Kebangkitan Nasional dan Kesejahteraan Rakyat*** Konon kabarnya setelah puas berkali-kali menaikkan harga BBM, lalu lenggak-lenggok dengan gaya khas pesoleknya SBY menuju seminar memperingati 100 tahun kebangkitan Nasional" yang dihadiri oleh para pakar.
Disertai dengan senyum tebar pesonanya SBY minta para pakar terkenal seperti Prof. Onno Purbo (pakar Komputer), Prof. Ainun Naim (pakar Akuntansi), Prof. Yohanes Surya (pakar Matematika) untuk menghitung berapa lama lagi rakyat Indonesia akan hidup sejahtera... Setelah melalui perhitungan rumit, njlimet dan njelehi dengan komputer yang super canggih akhirnya keluar sebuah hasil di monitor komputer: Rakyat Indonesia akan sejahtera 100 km lagi !!!" Ketiga pakar tsb melongok. Wah, pasti ada yang salah dengan perhitungan ini. Masak pertanyaan "berapa lama lagi rakyat Indonesia sejahtera", jawaban dari komputernya: "100 km lagi", begitu kata para pakar tadi tak habis mengerti. Ketiga pakar mulai melakukan perhitungan ulang. Sayang sekali meskipun telah dihitung ulang puluhan kali, hasilnya tetap sama: "bahwa rakyat Indonesia akan sejahtera 100 km lagi!" Akhirnya, sang pakar menyerah dan memutuskan bertemu dengan Prof Damardjati Supardjar resi Filsafat Utak-atuk gatuk mantuk untuk meminta nasehat atas hasil perhitungan komputer tsb. Kalem sang Prof Resi Damardjati bilang, "Itu hasilnya komputernya sudah akurat". "Bukankah SBY dalam setiap kampanyenya selalu bilang bahwa bersama kita akan maju selangkah?", kata Sang Resi dengan bijak Salam, Ferizal Ramli *** cerita itu terinspirasi dari sebuah artikel yang saya lupa sumbernya.
