Kalau bicara menurut batasan2 agama, jelas tindakan Amrozi cs adalah salah 
kaprah. Namun kalau bicara ke masalah politik. saya yakin bahwa Amrozi cs 
adalah korban konspirasi Global. Pra meledaknyanya bom di Sari Club, 
menurut kabar dan berita dari orang-orang ada sebuah Kapal Perang Amerika 
sedang berlabuh.  Entah apa yang dilakukan oleh awak kapal tersebut, karena 
tidak lama kemudian bom meledak BOOOOMMMMM !!!!!!!!!!! 
POLRI Sigap dengan memburu para pelaku peledakan. Tidak lama kemudian pelakunya 
tertangkap yaitu Amrozi cs.

Apakah anda yakin kemampuan otak Amrozi cs dalam merakin bom berdaya ledak 
tinggi seperti ledakan di Sari Club Bali itu?  Menurut para pengamat militer 
daya ledak yang terjadi di Sari Club adalah sejenis bom nuklir mikro. Di dunia 
ini yang memproduksi senjata jenis ini adalah Israel si Yahudi Kadal buntung.  

Nah Indonesia sebagai negara yang masuk dalam konspriasi global melalui 
pembentukan Datasemen 88 yang didanai oleh Amerika dan instruktu2nya dari FBI 
dan CIA perlu dilacak. 

Siapa yang mau melacak? Jangan2 orang yang mau melacak atau mencari fakta 
kebenaran belum2 sudah dicap TERORIS.

 




________________________________
Dari: iip umar rifai <[EMAIL PROTECTED]>
Kepada: [email protected]
Terkirim: Kamis, 20 November, 2008 10:28:56
Topik: [WongBanten] Memahami Amrozi





http://mubarok- institute. blogspot. com/2008/ 11/memahami- amrozi.html

Amrozi dan dua temannya sudah dieksekusi dan sudah berada di alam sana. Apakah 
ia diterima Tuhan sebagai pembunuh atau pejuang tidak ada yang bisa 
mengkomfirmasi. Tetapi perdebatan tentang Amrozi sejak ia menerima vonis 
hukuman mati dengan tersenyum hingga pelaksanaan eksekusi mati yang terkesan 
tertunda-tunda, bahkan pada bagaimana ekpressi masyarakat mengantar ke liang 
kubur masih meninggalkan kesan kontroversi, sesungguhnya Amrozi dan 
kawan-kawannya itu pelaku terorisme atau korban konspirasi global Negara Barat 
khususnya Amerika (dan Israel) berkaitan dengan politik hegemoni sumber energi. 
Hingga kini, yang belum terjawab tuntas dari fakta lapangan adalah , benarkah 
bom Bali yang sangat dahsyat dan "bernuklir" itu produk rakitan Amrozi ? Jika 
iya,maka betapa luar biasanya kepandaian Amrozi yang menyamai Amerika, Jerman, 
dan Israel, yang sudah barang tentu menjadi lebih hebat dibanding Pindad. 
Sampai hari ini belum ada yang bisa menjelaskan hal ini
 dengan argument yang logis. Jika bom dahsyat itu bukan produk Amrozi,lalu 
siapa yang naroh disitu,numpang dua bom rakitan Amrozi ?

Bagi orang yang sudah biasa menggunakan logika spionase, mudah saja menjawab 
pertanyaan itu, karena infiltrasi dalam aksi spionase merupakan hal yang lumrah 
dan bahkan wajib. Jejak teror dalam perang spionase selalu dicitrakan sebagai 
perbuatan musuhnya, yang hasilnya akan digunakan sebagai pembenaran atas aksi 
balasan terbuka dalam skala besar.

OK, Amrozi sudah almarhum, tapi mari kita coba untuk memahami, siapa 
sesunguhnya Amrozi dan mengapa ia menjadikan Bali sebagai sasaran tembakan 
aksinya. Ketika saya dikukuhkan sebagai gurubesar Psikologi Islam di Fakultas 
Psikologi UIN , kebetulan saya menulis pidato dengan judul, Pencegahan 
Terorisme dengan Pendekatan Indigenous Psychology. Tak disangka, pasca pidato 
pengukuhan saya banyak sekali dihubungi orang berkaitan dengan terorisme. Saya 
jadi kenal pak Arsyad Mbay dari desk terorisme menko Polkam. Radio Suara 
Amerika bahkan empat kali melakukan wawancara dengan saya setiap kali ada issue 
terorisme. Saya bahkan dihubungi oleh "orang" yang menurut pengakuannya disuruh 
oleh Dr.Azhari, dimana ia katanya ingin berjumpa dengan saya dengan maksud 
ingin menyampaikan pesan kepada Bapak Presiden SBY bahwa Dr Azhari tidak sedang 
memusuhi Indonesia, tetapi memusuhi Amerika. Lebih dari 30 kali SMS saya terima 
dari "Dr. Azhari", tetapi tak pernah bisa di
 konfirmasi. Kenapa harus menyebut Dr.Azhari ?,karena untuk bisa memahami 
Amrozi, sosok Dr.Azhari bisa menjad ibandingan.

