Ikut nimbrung...... emang issue pemikiran cak nur dengan islam contemporernya or boleh dibilang pluralisme dalam islam sangat menarik untuk diperdebatkan dan menjadi tambah menarik karena pemikirannya juga sering bermain di domain aqidah yang suka beliau kritisi. saya sangat setuju dengan keanekaragaman dan perbedaan dalam pemikiran...karena itu adalah sunnatullah...saya setuju dengan perbedaan dalam beragama...tetapi saya juga beberapa hal ga setuju dengan konsep pluralisme islamnya almarhum karena beliau suka memandang islam itu dalam kerangka logika berpikir...padahal naturally islam itu adalah agama wahyu bukan agama buatan manusia...sehingga ada beberapa hal yang tidak bisa dijangkau oleh logika pemikiran kita termasuk almarhum, amien rais , kang ferizal dansebagainya. Bagi saya yang awam, mending semua perbedaan khususnya dalam pemikiran islam itu dikembalikan lagi pada pedoman kita al-qur'an dan hadits.
saya ingin juga membandingkan kehidupan keluarga almarhum yang istri dan anak putrinya beliau tidak menggunakan kerudung...dari sini aja mungkin kita bisa tau adanya inkonsistensi dalam menerapkan hukum islam dikeluarganya dan kedalaman beliau dalam berislam...padahal sudah jelas dalam al'qur'an surat An-Nuur ayat 31 menyebutkan : Katakanlah kepada wanita yang beriman: hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang nampak daripadanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya, dan janganlah menampakkan kecuali kepada suami mereka dan muhrimnya........Dan bertaubatlah kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung Saya yakin beliau dan keluarganya tau tentang ayat ini...tetapi kenapa beliau dan keluarganya mengabaikan....yang notabene itu adalah ayat Allah yang tidak bisa diperdebatkan lagi kebenarannya oleh siapapun.....wallahu 'alam...... Jadi saya sangat setuju dengan rekan2 yang memposting awal issue ini supaya kita berhati-hati dengan pemikiran seseorang terutama tentang islam karena belum tentu benar pemikirannya tetapi saya juga termasuk yang menghargai pemikirannya....cuma sebatas menghargai sih...ga ngikutin....OK deh semuanya salam hangat selalu salam takzim Yosep Mohamad Holis ----- Original Message ---- From: yucca zinnia <[EMAIL PROTECTED]> To: [email protected] Sent: Sunday, August 5, 2007 12:43:01 PM Subject: Re: [WongBanten] Re: Hati-hati aduh kok gak kelar kelar ya diskusinya? capek degh....hehehe ada "tema wacana", di "diskusikan" , cari "jalan tengah yang terbaik", pendapat "berbeda beda" adalah wajar, tapi jangan main "urat"> halim hd <[EMAIL PROTECTED] com> wrote: saya setuju dengan pendapat sdr. ferizal: betapa pentingnya untuk menghormati pemikiran seseorang, dan berusaha untuk mengolahnya tanpa bersikap menjadi fanatikus dan su'udon. salam: halim hd. --- mayra <[EMAIL PROTECTED] co.id> wrote: > Tips saya untuk Kang Ferizal, baca lagi postingan > topik ini dari awal. > Saya akhiri diskusi saya di topik ini, karena semua > pertanyaan Kang Ferizal sudah ada di postigan > sebelum2nya. > Maaf kalo ada kata2 yg kurang berkenan. > > Mayra > > ----- Original Message ----- > From: Ferizal Ramli > To: [EMAIL PROTECTED] ups.com > Sent: Sunday, August 05, 2007 4:40 AM > Subject: [WongBanten] Re: Hati-hati > > > Seperti juga saya, anda itu bukan siapa-2 jika > dibandingkan dengan Cak > Nur atau Syafii Maarif atau Mustofa Bisri. Seperti > juga saya, anda > juga tidak atau belum punya karya apapun dalam > pemikiran Islam. Jangan > memaksakan diri untuk meninggikan diri sendiri, > sementara faktanya > anda (seperti juga saya) terlalu rendah kok > dibandingkan mereka. Lha > orang setinggi Syafii Maarif saja begitu santun > dan sangat menghormati > perbedaan dengan Cak Nur kok. Jadi, atas alasan > apa anda begitu galak > terhadap perbedaan? > > Kalau saya menulis begitu kritis terhadap anda > karena