Saya berpendapat, penyelenggaraan MTQ sekarang ini
adalah kebodohan, apalagi sampai menelan biaya puluhan
miliar. MTQ BUKAN HAL YANG MENDESAK. Cuma orang bodoh
seperti saya yang enggak paham skala prioritas.
Sekarang ini zaman susah. Banyak orang miskin, bahkan
banyak bunuh diri lantaran gak tahan sering kelaparan.
Banyak anak yatim yang telantar. Mengadakan pesta MTQ
pada kondisi seperti sekarang ini adalah kebiadaban.
Bejat. Bukankah Islam mengenal tiga pilar: iman,
Islam, dan ihsan? Mungkin, menyelenggarakan MTQ adalah
proyeksi dari tebalnya iman dan kepatuhan terhadap
syariat. Tapi, dalam kondisi seperti sekarang ini,
bisa diraba pengamalan ihsan mereka: payah!

--- Fuad Hasyim <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> Kang Bagja, biasanya yang gak ngaku itulah yang
> munafik tulen, hehe..becanda...
> 
> Kang Boni betul, tapi perkara munafik ini tidak cuma
> di Banten loh...Para munafikun itu kayak coca cola,
> ada dimana-mana dan kapan saja…mungkin kita
> (termasuk saya) yang lantang berteriak, “awas
> munafik”!!!, jangan2 sudah terkena juga
> virusnya….
>  
> Masih ingat kan sang ketua bidang kerohanian Golkar
> yang tertangkap kamera sedang mesum? Atau sang
> mantan Menteri agama yang duduk di kursi terdakwa
> kasus korupsi? Atau oknum2 akademisi yang lantang
> bicara tentang moral dan hidup bersih, ternyata
> tidak lebih dari tikus2 busuk…Mereka ada tapi
> seperti tak ada, seperti domba padahal serigala,
> seperti kyai padahal iblis… 
> 
> Murka dengan kejahatannya, ALLOH merasa perlu
> menghukum golongan ini dengan siksaan yang
> seberat-beratnya…."Hai Nabi, berjihadlah (melawan)
> orang-orang kafir dan orang-orang munafik itu, dan
> bersikap keraslah terhadap mereka. Tempat mereka
> ialah jahannam. Dan itu adalah tempat kembali yang
> seburuk-buruknya." (At-Taubah:73) atau Surat An-Nisa
> 145: "Sesungguhnya orang-orang munafik itu
> (ditempatkan) pada tingkatan yang paling bawah dari
> neraka. Dan kamu sekali-kali tidak akan mendapat
> seorang penolongpun bagi mereka." 
>  
> Lah! Trus MTQ gimana? Apa iya gara2 kelakukan para
> oknumnya MTQ tidak lagi penting???... Nanti segala
> hal yang sebetulnya baik jadi gak penting gara2
> mereka atau...nanti jangan2 haji juga jadi nggak
> penting gara2 para munafik bedebah itu masih
> berkeliaran di Depag atau Haji Anu ikut2an jadi Pak
> Munafik??….Hemat saya, kita harus selamatkan MTQ
> dengan cara membersihkannya dari praktek dan
> kebiasaan buruk yang menyertai
> penyelenggaraannya...tapi gimana??? 
> 
> Wass
> Fuad
> 
> ----- Pesan Asli ----
> Dari: Lawang bagja <[EMAIL PROTECTED]>
> Kepada: [email protected]
> Terkirim: Selasa, 19 Febuari, 2008 3:41:57
> Topik: RE: [WongBanten] Jawara+MTQ = Banten Munafik?
> 
> Betul kang boni,
> Kita memang semua munafik..
> kecuali aku..hik hik.hik..(munafik yah?)
> 
> Boni Triyana <boni_triyana@ yahoo.com> wrote:
> Banten itu munafik! Terlebih gubernurnya! Buat apa
> mengadakan MTQ kalau cuma untuk narsis dan dilirik
> sama orang seraya berharap orang2 yang melirik itu
> berkata: "wah...haibat yah Banten, memang
> masyarakatnya religius"...
> 
> Cih...
> 
> Lebih penting melakukan apa yang diajarkan oleh
> Al-Qur'an ketimbang cuma membacanya dalam sebuah
> perhelatan besar dengan dana dari rakyat. Bersihkan
> saja korupsi di Banten. Berantas habis kriminalitas
> ekonomi yang dilakukan oleh kelompok jawara. 
> 
> Banten memang munafik!
> 
> Coba saja kunjungi Masjid Agung Kasultanan Banten,
> saya tak tahu lagi siapa yang berkuasa di sana. Yang
> pasti rumah suci itu telah dikapitalisasikan. Setiap
> pengunjung, walaupun tak diwajibkan, terkesan
> dipaksa untuk membayar. Lihat saja para petugas
> dengan atribut agamisnya selalu memukul-mukul kotak
> sumbangan di kala kita masuk ke kompleks masjid. 
> 
> Ah...
> 
> BT
> 
> 
> 
> 
> Share life's special moments with Photo Gallery.
> Windows Live Photo Gallery 
> 
> 
> Send instant messages to your online friends
> http://uk.messenger .yahoo.com 
> 
> 
> 
> 
> Looking for last minute shopping deals? Find them
> fast with Yahoo! Search.
> 
> 
> 
>      
>
________________________________________________________
> 
> Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di
> di bidang Anda! Kunjungi Yahoo! Answers saat ini
> juga di http://id.answers.yahoo.com/



      
____________________________________________________________________________________
Be a better friend, newshound, and 
know-it-all with Yahoo! Mobile.  Try it now.  
http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ 

Kirim email ke