Pembukaan Temu Karya Relawan Nasional Berlangsung Semarak
 www.bantenmuda.multiply.com
 
 
  Pembukaan Temu Karya Relawan PMI di Pantai Matahari, Caritaria, Kec. Carita, 
Kab. Pandeglang, Provinsi Banten, Kamis (30/10) berlangsung semarak. Kegiatan 
yang akan berlangsung mulai 30 Oktober sampai dengan 06 November 2008 ini 
secara resmi dibuka oleh Menteri Sosial RI, Bachtiar Chamzah . Turut hadir 
Gubernur Banten Hj. Ratu Atut Chosiyah, Ketua PMI Pusat Mar’ie Muhammad, Ketua 
PMI Provinsi Banten, Hj Tatu Chasanah, Kapolda Banten, Kombes Rumiah, Bupati 
Pandeglang Dimyati Natakusumah, Ketua Panitia TKR PMI Tingkat Nasional IV 2008, 
 Hj. Airin Rachmi Diany,  serta delegasi beberapa negara sahabat.  
  Temu Karya Relawan Palang Merah Indonesia (TKR-PMI) Tingkat Nasional IV 2008 
ini diikuti 3.000 relawan yang terdiri dari anggota Korps Sukarela (KSR) dan 
Tenaga Sukarela (KSR) perwakilan dari 33 provinsi di Indonesia. Pembukaan ini 
dimulai dengan parade para relawan dari 33 provinsi dari seluruh Indonesia 
serta perwakilan reawan dari 6 negara sahabat, seperti Bangladesh, China, 
Hongkong, Belanda, Jerman dan Malaysia. Selain parade kontingen, pembukaan ini 
juga menampilkan kesenian tradisional dari Provinsi Banten.
  Dalam sambutannya, Ketua panitia, Airin mengatakan, kegiatan Temu Karya ini 
dilatarbelakangi karena PMI merupakan suatu organisasi yang besar dan mempunyai 
kapasitas dalam bidang kemanusiaan. “Selain menjalin persatuan dan kesatuan, 
TKR PMI Tingkat Nasional ini juga dimaksudkan untuk membina dan mematangkan 
pengetahuan relawan dalam hal ke-PMI-an. Tugas dan tantangan relawan ke depan 
semakin berat. Karenanya saya harap peserta bisa mengikuti kegiatan ini dengan 
serius dan konsekuen,” ujarnya.
  Hal senada diungkapkan oleh Gubernur Banten, Ratu Atut Chosiyah, “adanya 
kegiatan temu karya ini dimaksudkan agar dapat menimbulkan dampak positif serta 
strategis, selain itu akan muncul dampak persatuan dan kesatuan untuk saling 
mencintai, mehamami masing-masing kebudayaan. Sehingga kapasitas dan 
kebersamaan relawan dalam melaksanakan tugas kemanusiaan akan terus meningkat,” 
paparnya.
  Dalam kesempatan itu, Ratu Atut juga menjelaskan tentang kebanggaan Banten 
yang dalam usia mudanya dapat menyelenggarakan event besar ini.. Tidak lupa 
Atut juga memaparkan tentang daya tarik pariwisata serta potensi yang dimiliki 
Banten. Karena selain memotivasi masyarakat sekitar, kegiatan ini juga dapat 
mengangkat citra masyarakat Banten dimata nasional  
  Sementara itu Mar’ie Muhammad menuturkan bahwa kegiatan ini dapat menjadikan 
PMI lebih berperan dalam bidang kemanusiaan. “Saya berharap relawan-relawan PMI 
dapat meningkatkan perannya dalam bidang kemanusiaan, sebagai organisasi kerja 
kemanusiaan, PMI harus harus bersungguh-sungguh. PMI Banten perlu membangun 
dirinya untuk meningkatkan pelayanan secara maksimal, karena Banten juga 
mempunyai wilayah yang cukup luas. Jadikan pertemuan ini semangat untuk lebih 
keras lagi dalam kerja kemanusiaan, jadi tidak hanya jadi ajang 
kangen-kangenan,”  katanya.
  Menurut Menteri Sosial Bachtiar Hamzah, PMI harus selalu siap siaga dalam 
penanggulangan bencana dan kegiatan kemanusiaan. “Bencana merupakan salah satu 
kejadian yang tidak pernah bisa kita duga, tidak ada satu ilmu pun pengetahuan 
yang bisa memastikan kapan dengan pasti akan terjadi, untuk itu diperlukan satu 
peran penting PMI dalam membantu masyarakat,” ungkapnya.
 

 
 Radio Relawan  
  Adanya Radio Relawan selama kegiatan ini membuat TKR PMI Tingkat Nasional 
terasa berbeda. Irwan Hidayat, sekretaris PMI DKI Jakarta yang juga menjadi 
penyiar setia selalu penggemarnya bersama Reporter Indra, “ Masih bersama radio 
relawan FM. 107.7, mengudara dari arena perkemahan Temu Karya Relawan PMI 
Tingkat Nasional 2008, Pantai Matahari, Caritaria, Pandeglang, Banten. Oke, 
sebuah lagu dari Andra and the Backbone ; “sempurna”, saya persembahkan buat 
para relawan yang memang 'sempurna',” sapanya.
   
 Semarak  
 
 
  Kawasan wisata Pantai Matahari Caritaria, Kecamatan Carita, Kabupaten 
Pandeglang, Provinsi Banten seakan berubah laksana arena karnaval. Sejumlah 
kontingen yang ada di kawasan perkemahan Temu Karya Relawan PMI Tingkat 
Nasional IV Tahun 2008 menata dan menghias kavling mereka  masing-masing Setiap 
kontingen berupaya menunjukkan ciri khas daerahnya. PMI daerah Banten membangun 
gapura “Kaibon” (pintu gerbang Keraton Kaibon). Sementara DKI Jakarta 
menghadirkan Ondel-Ondel dan rumah adat Betawi.  
  Di perkemahan Jawa Barat, tokoh Punakawan dari Karang Tumaritis “Dewala” siap 
menyapa “Wilujeng Sumping”. Sedangkan Bali, menampilkan pintu gerbang yang 
dihiasi janur yang sebagian dibungkus kain khas Bali. Di pintu masuk sudah 
menanti alat musik tradisional beserta pemainnya.
  Berbeda dengan yang ditampilkan Kontingen Jawa Tengah. Mereka menyusun kaleng 
bekas minuman ringan membentuk Logo Palang Merah Indonesia “raksasa”. Dua buah 
pohon kelapa yang terdapat di kavling area PMI Jateng, rupa-rupanya 
dimanfaatkan untuk menjadi penyangga logo PMI.
  Pantai Matahari, Caritaria menjadi semarak oleh perkemahan disepanjang areal 
tersebut. Banyak budaya dapat kita saksikan dalam Temu Karya Relawan ini, 
beragam dalam persatuan dan kesatuan. Dari Banten mereka Bersama untuk 
Kemanusiaan. (*)
 --
 Wira Pratama – 0856.871.9768
 BANTEN MUDA  diGital MagaZine
 Jl. Trip K Jamaksari No. 1 Serang 42118
 MP: www.bantenmuda.multiply.com
 FS: www.friendster.com/bantenmudamagazine
 WB: www.bantenmuda.com (still prepare)
 
 
 
       
---------------------------------
  Dapatkan nama yang Anda sukai!  
Sekarang Anda dapat memiliki email di @ymail.com dan @rocketmail.com.

Kirim email ke