SERANG – Satu persatu fakta yang memperkuat dugaan kecurangan seleksi calon
pegawai negeri sipil (CPNS) di lingkungan Pemkot Serang diungkap. Kali ini
disampaikan salah seorang pejabat Pemkot Serang sendiri.
Pejabat Pemkot yang meminta namanya tidak dikorankan tersebut mensinyalir
adanya pengaturan skore atau nilai hasil seleksi CPNS Pemkot Serang. Dugaannya
(pengaturan nilai) itu muncul karena display nilai hasil tes CPNS dilakukan
berulang kali.
Sumber itu membeberkan, display nilai tersebut dilakukan sebanyak 3 kali.
“Minggu (22/11), Pak Sekot (Sekretaris Kota Serang Sulhi-red) pergi ke Bandung
seorang diri. Senin (23/11), ia kembali ke Serang. Semua juga tahu itu,”
ungkapnya kepada Radar Banten.
Pejabat ini menambahkan, Rabu (25/11), Sulhi didampingi Kepala Inspektorat Kota
Serang Martedjo dan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Serang Hendi
Kuspiandi beserta tim penerimaan CPNS datang ke Bandung untuk display nilai
lagi. Namun, kata sumber itu, yang mengherankan Sekot justru pulang terlebih
dahulu seorang diri. Padahal yang ia tahu kepulangan Sekot karena akan
menghadiri rapat paripurna.
Ia mengatakan, display nilai kembali terjadi saat malam takbiran Idul Adha
(26/11) lalu di Le Dian Hotel. “Display nilai itu dilakukan hingga dini hari,”
ungkapnya.
Terkait 11 nama yang berbeda antara media yang satu dengan media yang lain, ia
membantah klarifikasi dari tim penerimaan CPNS yang mengatakan itu hanya
kesalahan teknis.
Sumber ini juga mengatakan bahwa persoalan ini sengaja dia ungkap sebagai
pembelajaran agar kecurangan penerimaan CPNS tidak terulang lagi. “Ini harus
diungkap untuk membuat jera,” tandasnya.
Selain itu, dia juga mencurigai bahwa Sekot adalah pintu utama penitipan CPNS.
“Istrinya juga terlibat,” katanya.
Terkait Levri, yang diketahui sebagai seseorang yang berasal dari Universitas
Padjajaran (Unpad) Bandung, pejabat ini mengatakan Levri dikenal sebagai orang
yang tidak baik di Unpad. Ia mengherankan bagaimana mungkin Untirta menggandeng
Levri sebagai technical assistant.
Saat dikonfirmasi tadi malam, Sulhi membantah adanya display nilai yang
dilakukan sebanyak tiga kali. Kata dia, display nilai hanya dilakukan satu kali
sesuai undangan Untirta. “Saya tidak pernah ke Bandung. Yang menghadiri
undangan display nilai yakni Kepala BKD (Hendi-red) dan Kepala Inspektorat
(Martedjo-red). Sedangkan saya sama sekali tidak ikut karena harus menghadiri
paripurna. Oleh karena itu, pemkot mengutus Pak Hendi dengan Pak Martedjo,”
ungkapnya.
Sulhi membeberkan, berdasarkan laporan Hendi, display nilai di Bandung tak jadi
dilakukan, karena ada agenda untuk display nilai dari konsultan kepada Pemprov
Banten dan Kabupaten Pandeglang, sehingga Kota Serang dibatalkan dan display
dilaksanakan di Le Dian Hotel. Ia menegaskan, untuk display nilai di Le Dian
Hotel pun ia tidak ikut. Kata dia, display itu hanya dihadiri oleh Hendi dan
Sekretaris BKD Kota Serang Iwas Wasliyah. “Saya sama sekali tidak pernah
melihat display,” tegas Sulhi.
Terkait adanya dugaan pengaturan skore, Sulhi membantah hal itu. “Tidak ada
pengaturan skore. Itu hanya dugaan. Tidak benar,” tegasnya. Selain itu, Sulhi
juga menjelaskan, berdasarkan laporan yang diterima dari bawahannya pun tidak
ada pengaturan skore dalam penerimaan CPNS.
Sulhi juga membantah kalau ia adalah pintu utama penitipan CPNS. Kendati
demikian, dia mengaku mendapat banyak titipan CPNS, tapi tak pernah digubrisnya
dan tidak ada satupun titipan yang datang padanya diluluskan.
“Di rumah dan di kantor saya dikejar-kejar untuk dititip CPNS. Kadang-kadang
malah pintu rumah saya gembok, tapi begitu saya sedang di luar pagar dan orang
yang menitip itu melihat saya, otomatis saya terima. Mereka bawa nomor tes,
tapi saya taruh begitu saja di meja, tanpa saya gubris,” tegas Sulhi. Terkait
dugaan keterlibatan istrinya dalam proses titip menitip CPNS, Sulhi mengatakan,
apabila ia kelelahan dan butuh istirahat sementara ada tamu di rumah, ia
meminta istrinya untuk menerima tamu. Tapi, kata dia, istrinya juga tak
menggubris titipan CPNS tersebut. (cr-2)
Sumber: Radar Banten
Menambah banyak teman sangatlah mudah dan cepat. Undang teman dari
Hotmail, Gmail ke Yahoo! Messenger sekarang!
http://id.messenger.yahoo.com/invite/