Amrozi pemuda lembut dari Trenggulun, tetapi jiwanya sudah menyatu dengan 
mujahidin Afgan ketika ia berada di Malaysia. Malaysia memang simpang 
lalulintas "mujahidin", baik mujahidin ke Afgan,Moro, Thailan Selatan, Bosnia, 
Chehnya maupun GAM. Ketika Uni Sovyet menduduki Afganistan, datanglah mujahidin 
dari banyak negeri Islam termasuk dari Indonesia ke Afganistan dengan missi 
jihad mengusir tentara kafir dari negeri Islam. Amerika yang musuhnya Uni 
Sofyet memandang kedatangan mujahidin dari seluruh negeri Islam sebagai 
partner. Maka di Peshawar Pakistan, dengan instruktur dari CIA (Amerika) 
dibantu M 16 (Ingris), ISI (pakistan) dan didanai oleh Arab Saudi, didirikanlah 
pusat pelatihan mujahidin Afgan dan non Afgan. Lebih dari 100 ribu mujahidin 
digembleng disitu dan dilatih menggunakan senjata-senjata canggih. Peshawar 
bukan hanya pusat latihan mujahidin, tetapi juga menjelma menjadi semacam 
kampus fundamentalisme. Di situ berkumpul para pejuang dari
 berbagai negeri Islam yang siap mati demi kejayaan Islam universal.. Mereka 
berkumpul tidaklagi menggunakan identitas negeri, tetapi sudah denganidentitas 
Islam mujahidin.

Ketika tentara Uni Sovyet berhasil diusir dari Afganistan, para mujahidin 
merasa merekalah yang mengusirnya, tetapi Amerika yang melatih merasa 
Amerikalah yang berhasil mengalahkan Uni Sovyet. Perasaan berhasil dalamdiri 
mujahidin membuat mereka memiliki konsep diri positip, yaitu bahwa dengan 
jihad, negara superpower seperti Uni Sovyetpun dapat dikalahkan. Oleh karena 
itu seusai Afganistan, gelombang mujahidin merasa terpanggil untuk berjihad 
dimanapun orang Islam teraniaya. Mereka ada yang pergi ke Bosnia, keChehnya, ke 
Philipina Selatan (Moro). Mujahidin asal Indonesia juga sigap-ke Ambon dan Poso 
ketika masyarakat muslim dipojokkan disana.

Ketika Amerika melakukan politik standar ganda dan memborbardir banyak negeri 
Islam, alumni mujahidin Afgan termasuk Imam Samudera berbalik arah melawan 
Amerika yang semula menjadi pelatihnya di Peshawar. Ketika Presiden Bush 
mengancam akan mengejar teroris dimanapun ia berada, maka mujahidin juga 
menjawab sebanding, mereka akan mengganggu kepentingan Amerika di negeri 
manapun. Di Malaysia, kelompok Mujahidin memang menemukan lahan yang 
menarik,karena dari sana mereka juga lebih mudah pergi ke Libya, dan ketika itu 
Muammar Gadafi memang musuh kentalnya Amerika. Amrozi meski tidak ikut ke 
Afganistan, tetapi ia sudah larut dalam psikologi mujahidin karena diMalaysia 
mereka berada dalam satu komunitas.. 

Perang antara Amerika dan Mujahidin akhirnya menjadi perang global. Amrozi dan 
Imam Samudera tidak lagi merasa menjadi orang Indonesia, tetapi sebagai bagian 
dari muslimdunia yang sedang berhadapan dengan super power Amerika. Psikologi 
perang itu berbeda dengan psikologi damai. Di Basrah Irak, pesawat super modern 
Amerika langsung menembak sebuah mobil bak yang sedang membawa tiang listrik , 
karena dalam pandangan mata pilot yang sedang perang, tiang listrikitu adalah 
moncong meriam tank, padahal teknologi sudah sangat modern.

Begitupun Amrozi cs, pertama ia berperang dengan orang Amerika, berikutnya, 
semua orang kulit putih dipersepsi sebagai Amerika,'. Karena di Amerika 
kebanyakan orang penganut Keristen, makaorang Kristen Indonesia juga dipersepsi 
sebagai kaki kaki tangan msuh. Begitulah psikologi orang perang, hingga mereka 
tidakbisa membedakan antara orang Amerika dengan orang Australia.

Sesungguhnya perang antara Amerika dengan mujahidin adalah perang antara dua 
terors,yang satu teroris besar yang dijalankan oleh negara, melawan teroris 
terpojok dengan senjata apaadanya.

Pertemuan team asistensi PBB di Jakarta yang ditugasi membuat definisi 
terorisme akhirnya gagal mendefinisikan, karena setelah disebut ciri teroris 
adatiga;Pertama mereka menyebarkan rasa takut kepada publik, Kedua 
menghancurkan infrastruktur publik,seperti gedung dan jembatan, Ketiga 
menimbulkan korban tak berdosa dalamjumlah yang sangat besar. Dari tiga ciri 
itu ternyata teroris yang palimng besar adalah Amerika Serikat. Wajarlah jika 
orang Amerika muak melihat Bush dan lebih suka memilih Obama Barack yang kulit 
hitam. Jadi siapaAmrozi ?silahkan di renung sendiri. 


      
___________________________________________________________________________
Yahoo! sekarang memiliki alamat Email baru.
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan @rocketmail. 
Cepat sebelum diambil orang lain!
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/

Kirim email ke