Siapa orangnya yang gak ngiler lihat duit. Dari pemulung hingga pejabat pasti ngiler lihat duit, gak perduli duit siluman atawa duit syetan. Apalagi model kantor imigrasi yang merupakan kantor pelayanan publik gak jauh dari "KOLUSI".
Pemulung konon katanya menurut cerita banyak orang adalah kaum marginal yang pekerjaannya kotor tapi terhormat karena tidak tercampur dengan duit haram alias bersih. Hi...hi...itu cuman cerita hikayat musang ya? Bukan menuduh atau mengeksplotir kinerja pemulung. Di rumah saya setiap naro barang yang masih layak pakai di belakang rumah selalu raib (terkecuali memang barang rongsokan yang tidak terpakai lagi). Saya menyimpan potongan pipa sisa membuat pagar samping rumah, sekitar 13 potong pipa ukuran 1,5 meter di taro di belakang rumah raib entah kemana. Yang sangat keterlaluan adalah pagar besi pintu rumah yang engselnya copot sebelah belum sempat diperbaiki, raib dihembat orang. Jemuran pakaian dari kemeja, celana panjang bahkan jemurannya sendiri yang terbuat dari stainless yang bisa disimpan di samping rumah, raib dihembat orang. TERLALU!! TERLALU!! TERALU!!! Saya penasaran setan macam apa yang bisa ngembat barang model itu. Pencuri itu belum tahu gua, lu bisa nyuri barang gua, kepala lu bisa gua curi dari kejauhan (gemas pengen nyolek kepalanya pake martil). Akhirnya ketahuan kan, setelah saya intip, ternyata setannya adalah orang yang suka bawa karung dengan gancu di tangan setiap jam 3 subuh operasinya. Ketangkap basah tanpa ba bi bu lagi "plak...plok. !!!" saya tampar pencuri itu. "Hey setan kecil, saya tidak akan marah seperti ini, jika kamu ngambilnya permisi dulu, sudah sering kali kamu bikin jengkel saya!!!' Akh dasar musang, jawabannya bikin hati melas aja "ampun pak, ampun pak, saya terpaksa melakukan ini agar anak dan isteri saya tidak kelaparan". (HE...HE...MANA ADA MALING PERMISI DULU YA "PERMISI PAK, SAYA MAU NYOLONG INI BARANG, TERIMA KASIH PAK ATAS IZINNYA". TERUS YANG PUNYA BARANG "OH SILAHKAN CURI YANG BANYAK YA, BESOK DATANG LAGI AGAR CURIAN KAMU TAMBAH BANYAK") wong gendheng kabeh. Akhirnya disuruh perginya si setan kecil itu dan saya kasih uang Rp. 75.000,- buat mengobati pipinya yang lebam kena hantaman tangan saya. "Sudah kamu cepat pergi, jangan melakukan hal semacam ini lagi ya, untung kamu mencuri disekitar rumah saya, coba kalau di rumah orang lain, mungkin kamu sudah diadukan ke polisi"!. Terus cerita masalah Gunawan. Sudah sering kali saya bilangin agar jangan pergi ke Jakarta, eh maksa aja dia ke Jakarta. Disuruh macul di sawah gak mau, katanya gak level dong. Disuruh ngebon nanam sayuran, eh gak mau, itu hasilnya gak seberapa, kecil. Disuruh membudidayakan belut, ikan gurame, itung-itung memberdayakan masyarakat gak mau juga, katanya kalau terlau jauh bergaul dengan masyarakat takut tercium aparat. Akhirnya saya suruh, kalau begitu kamu tinggal saja di dalam goa, biar aparat gak lihat kamu, katanya gak mau di dalam goa gelap dan banyak nyamuk. Saya bingung, maunya apa sih? Katanya sih ingin jadi Direktur dan tidur di hotel berbintang. Busyet si Gunawan belagu banget, udah tahu buronan masih ngimpi jadi Direktur dan nginep di hotel berbintang. Akhirnya terlaksana juga ya nginep di hotel berbintang, tinggal pilih saja mau di Hotel Cipinang, Hotel Salemba atau Hotel Nusakambangan. Ada bonusnya tiket ke alam kubur, yaitu vonis mati !!! ----- Original Message ---- From: Lawang bagja <[EMAIL PROTECTED]> To: [email protected] Sent: Wednesday, July 25, 2007 7:57:01 PM Subject: [WongBanten] kantor imigrasi Serang-sibuk Kaburnya Gunawan ke luar negeri yang memakai KTP Lebak dan paspor di Imigrasi Serang membuat petugas imigrasi sibuk.. anehnya data nama Calvin Setya atau aliasnya gak ada..data basenya