: INDONESIA UNITY, kami datang
untung mendukung Timnas tercinta... Sungguh pemandangan yang
menakjubkan. ..
Sesaat sebelum pertandingan dimulai, tibalah saat menyanyikan Lagu
Kebangsaan Indonesia Raya... Lagu yang terakhir kali saya nyanyikan
akhir Agustus 2006 saat bertemu dengan beberapa anggota DPR yang
sedang berkunjung ke Belanda dalam rangka study CSR (Corporate Social
Responsibility) dan menemui PPI Amsterdam (hehehe.. sebenarnya sih
tujuan kita dulu mau menyelidiki dari mana sumber uang mereka ke
Belanda, apa tujuan utamanya, dan apa aja yang sebenarnya dilakukan
mereka itu), dan sebelum itu.. mungkin sudah 10 tahun lebih saya tidak
pernah menyanyikan lagu Indonesia Raya.
Di Stadion... lebih dari 80.000 orang berdiri menyanyikan lagu
Indonesia Raya dengan khidmat... Saya pikir, kekhidmatan 80 ribu orang
lebih itu benar-benar tulus dari dalam hati, jauh lebih murni rasa
cintanya dari pada saat ribuan orang mendukung Parpol dan menyanyikan
lagu Indonesia Raya, karena para suporter datang dengan suka rela...
dari Tukang Becak sampai Presiden SBY... semua satu. Ada gemuruh di
dalam dada... Inilah Nasionalisme! !!, ternyata lewat olah raga paling
digemari oleh rakyat Indonesia, Nasionalisme jujur itu tumbuh dan saat
itu kita merasa bangga jadi orang Indonesia!!!
Ada lagi hal yang menarik... saat Indonesia tertinggal 0-1, sontak
ketika gol Arab Saudi tercipta penonton terdiam... sekitar beberapa
menit kemudian mulai lah yel-yel Indonesia bergemuruh kembali... dan
ketika ada segelintir penonton yang mulai berperilaku buruk seperti
melempar sesuatu ke lapangan ataupun mencoba konfrontasi dengan pihak
kemanan... maka Puluhan ribu penonton dengan kompak mencemooh
"Kampungan.. Kampungan... Kampungan" otomatis si calon pembuat onar itu
mengurungkan perilaku buruknya... Indah sekali kalau hal demikian bisa
terus dibina...
Ketika Timnas menyamakan kedudukan... sontak bergemuruh seluruh isi
stadion... dan kembali yel-yel Indonesia menggema...
Saya mulai bertanya-tanya dalam hati... kita siap menang (bahkan sudah
siap arak-arakan sampai pagi kalau Timnas menang), namun sudah siapkah
kita menerima kekalahan?
Di menit ketiga injury time (dari 4 menit added time) babak kedua,
petaka terjadi... Arab Saudi membobol gawang Jendri Pitoy untuk kedua
kalinya... 2-1 untuk Arab Saudi. Semua terdiam, sedih? sudah pasti....
Namun kejadian yang paling menarik adalah sesaat setelah peluit akhir
berbunyi... meskipun kita kalah... meskipun wasit "agak" sering
berbuat kesalahan dan merugikan Timnas, namun penonton tetap
memberikan aplaus pada Timnas... tidak buru-buru meningalkan stadion
dan membuat kericuhan... dan tetap meneriakkan yel-yel penggugah
nasionalisme. .. Yo..ayo... Ayo Indonesia... Kuingin,... Kita harus
menang.... 
Merinding rasanya... 80 ribu orang Indonesia berbeda etnis, agama,
kedudukan, harta... semua larut dalam Nasionalisme yang satu... UNTUK
INDONESIA... .!!!!

Saya jadi berfikir... mungkin kalau Indonesia Juara Piala Asia maka
kita akan bangga mengatakan.. . Saya Orang Indonesia!!! 
Andai saja Indonesia Unity tidak hanya terjadi di sepak bola.... 

dan andai saja hari rabu nanti diijinkan bolos kerja untuk mendukung
Timnas hehehe.....






Fussy? Opinionated? Impossible to please? Perfect. Join Yahoo!'s user panel and 
lay it on us. 





Get the Yahoo! toolbar and be alerted to new email wherever you're surfing. 





Now that's room service! Choose from over 150,000 hotels 
in 45,000 destinations on Yahoo! Travel to find your fit. 



                
________________________________________________________ 
Lelah menerima spam? Surat Yahoo! mempunyai perlindungan terbaik terhadap spam. 
http://id.mail.yahoo.com/

Kirim email ke