mungkin dia ingin menyebut nama dirinya. tetapi tidak enak. masak jeruk menyebut jeruk.
--- On Wed, 5/13/09, /edi hudiata/ <[email protected]> wrote: From: /edi hudiata/ <[email protected]> Subject: Re: Bls: [WongBanten] ijazah atut versi marissa haque To: [email protected] Date: Wednesday, May 13, 2009, 12:40 AM Saya jadi inget, waktu itu pernah ada acara wawacara SMS (Sabtu Malam Show) di Indosiar, bintang tamunya Bu Atut dan... siapa yah, lupa euy.. Si Indro, host acara itu nanya ke bintang pertama: "Siapa bintang perempuan yang anda idolakan?" Bintang pertama: "Kalo di indonesia Kartini, kalo internasional Hillary Clinton..." giliran Bu atut dapet pertanyaan sama... dan jawabannya.. . "hmm.... banyaklah... ..." disela oleh Indro: "bisa sebutkan salah satunya?"... Bu Atut: "Hmm... banyaklah... hmm.... sama lah dengan yang tadi..." mendengar jawaban begitu, saya deg-degan kenceng euy... apa barangkali bu atut lupa nama tokoh perempuan yang ia idolakan.. atau jangan-jangan mau nyebut Britney Spears, tapi ga jadi heheeh... Edi Hudiata HMT "Agar Hidup Lebih Bermakna" visit me at: http://edihudiata. multiply. com http://edihudiata. wordpress. com --- On Wed, 5/13/09, Sp Saprudin <udari...@yahoo. co.id> wrote: From: Sp Saprudin <udari...@yahoo. co.id> Subject: Bls: [WongBanten] ijazah atut versi marissa haque To: wongban...@yahoogro ups.com Date: Wednesday, May 13, 2009, 12:22 AM Orang istilah kata Mo Gampangnya, Mo enaknya, (Instant). Kasih tahu Mbak Atut bahwa menggeluti dunia persilatan tingkat tinggi itu gak gampang, kecuali orang emang yg hidupnya gampang model Mbak atut itu ya, tinggal beli ijazah menyandang gelar SARJANA DODOL!!!! Bapak aing bae sampe ngajual kebo jeung sawah hayang anakna asup ka dunia persilatan tingkat tinggi....cing kudu karunya ka model aing!!! Kalo penguasanya model begitu yang menganggap gelar akademis bisa diperoleh dgn gampang, asal ada duit, kira-kira kualitas pendidikan di banten akan ada kemajuan? Maju pasti!!! Dunia pendidikan Banten akan maju persis Odong-odong! He..he..tukang odong2 kalo mengayuh sepeda tinggal ditempat, yang bergerak kan cuman roda yang memutar mainan anak2. Sontoloyo, emangnya pendidikan itu mainan anak2!!!! Dari: Tigor M Dalimunthe <tigornomics@ gmail.com> Kepada: wongban...@yahoogro ups.com Terkirim: Rabu, 13 Mei, 2009 10:16:32 Topik: Re: [WongBanten] ijazah atut versi marissa haque Ya Allah, saya masih mahasiswa, ngerjain skripsi ampun-ampunan, udah hampir setahun gak kelar-kelar, pembimbing saya luar biasa ilmunya, luar biasa standar ilmiahnya, saya kewalahan... Saya harus bolak balik sana-sini, baca ini itu, download ini itu di internet, tidak tidur, kelelahan, dan pusing berat kepala ini rasanya menanggung beban akademis tersebut.... Ya Allah, kalau memang benar ada orang yang melakukan seperti apa yang "dituduhkan" oleh Mbak Marissa Haque, aduuuuh, alangkah sakitnya hati saya, alngkah tercela nya dunia pendidikan kita.... On 5/13/09, primasaja <prima...@plasa. com> wrote: Kapolri & Laporan Delik Pidana Dugaan Ijazah Palsu Oleh marissahaque - 12 Mei 2009 - Dibaca 383 Kali - Apakah Indonesia negara hukum? Jelas tercantum didalam UUD 45 Pasal 1 ayat 3. Apakah hukum positif Indonesia mampu ditegakkan dengan adil, setara, serta tidak tebang pilih selama masa 6 kali Indonesia ganti Presiden? Masih menjadi tanda tanya besar untuk menjawabnya dengan baik dan benar. Apakah hukum di Indonesia mampu berdiri tegak tanpa campur tangan politik tingkat tinggi demi kepentingan politik jangka pendek semata