kalou bisa dicari imel kompeni advokadnya, bung, juga imel pribadinya. informasi anda saya sebar keberbagai milis di luar jawa, khususnya ke sulsel. orang itu memang perlu diganyang!!
________________________________ From: Pedje <[email protected]> To: [email protected] Sent: Wed, December 16, 2009 8:27:27 PM Subject: Re: [WongBanten] Ruhut Rasis! Ayo, Mbah, jangan terus didiamkan orang seperti ini. Kita sama2 gerpol dia. Paling enggak supaya dia keluar dari gedung parlemen. Memangnya republik ini punya mbahnya apa? Blog Pedje http://dibuangsayan gamat.blogspot. com --- On Wed, 12/16/09, halim hd <halimh...@yahoo. com> wrote: >From: halim hd <halimh...@yahoo. com> >Subject: Re: [WongBanten] Ruhut Rasis! >To: wongban...@yahoogro ups.com >Date: Wednesday, December 16, 2009, 8:08 AM > > >> > > > > > > > >> > >BUKAN BARANG BARU!! >DAN BUKAN KALI INI ATAU KETIKA PILPRES. > > > > ________________________________ From: Pedje <ped...@yahoo. com> >To: nasional-list@ yahoogroups. com; wongban...@yahoogro ups.com >Sent: Wed, December 16, 2009 7:42:55 PM >Subject: [WongBanten] Ruhut Rasis! > > > > > >> > >Tersandung SARA, Ruhut Adu Mulut di Diskusi Century >Hery Winarno - detikNews > > >Jakarta - Ruhut Sitompul kembali terlibat masalah gara-gara keseleo lidah. >Pengacara yang bergabung dengan Partai Demokrat (PD) itu mengulangi >kecerobohannya terkait penyebutan etnis tertentu berkonotasi merendahkan yang >pernah dia lakukan di masa kampanye Pilpres 2009. > >Kasus yang terbaru ini terjadi di sela diskusi yang bertajuk "Angket Century, >SBY Jatuh?" di Wisma Intiland, Jl Sudirman, Jakarta, Rabu (16/12/2009) . Ruhut >bertindak sebagai panelis dalam diskusi siang ini. > >Kejadian bermula dari pemaparannya mengenai kasus bailout Bank Century. Ruhut > menyatakan sebenarnya kasus skandal dana talangan pemerintah kepada bank > banyak terjadi di era Presiden Megawati Soekarnoputri, tetapi tidak semuanya > diikuti dengan penyelesaian hukum dan politik seperti > sekarang. > >"Kasus yang seperti begini dari dulu sudah ada. Sejak zaman (pemerintahan) >Megawati sudah ada, waktu itu Sri Mulyani-nya (Menkeu -red) si China, Kwik >Kian Gie," ujar Ruhut. > >Pernyataan keras itu nampaknya dinilai terlalu keras oleh Adi, salah seorang >peserta diskusi. Maka pada sesi tanya jawab, pria yang menolak menyebutkan >identitasnya itu langsung menyampaikan keberatannya. > >"Bang Ruhut, saya mohon mencabut kata-kata soal etnis tadi. Bagi saya lebih >baik orang China daripada pribumi yang korupsinya lebih banyak. Ingat di >pemilu kemarin Bang Ruhut sudah berbuat salah dengan mengungkit soal SARA, >jangan sampai diulangi lagi," gugat Adi. > >Peringatan tersebut rupanya disalahpahami oleh Ruhut. Pria paruh baya itu pun >langsung menyambarnya dengan nada penuh emosi. > >"Kamu itu siapa kok ngomong seperti itu? Saya minta kamu keluar (ruangan)! >Kalau kamu tidak keluar, saya yang akan keluar. Saya tamu yang diundang ke > sini. Saya punya harga diri, tidak mau dipermalukan begini. Lebih baik saya > keluar!" gertaknya. > >"Saya tidak mau keluar. Anda yang harusnya keluar!" balas Adi tidak kalah >sengit. > >Tanpa berkata-kata, Ruhut pun langsung beranjak menuju pintu keluar. Meski >moderator dan panita memintanya tidak meninggalkan ruangan, dia berkeras >keluar dan tidak menggubrisnya. > >Melihat keributan tersebut, Permadi yang juga hadir sebagai pembicara itu pun >spontan berpartisipasi 'memeriahkan' suasana. "Ah... dia itu keluar karena >takut nggak bisa menjawab. Dia takut dibantai di sini," celetuk politisi >senior PDIP yang kini bergabung ke Gerindra tersebut. > >Peserta diskusi langsung menimpalinya. "Huuu... Takut... Huuu...," ejek mereka >kepada Ruhut yang sudah di ambang pintu. > >Maka makin bulat saja tekad Ruhut meninggalkan ruangan. Pertanyaan seputar isu >mantan menteri yang mendalangi unjuk rasa menurunkan pemerintahan, tidak dia >tanggapi. Ia > terus keluar dari lobi gedung diskusi. > >Ruhut datang terlambat 30 menit ke diskusi yang digelar Forum Umat Islam >(FUI). Bahkan di awal diskusi, moderator sempat mengumumkan Ruhut tidak bisa >hadir karena sedang mengikuti rapat Pansus Angket Century. Sebelum memulai >paparannya, Ruhut juga menyatakan dirinya izin dari rapat untuk menghadiri >diskusi siang ini. >(lh/nrl) > >Blog Pedje >http://dibuangsayan gamat.blogspot. com > >