saya pikir itu > perlu. Atas dasar apa anda begitu berani > mengatakan bahwa Cak Nur itu > telah menyebarkan ajaran non Islam? sehingga > "wajib bagi ummat Islam > menentangnya" . > > Hanya karena Itjihad Cak Nur tidak sesuai dengan > selera anda pribadi > lalu enteng saja anda mengatakan itu ajaran non > muslim. Men-judge > kebenaran Itjihad seseorang itu bukan hak anda. > Itu hak preogratif > Allah Maha Pencipta. Jawara dan jumawa sekali > berani mengambil hak > progratif Sang Maha Pencipta. > > Jika anda tidak setuju dengan Cak Nur, silahkan > kemukakan > ketidaksetujuannya. Beri alasan yang rasional. > Percayalah, saya atau > kita semua bisa belajar dari situ dan berterima > kasih untuk itu. > Bahkan lebih dari itu kita bisa tahu sisi yang > "salah" dari pendapat > Cak Nur, tapi jangan se-enaknya men-judge bahwa > ajaran Cak Nur itu > adalah non Islam. Sekali lagi, urusan men-judge > kebenaran itu bukan > hak anda tapi hak preogratif Allah Maha Pembenar. > > Salam, > Ferizal Ramli > PS. > Tidak selalu setuju dengan pendapat Cak Nur tetapi > tetap menghormati > Itjihad-nya > > --- In [EMAIL PROTECTED] ups.com, "mayra" > <[EMAIL PROTECTED] .> wrote: > > > > Kang Ferizal, > > > > Kalau Anda bilang saya bukan siapa2 bukan > berarti saya tidak tahu > apa2, juga jangan diartikan banyak tahunya. > > > > Tulisan saya "wajib bagi ummat Islam > menentangnya" lebih bermakna > menentang = MENOLAK DALAM HATI ajaran yg > menyimpang, > > dan tetaplah berpegang pada tali Allah. Jangan > juga dianggap > menggurui, tolong kaitkan dengan email terdahulu. > > > > Maaf kalo dianggap galak, tidak ada niat itu. > Juga tidak ada niat > menyalahkan siapa2. > > > > Ferizal Ramli wrote: > > Jangan-2 setelah anda teriak nentang sana-sini, > ngomong si ini salah > > atau si itu salah dengan berbusa-busa, mulut > lantang plus kutap-kutip > > ayat Qur'an atau Hadist, tahu-2 nya anda sendiri > yang keliru =)) > > > > Comment: > > ayat Qur'an atau Hadist apa yang telah saya > kutip? > > > > Salam > > > > > > ----- Original Message ----- > > From: Ferizal Ramli > > To: [EMAIL PROTECTED] ups.com > > Sent: Saturday, August 04, 2007 9:21 PM > > Subject: [WongBanten] Re: Hati-hati > > > > > > Ah Mayra, > > > > Anda terlalu merasa benar dengan pendapat anda > pribadi. Seakan-akan > > orang lain tidak mampu melihat kebenaran selain > anda seorang. Saran > > saya banyak lah membaca. Ini tips dari saya, > sebelum anda mengadili > > orang lain salah, ada baiknya anda membaca dulu > tulisan-2 polemik > > antara Al Ghazali dan Ibnu Rusy. > > > > Percayalah, semakin anda banyak membaca akan > banyak mengambil hikmah > > atas suatu perbedaan. Diharapkan kedepan anda > tidak mudah > > mengeluarkan kata: "wajib bagi kita untuk > memnentangnya" hanya karena > > mereka berpikir berbeda dari anda. > > > > Toh, orang santun seperti Buya Syafii Maarif > (Tokoh Muhammadyah) atau > > Kyai Mustofa Bisri (Tokoh NU), bisa memaknai > secara positif perbedaan > > pemikiran dengan Cak Nur. Kok Mayra, yang karya > intelektualnya ndak > > jelas malah gualak buanget :)) > > > > Jangan-2 setelah anda teriak nentang sana-sini, > ngomong si ini salah > > atau si itu salah dengan berbusa-busa, mulut > lantang plus kutap-kutip > > ayat Qur'an atau Hadist, tahu-2 nya anda sendiri > yang keliru =)) > > > > Salam, > > Ferizal > > > > --- In [EMAIL PROTECTED] ups.com, "mayra" > <e2maza33@> wrote: > > > > > > yusuf marwoto wrote: > > > Paradigma kita dalam beragama harus dirubah. > Tidak lagi dalam > > perspektif konflik, tapi perspektif harmoni. > > > > > > comment: > > > Kalau agama Anda Islam tentu tahu Islam > menjunjung tinggi kehidupan > > yang harmonis dalam beragama. Orang Islam > dicontohkan pernah hidup > > berdampingan dengan orang Yahudi di Madinah pada > masa Nabi Muhammad > > SAW. Yang bilang Islam