selama ini? Hmmmm… agak sulit menjawab dengan Jujur tanpa merasa takut ditangkap Polisi karena dianggap telah melakukan delik pidana Pasal 310 dan 311 KUHP terkait dengan perlakukan tidak menyenangkan dan pencemaran nama baik. Photo diatas ini adalah saksi sejarah disaat saya pertama kali pada tahun 2007 disaat melaporkan kasus pemakaian ijazah aspal (asli tapi palsu) yang diduga digunakan oleh Ratu Atut Chosiyah disaat mengikuti Pilkada Banten 2006 lalu. Bambang Hendarso yang ketika itu menjabat sebagai Kabareskrim dan berpangkat Irjenpol menerima saya dan rekan pengacara saya bernama Khairil Poloan, SH, MH dan Yulita, SH, MH, termasuk mbak RA. Menik Haryani Kodrat sekretarisku yang setia selama 16 tahun masa pengabdian ini. Bertempat dikantor Kabareskrim diruang kerjanya, Bambang Hendarso beserta tim intelnya yang sangat lengkap tersebut mendengarkan paparan investigasi yang telah saya lakukan selama masa hampir dua tahun terkait dengan kejahatan pidana Pilkada dari Kertas Suara Palsu yang diduga dilakukan terkait dengan Inkopol di Banten (Induk Koperasi Polisi), intimidasi, dan… ijazah palsu Ratu Atut Chosiyah, SE yang ‘diduga’ diterbitkan oleh Universitas Borobudur, Fakultas Ekonomi jurusan Manajemen, Kalimalang, Jakarta Timur. Jajaran perwira tinggi Polri yang mendengarkan laporan saya tersebut diatas menjadi sebuah kemungkinkan atas jasa baik salah seorang ‘Guru’ Spiritual Bapak Presiden RI Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono, MA bernama Habib Alkaff yang juga menjadi konsultas spiritual beberapa Pati (Perwira Tinggi) Polri lainnya. Habib Alkaff adalah yang memakai gamis putih dengan sorban hitam namun senang bersepatu boots ala militer, adalah seorang yang sangat ramah dan very helpful. Dia menganggap anak terhadap saya. Katanya anak perempuan Habib ada yang mirip dengan wajahku, sehingga rasa iba dan sayangnya muncul begitu melihat saya dan menyaksikan dari dekat bagaimana saya berjuang menjujurkan keadilan serta membingkai politik dengan hukum yang selama ini sangat liar di Indonesia. Dan menurut Habib katanya saya punya bakat menjadi Rabiah Al Adawiyah, yang ketika mendengar ungkapan tersebut saya malah menjadi tergelak lama tak dapat berhenti. Entah karena tiba-tiba saya menjadi ge’er atau entah karena merasa terharu atas sanjungan tersebut karena selama ini jarang sekali ada pihak yang berempati atau bahkan sekedar bersimpati terhadap apa yang sedang saya upayakan untuk dijujurkan demi Indonesia yang lebih baik dimasa depan. Selain menemui Kabareskrim yang sekarang menjadi Kapolri, Habib Alkaff juga berbaik hati menemani saya dan tim lawyeruntuk melaporkan kasus Polisi Gadungan yang diduga dikirim oleh tim Atut didalam melakukan kontra intelijen didalam penyelidikan kasus dugaan ijazah palsu yang dipakainya pada saat mengikuti Pilkada Banten 2006 yang lalu itu kepada Kadiv Propam (Provost dan Keamanan). Yaitu Kepala Divisi yang dianggap sebagai Hakimnya para perwira Polri, atau biasa mereka sebut sendiri sebagai ‘malaikat pencabut nyawa’ ditubuh Polri. Nama kadiv Propam tersebut adalah Irjenpol Gordon Mogoot. Tampak didalam gambar diatas duduk disamping kanan Habib Alkaff dan diapit disebelah kirinya Kapolda Maluku Utara Bapak Brigjen Pol Mustafa (orang Madura) yang sedang beranjangsana dikantor Pak Gordon Mogoot. Setelah beberapa kali melakukan pelaporan atas delik pidana dugaan ijazah palsu tersebut, kami para penjujur keadilan masih menaruh harapan tinggi kepada Polri untuk meletakkan Hak Citizen Law Suit kepada