kalou memang "komunisme baru" itu ada, betapa goblognya masuk lewat cara seperti itu. dan eros jarot gak p[erlu klarifikasi dalam menghadapi kebebalan. dan betapa bebalnya menyimpulkan pilem lastri sebagai pintu masuk komunisme baru! NUMPANG NANYA: APA SEEH "KOMUNISME BARU" ITU? APA BUKAN ITU RETORIKA ORBA YANG SELALU DIGUNAKAN UNTUK NGEMPLANG SECARA POLITIK DAN EKONOMI? fpi sendiri bukans esuatu yang bersih. di solo, pada beberapa tahun yang lalu, kelompok ini memaenkan bisnis keamanan. dan sampe sekarang begitu. dan polisi, juga preman bersegaram yang sellau punya bisnis sekuriti. jadi klop. dan fpi berkesenian? mana tahan, capek deeeh!! mendingan lo mikir ato bantuin ode kampung tiga! hhd.
--- On Sat, 11/22/08, Agus Sutisna <[EMAIL PROTECTED]> wrote: From: Agus Sutisna <[EMAIL PROTECTED]> Subject: [WongBanten] Film Lastri vs FPI To: [email protected] Date: Saturday, November 22, 2008, 5:00 AM Saya kuatir, insiden penolakan FPI terhadap syuting film Lastri adalah bagian yang kesekian dari agenda kelompok-kelompok yang tidak suka harmoni antara umat Islam dengan masyarakat seni terbangun. Karena itu, untuk teman-teman FPI, tolong hati-hati dan lebih arif dalam menyikapi isu film Lastri ini. Tapi untuk Mas Eros and crew, tolong juga berikan klarifikasi yang jujur, bahwa film Lastri memang tidak berpretensi "membuka pintu" bagi komunisme baru. Poin pentingnya sederhana, bahwa spirit keberislaman tak harus selalu "berhadapan" dengan ekspresi berkesenian. ... agus sutisna Yahoo! sekarang memiliki alamat Email baru Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan @rocketmail. br> Cepat sebelum diambil orang lain!
