Kaburnya Gunawan ke luar negeri yang memakai KTP Lebak dan paspor di Imigrasi 
Serang membuat petugas imigrasi sibuk..
  anehnya data nama Calvin Setya atau aliasnya gak ada..data basenya kemanain 
tuh..!
  cihuuyyy! mudah2an biang kerok di imigrasi yang mata duitan itu bisa segera 
ketangkep!
  biar kapok pok pok...
  gemes gue jadinya
   
  plok!
   
  KANTOR IMIGRASI SIBUK 
Kantor Imigrasi Serang dibuat sibuk mendengar kabar Gunawan Santosa dalam 
pelariannya sempat mendatangi kantor yang lokasinya berada di samping kantor 
Kecamatan Kota Serang. Pembunuh ini disebutkan membuat paspor di Serang untuk 
kepentingan masa pelariannya ke Singapore, Malaysia dan China. 

Gunawan Santosa mengganti nama yaitu Calvin Satya, dengan menggunakan KTP 
(Kartu Tanda Penduduk) Kabupaten Lebak, Propinsi Banten. Seorang staf Kantor 
Imigrasi Serang, mengatakan, pihaknya telah menerima informasi itu dari kantor 
Imigrasi pusat. 

"Saya telah memeriksa register pemohon paspor, tapi tak tercamtum nama itu, 
termasuk di database yang bisa di on line dari pusat. Baik atas nama Calvin 
Satya atau Kalvin Satya semuanya tak muncul di komputer. Begitu pula nama 
Satyadi Calvin atau Satyadi Kalvin tak ada, apalagi atas nama Gunawan Santosa," 
katanya. 

Sementara itu, Pemkab Lebak hingga kemarin masih belum menemukan jejak oknum 
yang membantu Gunawan Santosa untuk membuat KTP di Kabupaten Lebak."Ya, jelas 
mencarinya sulit karena tidak ditunjang data RT/RW yang mengeluarkan KTP," 
tegas Kosasih, Msi, Kabag Pemerintahan Propinsi Banten.

Lawang bagja <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
            Ode Kampung
  Dunia Kampung halaman kita
   
  Buat para imigran atau yang sedang merantau jangan kecil hati. Kampung 
halaman kita adalah dunia di mana kita berpijak. Makna kampung bagi para 
perantau sudah diperluas maknanya bukan hanya kampung sebatas tempat dilahirkan 
dan dibesarkan. Apalah artinya Tuhan menciptakan dunia dan menghamparkan isinya 
bagi manusia jika kita masih terkooptase dengan 'kampung' yang ada sawah, air, 
kebun dan nyanyian para gembala.
  Kampung kita adalah dunia ini kawan!
  dimana kita menapakkan jejak kaki maka itulah kampung yang oksigennya kita 
hirup dan airnya kita minum.
  Percayalah, jika kita masih memaknai kampung secara konvensional maka 
selamanya jiwa jiwa kita akan selalu tersekat. 
  Jabat tangan dan peluk cium untuk para petualang tangguh dimana seja berada
   
  Hidup Traveler!
   
  gotcha, losta masta
  hidupkan segermu
   
  summersession on ruwais

Rumah Dunia <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
        ODE KAMPUNG 2 berlalu.angin membawa kabarnya ke mana-mana.
  jejak-jejak kaki, kata, peluk hangat, jabat erat, terisasi di hati.
  Meninggalkan banyak kesan; manis dan pahit.
  ada nu ngajeprut kayak Kang Wawan S Husein
  ada yang bersemagnat mengepalkan tangan menriakan, "Hidup liberalisme" ala 
Hudan.
  Ada yang termnung, ada yang marah pada pmerintah...
  menggugat dominasi komunitas tertentu.
  semuanya diramu menjadi album kenangan...
  silahkan berkunjung ke www.rumahdunia.net
   
  teriring salam dan kecup cinta
  terima kasih atas dukungannya kepada semua pihak;
  koran jurnas jakarta, perpusda banten, disbudbar banten, padhiputih comm, 
gagas media, flp,  bengkel sastra pamulang, ksi, fkb, gesbica, cafe ide, kubah 
budaya, yin hua, tiga serangkai, rayakultura, dll.... tidak tebatas, semuanya 
yang berkunjung ke Rumah Dunia; dai Aceh hingga madura...
   
  mari kita berpeganan erat penuh cinta.
   
  tetap semangat mencintai kampung halaman
  Jang RuDun
    
---------------------------------
  Park yourself in front of a world of choices in alternative vehicles.
Visit the Yahoo! Auto Green Center.   




    
---------------------------------
  Get the Yahoo! toolbar and be alerted to new email wherever you're surfing.   

         

       
---------------------------------
Be a better Heartthrob. Get better relationship answers from someone who knows.
Yahoo! Answers - Check it out. 

Kirim email ke