kemanain tuh..! cihuuyyy! mudah2an biang kerok di imigrasi yang mata duitan itu bisa segera ketangkep! biar kapok pok pok... gemes gue jadinya plok! KANTOR IMIGRASI SIBUK Kantor Imigrasi Serang dibuat sibuk mendengar kabar Gunawan Santosa dalam pelariannya sempat mendatangi kantor yang lokasinya berada di samping kantor Kecamatan Kota Serang. Pembunuh ini disebutkan membuat paspor di Serang untuk kepentingan masa pelariannya ke Singapore, Malaysia dan China. Gunawan Santosa mengganti nama yaitu Calvin Satya, dengan menggunakan KTP (Kartu Tanda Penduduk) Kabupaten Lebak, Propinsi Banten. Seorang staf Kantor Imigrasi Serang, mengatakan, pihaknya telah menerima informasi itu dari kantor Imigrasi pusat. "Saya telah memeriksa register pemohon paspor, tapi tak tercamtum nama itu, termasuk di database yang bisa di on line dari pusat. Baik atas nama Calvin Satya atau Kalvin Satya semuanya tak muncul di komputer. Begitu pula nama Satyadi Calvin atau Satyadi Kalvin tak ada, apalagi atas nama Gunawan Santosa," katanya. Sementara itu, Pemkab Lebak hingga kemarin masih belum menemukan jejak oknum yang membantu Gunawan Santosa untuk membuat KTP di Kabupaten Lebak."Ya, jelas mencarinya sulit karena tidak ditunjang data RT/RW yang mengeluarkan KTP," tegas Kosasih, Msi, Kabag Pemerintahan Propinsi Banten. Lawang bagja <lawang.bagja@ yahoo.com> wrote: Ode Kampung Dunia Kampung halaman kita Buat para imigran atau yang sedang merantau jangan kecil hati. Kampung halaman kita adalah dunia di mana kita berpijak. Makna kampung bagi para perantau sudah diperluas maknanya bukan hanya kampung sebatas tempat dilahirkan dan dibesarkan. Apalah artinya Tuhan menciptakan dunia dan menghamparkan isinya bagi manusia jika kita masih terkooptase dengan 'kampung' yang ada sawah, air, kebun dan nyanyian para gembala. Kampung kita adalah dunia ini kawan! dimana kita menapakkan jejak kaki maka itulah kampung yang oksigennya kita hirup dan airnya kita minum. Percayalah, jika kita masih memaknai kampung secara konvensional maka selamanya jiwa jiwa kita akan selalu tersekat. Jabat tangan dan peluk cium untuk para petualang tangguh dimana seja berada Hidup Traveler! gotcha, losta masta hidupkan segermu summersession on ruwais Rumah Dunia <[EMAIL PROTECTED] com> wrote: ODE KAMPUNG 2 berlalu.angin membawa kabarnya ke mana-mana. jejak-jejak kaki, kata, peluk hangat, jabat erat, terisasi di hati. Meninggalkan banyak kesan; manis dan pahit. ada nu ngajeprut kayak Kang Wawan S Husein ada yang bersemagnat mengepalkan tangan menriakan, "Hidup liberalisme" ala Hudan. Ada yang termnung, ada yang marah pada pmerintah... menggugat dominasi komunitas tertentu. semuanya diramu menjadi album kenangan... silahkan berkunjung ke www.rumahdunia. net teriring salam dan kecup cinta terima kasih atas dukungannya kepada semua pihak; koran jurnas jakarta, perpusda banten, disbudbar banten, padhiputih comm, gagas media, flp, bengkel sastra pamulang, ksi, fkb, gesbica, cafe ide, kubah budaya, yin hua, tiga serangkai, rayakultura, dll.... tidak tebatas, semuanya yang berkunjung ke Rumah Dunia; dai Aceh hingga madura... mari kita berpeganan erat penuh cinta. tetap semangat mencintai kampung halaman Jang RuDun Park yourself in front of a world of choices in alternative vehicles. Visit the Yahoo! Auto Green Center. Get the Yahoo! toolbar and be alerted to new email wherever you're surfing. Be a better Heartthrob. Get better relationship answers from someone who knows. Yahoo! Answers - Check it out. ____________________________________________________________________________________ Park yourself in front of a world of choices in alternative vehicles. Visit the Yahoo! Auto Green Center. http://autos.yahoo.com/green_center/