relnya yang benar sesuai dengan apa yang dijanjikan didalam UUD 45. Melaporkan hal-hal pidana yang seharusnya segera ditindaklanjuti. Karena para anggota Polri yang bekerja sebagai pelayan, pelindung, dan pengayom masyarakat seharusnya faham bahwa mereka digaji oleh pajak masyarakat yang dipotong dari penghasilan mereka. Nah, respon oknum petinggi Polri atas laporan dugaan ijazah palsu Ratu Atut Chosiyah, SE apakah secepat apa yang diharapkan oleh rakyat selama ini? Allahu Akbar! Dari sana saya sudah mulai dapat mencium gelagat akan sulitnya investigasi/ penyelidikan yang akan saya lakukan kedepannya. Karena, bagaimana mungkin saya akan mudah menginteli intel polisi yang melakukan kejahatan pendidikan kalau yang saya invenstigasi justru termasuk salah satu pelaku aktif delik pidana tersebut? Sampai hari ini saya belum pernah menyatakan menyerah atas konsprirasi dari kejahatan delik pidana pendidikan yang ‘diduga’ dilakukan Ratu Atut Chosiyah, SE dan Universitas Borobudur, Kalimalang, Jakarta Timur. Saya yakin, demi mendapatkan simpati yang lebih besar dari rakyat yang sebagian sudah mulai merasa lelah dengan kekurangtegasan Presiden SBY didalam 5 tahun masa pemerintahannya dan terkesan ‘takut’ terhadap partai yang membesarkan Rt Atut Chosiyah, SE, akan melakukan juklak dan juknis kepada Mendiknas dan Kapolri (yang dahulunya adalah Kabareskrim yang pertama kali menerima laporan saya atas citizen law suit terhadap pidana pendidikan ijazah palsu yang ‘diduga’ dilakukan oleh Rt Atut Chosiyah, SE disaat mengikuti Pilkada Banten 2006 lalu) sebagai delik pidana kebohongan publik untuk mendapatkan posisi birokrasi yang terncam oleh Pasal KUHP dan UU Sisdiknas. Allahu Akbar! Allah tidak tidur… saya yakini cepat atau lambat ‘dugaan’ kasus pidana ijazah palsu Ratu Atut Chosiyah, SE dari Fakultas Ekonomi jurusan Manajemen, Kalimalang, Jakarta Timur akan terungkap dan seluruh stakeholders delik pidana yang terkait akan dimintakan pertangungjawabanny a didepan publik. Bila Presiden SBY ingin terpilih lagi oleh rakyat pada Pipres 2009 didepan, saya yakini hati bersih beliau tentunya akan digerakkan oleh Kebenaran-Nya dan bersegera mengeluarkan Kepres terkait dengan pembereskan kasus delik pidana Ratu Atut Chosiyah, SE yang diduga telah mencoreng dunia pendidikan Indonesia. Saya kasihan pada pendidikan Indonesia kita, saya kasihan pada rakyat Banten, dan saya sejujurkan saya juga kasihan kepada Ratu Atut Chosiyah, SE yang semakin lama semakin bertambah besar kebohongannya demi untuk menutupi delik pidana yang ‘diduga’selama ini telah dilakukannya bersama-sama dengan Universitas Borobudur yang telah mengeluarkan ijazah SE untuknya. Innalillahi wa innailaihi rojiuuunnnn… semoga Allah SWT terus melindungi kita semua dari murka-Nya ------------ --------- --------- --------- --------- --------- - ”Sekarang Gratis Nelpon SLJJ Flexi diperluas ke Yogja” ------------ --------- --------- --------- --------- --------- - Layanan Plasa Groups telah aktif kembali. Daftarkan milis anda sekarang juga di http://groups. plasa.com. ------------ --------- --------- --------- --------- --------- - Pengumuman Pemenang Lomba Speedy Blogging Competition 2008 bisa dilihat di http://lomba. blog.telkomspeed y.com/ ------------ --------- --------- --------- --------- --------- - -- "lebih baik menyalakan lilin, daripada mencela kegelapan" Akses email lebih cepat. Yahoo! menyarankan Anda meng-upgrade browser ke Internet Explorer 8 baru yang dioptimalkan untuk Yahoo! Dapatkan di sini! (Gratis)
