kampung kita dimaknai dengan "bumi dipijak langit dijunjung'.
  duh, kasihannya yang nggak punya sawah di Dubai, pasir melulu... hiks..
  balik geh dia... ulah bisnis pasir bae, Jack... hahahaa....
  gg

Lawang bagja <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
            Ode Kampung
  Dunia Kampung halaman kita
   
  Buat para imigran atau yang sedang merantau jangan kecil hati. Kampung 
halaman kita adalah dunia di mana kita berpijak. Makna kampung bagi para 
perantau sudah diperluas maknanya bukan hanya kampung sebatas tempat dilahirkan 
dan dibesarkan. Apalah artinya Tuhan menciptakan dunia dan menghamparkan isinya 
bagi manusia jika kita masih terkooptase dengan 'kampung' yang ada sawah, air, 
kebun dan nyanyian para gembala.
  Kampung kita adalah dunia ini kawan!
  dimana kita menapakkan jejak kaki maka itulah kampung yang oksigennya kita 
hirup dan airnya kita minum.
  Percayalah, jika kita masih memaknai kampung secara konvensional maka 
selamanya jiwa jiwa kita akan selalu tersekat. 
  Jabat tangan dan peluk cium untuk para petualang tangguh dimana seja berada
   
  Hidup Traveler!
   
  gotcha, losta masta
  hidupkan segermu
   
  summersession on ruwais

Rumah Dunia <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
        ODE KAMPUNG 2 berlalu.angin membawa kabarnya ke mana-mana.
  jejak-jejak kaki, kata, peluk hangat, jabat erat, terisasi di hati.
  Meninggalkan banyak kesan; manis dan pahit.
  ada nu ngajeprut kayak Kang Wawan S Husein
  ada yang bersemagnat mengepalkan tangan menriakan, "Hidup liberalisme" ala 
Hudan.
  Ada yang termnung, ada yang marah pada pmerintah...
  menggugat dominasi komunitas tertentu.
  semuanya diramu menjadi album kenangan...
  silahkan berkunjung ke www.rumahdunia.net
   
  teriring salam dan kecup cinta
  terima kasih atas dukungannya kepada semua pihak;
  koran jurnas jakarta, perpusda banten, disbudbar banten, padhiputih comm, 
gagas media, flp,  bengkel sastra pamulang, ksi, fkb, gesbica, cafe ide, kubah 
budaya, yin hua, tiga serangkai, rayakultura, dll.... tidak tebatas, semuanya 
yang berkunjung ke Rumah Dunia; dai Aceh hingga madura...
   
  mari kita berpeganan erat penuh cinta.
   
  tetap semangat mencintai kampung halaman
  Jang RuDun
    
---------------------------------
  Park yourself in front of a world of choices in alternative vehicles.
Visit the Yahoo! Auto Green Center.   




    
---------------------------------
  Get the Yahoo! toolbar and be alerted to new email wherever you're surfing.   

         

       
---------------------------------
Park yourself in front of a world of choices in alternative vehicles.
Visit the Yahoo! Auto Green Center.

Kirim email ke