itu selalu berkonflik > cuma orang barat yang > > tidak tahu atau mau memfitnah Islam. > > > > > > Orang Yahudi jelas agamanya Yahudi. Orang > Kristen jelas agamanya > > Kristen. Tapi kalau orang ngakunya Islam > menyebarkan ajaran non > > Islam, wajib bagi ummat Muslim menentangnya. > > > > > > wassalam > > > > > > > > > ----- Original Message ----- > > > From: yusuf marwoto > > > To: [EMAIL PROTECTED] ups.com > > > Sent: Saturday, August 04, 2007 9:57 AM > > > Subject: Re: [WongBanten] Hati-hati > > > > > > saya setuju dengan bung achmad hidayat. > Paradigma kita dalam > > beragama harus dirubah. Tidak lagi dalam > perspektif konflik, tapi > > perspektif harmoni. Ini mendasar. Sebab kalau > terus-terusan dilihat > > dalam paradigma konflik, ya yang ada konflik > terus. Artikel ini kan > > hanya mau menyalahkan mengapa ada orang hitam > mengapa ada orang > > putih, mengapa ada orang Amerika, Indonesia, > China, Palestina, > > Yahudi, Afrika? Mengapa ada orang Islam, > kristen, katolik, Budha, > > Hindhu, animisme, dinamisme? PERBEDAAN kok > disalahkan, === message truncated === ____________ _________ _________ _________ _________ _________ _ Need a vacation? Get great deals to amazing places on Yahoo! Travel. http://travel. yahoo.com/ Sick sense of humor? Visit Yahoo! TV's Comedy with an Edge to see what's on, when. <!-- #ygrp-mlmsg {font-size:13px;font-family:arial, helvetica, clean, sans-serif;} #ygrp-mlmsg table {font-size:inherit;font:100%;} #ygrp-mlmsg select, input, textarea {font:99% arial, helvetica, clean, sans-serif;} #ygrp-mlmsg pre, code {font:115% monospace;} #ygrp-mlmsg * {line-height:1.22em;} #ygrp-text{ font-family:Georgia; } #ygrp-text p{ margin:0 0 1em 0;} #ygrp-tpmsgs{ font-family:Arial; clear:both;} #ygrp-vitnav{ padding-top:10px;font-family:Verdana;font-size:77%;margin:0;} #ygrp-vitnav a{ padding:0 1px;} #ygrp-actbar{ clear:both;margin:25px 0;white-space:nowrap;color:#666;text-align:right;} #ygrp-actbar .left{ float:left;white-space:nowrap;} .bld{font-weight:bold;} #ygrp-grft{ font-family:Verdana;font-size:77%;padding:15px 0;} #ygrp-ft{ font-family:verdana;font-size:77%;border-top:1px solid #666; padding:5px 0; } #ygrp-mlmsg #logo{ padding-bottom:10px;} #ygrp-vital{ background-color:#e0ecee;margin-bottom:20px;padding:2px 0 8px 8px;} #ygrp-vital #vithd{ font-size:77%;font-family:Verdana;font-weight:bold;color:#333;text-transform:uppercase;} #ygrp-vital ul{ padding:0;margin:2px 0;} #ygrp-vital ul li{ list-style-type:none;clear:both;border:1px solid #e0ecee; } #ygrp-vital ul li .ct{ font-weight:bold;color:#ff7900;float:right;width:2em;text-align:right;padding-right:.5em;} #ygrp-vital ul li .cat{ font-weight:bold;} #ygrp-vital a { text-decoration:none;} #ygrp-vital a:hover{ text-decoration:underline;} #ygrp-sponsor #hd{ color:#999;font-size:77%;} #ygrp-sponsor #ov{ padding:6px 13px;background-color:#e0ecee;margin-bottom:20px;} #ygrp-sponsor #ov ul{ padding:0 0 0 8px;margin:0;} #ygrp-sponsor #ov li{ list-style-type:square;padding:6px 0;font-size:77%;} #ygrp-sponsor #ov li a{ text-decoration:none;font-size:130%;} #ygrp-sponsor #nc { background-color:#eee;margin-bottom:20px;padding:0 8px;} #ygrp-sponsor .ad{ padding:8px 0;} #ygrp-sponsor .ad #hd1{ font-family:Arial;font-weight:bold;color:#628c2a;font-size:100%;line-height:122%;} #ygrp-sponsor .ad a{ text-decoration:none;} #ygrp-sponsor .ad a:hover{ text-decoration:underline;} #ygrp-sponsor .ad p{ margin:0;} o {font-size:0;} .MsoNormal { margin:0 0 0 0;} #ygrp-text tt{ font-size:120%;} blockquote{margin:0 0 0 4px;} .replbq {margin:4;} --> ____________________________________________________________________________________ Be a better Globetrotter. Get better travel answers from someone who knows. Yahoo! Answers - Check it out. http://answers.yahoo.com/dir/?link=list&sid=396545469
